Syarat Penting Masuk Polisi 2026 dan Cara Siap Seleksi

syarat penting masuk polisi

Banyak calon peserta merasa sudah rajin latihan, tetapi tetap gugur karena ada syarat kecil yang luput dicek sejak awal. Karena itu, memahami syarat penting masuk polisi bukan sekadar membaca daftar administrasi, melainkan memastikan umur, pendidikan, tinggi badan, kesehatan, dan dokumenmu benar-benar sesuai jalur yang dipilih. Artikel ini membantumu membaca syarat masuk Polri dengan lebih rapi, mulai dari jalur Akpol, Bintara, Tamtama, sampai tahapan tes yang perlu kamu siapkan. Baca sampai akhir agar kamu tidak hanya tahu syaratnya, tetapi juga paham langkah praktis untuk mengurangi risiko gugur di awal seleksi. Daftar Isi 1. Syarat Penting Masuk Polisi Syarat penting masuk polisi harus dibaca sesuai jalur, karena ketentuan Akpol, Bintara, dan Tamtama tidak selalu sama. Kalau kamu menyamakan semua jalur, kamu bisa salah menghitung usia, salah menyiapkan ijazah, atau salah memahami standar tinggi badan. Gunakan pengumuman resmi Polri sebagai acuan utama, lalu cocokkan dengan kondisi pribadimu satu per satu. Cara ini memang butuh ketelitian, tetapi jauh lebih aman daripada hanya mengikuti ringkasan dari media sosial. 1.1 Syarat Umum Polri Secara umum, calon anggota Polri harus warga negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, sehat jasmani dan rohani, serta berkelakuan tidak tercela. Calon juga tidak boleh pernah dipidana karena melakukan kejahatan, yang biasanya dibuktikan melalui SKCK sesuai ketentuan pendaftaran. Bagian ini terlihat dasar, tetapi jangan dianggap ringan. Banyak casis terlalu fokus pada fisik dan akademik, lalu baru sadar bahwa dokumen atau status administrasinya belum siap ketika verifikasi sudah dekat. 1.2 Syarat Fisik Dasar Standar tinggi badan berbeda menurut jalur. Pada Akpol 2026, tinggi minimal tercatat 165 cm untuk pria dan 163 cm untuk wanita, sedangkan Bintara PTU, Intelijen, dan Polair memakai 165 cm untuk pria serta 160 cm untuk wanita. Untuk Bintara Bakomsus, ketentuan umum dapat berbeda, misalnya 163 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita pada beberapa bidang, sementara Tamtama 2026 mensyaratkan pria dengan tinggi minimal 165 cm. Karena ada pengecualian tertentu, termasuk ketentuan khusus ras Melanesia, kamu perlu membaca jalur yang benar sebelum menyimpulkan diri memenuhi syarat. 1.3 Syarat Usia Jalur Akpol 2026 mensyaratkan usia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan. Untuk Bintara Polri 2026, lulusan SMA atau sederajat berada pada rentang minimal 17 tahun 7 bulan dan maksimal 21 tahun saat pembukaan pendidikan. Ketentuan Bintara juga berbeda untuk lulusan D-I sampai D-III dan D-IV atau S-1, sedangkan Tamtama 2026 memakai rentang 17 tahun 7 bulan sampai 22 tahun saat pembukaan pendidikan. Hitung umur berdasarkan tanggal yang disebutkan dalam pengumuman, bukan hanya berdasarkan perkiraan tahun lahir. Baca Juga: Bimbel TNI Polri untuk Persiapan Seleksi Polri 2026 2. Pilih Jalur Seleksi Polri Memilih jalur seleksi harus disesuaikan dengan pendidikan, usia, target karier, dan kesiapan mengikuti masa pendidikan. Pada jadwal resmi 2026, pendaftaran online dan verifikasi untuk Akpol, Bintara, dan Tamtama tercatat pada 9 sampai 30 Maret 2026. Kalau kamu membaca artikel ini setelah periode tersebut, gunakan tanggal itu sebagai gambaran alur seleksi tahun berjalan, lalu cek pengumuman terbaru di laman resmi penerimaan Polri. Jadwal bisa berubah pada tahun berikutnya, jadi jangan menjadikan artikel mana pun sebagai satu-satunya acuan. 2.1 Jalur Taruna Akpol Taruna Akpol adalah jalur pendidikan calon Perwira Polri. Pada pengumuman 2026, pendidikan dilaksanakan di Akpol Lemdiklat Polri Semarang, Jawa Tengah, dengan lama pendidikan 3 tahun. Jalur ini menuntut kesiapan akademik, fisik, mental, dan administrasi yang sangat rapi. Kalau targetmu Akpol, mulai biasakan membaca materi kebangsaan, penalaran numerik, Bahasa Indonesia, dan informasi kepolisian sejak jauh hari. 2.2 Jalur Bintara Polri Bintara Polri adalah jalur yang banyak diminati lulusan SMA, SMK, MA, MAK, SPM, PDF, hingga beberapa jenjang diploma dan sarjana sesuai kebutuhan bidang. Pada 2026, pendidikan Bintara Polri tercatat berlangsung selama 5 bulan dan dibagi dalam 2 gelombang. Karena pilihan Bintara cukup banyak, jangan hanya membaca syarat umum. Cek apakah kamu masuk PTU, Intelijen, Polair, Rekpro, atau Bakomsus, karena standar pendidikan, tinggi badan, dan materi tes dapat berbeda menurut kebutuhan jalur. 2.3 Jalur Tamtama Polri Tamtama Polri 2026 dibuka untuk pria dan terdiri dari Tamtama Brimob Polri serta Tamtama Polair Polri. Jalur ini mensyaratkan pendidikan minimal SMA, MA, SMK, MAK, SPM, atau PDF sesuai ketentuan resmi. Persiapan Tamtama perlu menekankan fisik, disiplin, kesehatan, dan kesiapan mengikuti ikatan dinas. Kalau kamu memilih jalur ini, jangan menunggu pengumuman final baru mulai latihan karena tes jasmani tetap menjadi bagian penting dalam seleksi. Baca Juga: Jadwal Tes Jasmani Bintara Polri 2026 dan Tips UKJ Lengkap 3. Cek Berkas Pendaftaran Polri Berkas pendaftaran harus disiapkan sebelum kamu mengisi formulir online. Dokumen yang umumnya perlu dicek meliputi identitas diri, Kartu Keluarga, ijazah atau rapor sesuai status kelulusan, SKCK, surat keterangan sehat, dan dokumen pendukung lain sesuai jalur. Pastikan nama, tempat lahir, tanggal lahir, NIK, dan data orang tua konsisten di semua dokumen. Kalau ada perbedaan kecil, urus lebih awal karena verifikasi berkas tidak ideal dilakukan sambil panik mengejar waktu. Dalam tata cara pendaftaran resmi, peserta diminta mengisi data registrasi, memasukkan NIK yang terdaftar di Disdukcapil, mengecek data dengan teliti, lalu mencetak formulir untuk verifikasi di Polres. Tahap ini menguji ketelitian, jadi biasakan mengecek ulang sebelum menekan tombol kirim. 4. Siapkan Tes Masuk Polri Setelah administrasi awal, kamu akan menghadapi rangkaian tes yang menilai kesehatan, psikologi, akademik, jasmani, mental ideologi, dan kelengkapan administrasi akhir. Setiap tahap punya tekanan sendiri, sehingga persiapan harus dibagi sejak awal, bukan ditumpuk menjelang tes. Rasa cemas menjelang seleksi itu wajar, apalagi kalau kamu pernah gagal atau baru pertama kali ikut. Namun, kecemasan bisa lebih terkendali kalau kamu tahu materi yang akan diuji dan punya jadwal latihan yang realistis. 4.1 Jenis Tes Akademik Materi akademik dapat berbeda menurut jalur. Pada Akpol tingkat daerah, materi mencakup Pengetahuan Umum termasuk UU Kepolisian, Wawasan Kebangsaan, Tes Penalaran Numerik, dan Bahasa Indonesia, sedangkan pada tingkat pusat terdapat TPA dan Bahasa Inggris. Untuk Bintara PTU, Intelijen, dan Polair, materi akademik 2026 mencakup Pengetahuan Umum, Wawasan Kebangsaan, Tes Penalaran Numerik, dan Bahasa Inggris. Tamtama 2026 juga memuat Pengetahuan Umum, Wawasan Kebangsaan, Tes Penalaran Numerik, dan Bahasa Indonesia. 4.2 Jenis Tes Jasmani Ujian kemampuan jasmani atau kesamaptaan menjadi bagian penting dalam seleksi Polri.

Bimbel TNI Polri untuk Persiapan Seleksi Polri 2026

bimbel tni polri

Banyak calon peserta merasa sudah belajar keras, tetapi tetap bingung karena belum punya peta seleksi yang jelas. Saat mencari bimbel TNI Polri, kamu sebenarnya sedang mencari cara untuk menyusun latihan fisik, akademik, mental, dan administrasi secara lebih terarah. Istilah itu memang sering dipakai luas, tetapi target Polri punya jalur, syarat, dan ritme tes yang perlu kamu pahami sendiri. Di artikel ini, kamu akan mendapat gambaran jalur Bintara Polri, syarat dasar, materi CAT, latihan jasmani, dan cara memilih bimbingan yang tidak asal ramai. Baca sampai bawah supaya kamu bisa menyusun persiapan yang lebih rapi, bukan hanya belajar ketika jadwal sudah mepet. Daftar Isi 1. Pahami Jalur Seleksi Polri Persiapan seleksi Polri tidak cukup dimulai dari latihan soal atau lari sore saja. Kamu perlu tahu dulu jalur yang dibuka, urutan seleksi, dan tanggal pentingnya agar latihanmu tidak salah arah. 1.1 Jenis Jalur Bintara Pada penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026, pengumuman resmi mencantumkan beberapa jalur seperti Bintara PTU Berkemampuan SPKT, Rekpro, Polair, Berkemampuan Intelijen, dan Bakomsus. Jalur Bakomsus juga memiliki bidang khusus, sehingga kamu harus menyesuaikan pilihan dengan pendidikan, minat, dan syarat yang berlaku. Kesalahan memilih jalur bisa membuat persiapan terasa berat karena materi dan syaratnya tidak selalu sama. Kalau targetmu Bintara PTU, fokusmu berbeda dengan peserta Bakomsus yang juga menghadapi Tes Kompetensi Keahlian. 1.2 Jadwal Penting Seleksi Jadwal resmi Bintara Polri 2026 mencatat pendaftaran online dan verifikasi berlangsung pada 9-30 Maret 2026. Setelah itu, rangkaian seleksi berlanjut ke pakta integritas, rikmin awal, rikkes I, CAT psikologi I, uji akademik atau TKK Bakomsus, UKJ, PSI II, PMK, rikmin akhir, sidang akhir kelulusan pada 3 Juli 2026, dan pembukaan pendidikan pada 20 Juli 2026. Kalau kamu membaca artikel ini setelah salah satu tanggal terlewati, gunakan jadwal tersebut sebagai gambaran pola seleksi dan tetap cek laman resmi penerimaan Polri. Jadwal bisa berbeda menurut jalur dan tahun penerimaan, jadi jangan menjadikan unggahan media sosial sebagai satu-satunya pegangan. 2. Siapkan Syarat Dasar Syarat dasar sering dianggap urusan administrasi, padahal bagian ini bisa menggugurkan peserta sebelum masuk tes yang lebih berat. Kamu perlu mengecek umur, tinggi badan, pendidikan, domisili, dan dokumen sejak awal agar tidak panik saat verifikasi. 2.1 Syarat Umur Peserta Perubahan pengumuman Bintara Polri 2026 menyebut usia lulusan SMA/sederajat menjadi minimal 17 tahun 7 bulan dan maksimal 22 tahun 0 hari pada saat pembukaan pendidikan. Untuk lulusan D-I sampai D-III, batas maksimalnya 24 tahun, sedangkan lulusan D-IV atau S-1 maksimal 27 tahun. Hitung umur berdasarkan tanggal pembukaan pendidikan, bukan sekadar tahun lahir. Kalau umurmu dekat batas minimal atau maksimal, cocokkan data di KTP, KK, ijazah, dan akta kelahiran sebelum masuk tahap verifikasi. 2.2 Syarat Tinggi Badan Untuk Bintara PTU Berkemampuan SPKT, Bintara Berkemampuan Intelijen, dan Bintara Polair, syarat tinggi badan umum tercatat minimal 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita. Pada beberapa jalur Bakomsus, tinggi badan umum minimal 163 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita, sedangkan Bakomsus Musik memiliki ketentuan berbeda. Jangan menebak tinggi badan dari pengukuran lama di sekolah atau rumah. Ukur ulang dengan alat yang akurat, lalu jaga berat badan agar tetap seimbang karena pemeriksaan fisik tidak hanya melihat angka tinggi badan. 2.3 Dokumen Verifikasi Polres Pengumuman resmi menjelaskan bahwa pendaftar harus datang sendiri saat verifikasi offline dan membawa hasil cetak formulir registrasi online. Berkas yang perlu disiapkan antara lain KTP, KK, akta kelahiran, ijazah dan transkrip nilai, SKCK dari Polres setempat, pas foto, surat persetujuan orang tua atau wali, serta surat permohonan menjadi anggota Polri. Susun dokumen asli dan fotokopi dalam map terpisah agar proses pemeriksaan lebih rapi. Ketelitian seperti ini terlihat sederhana, tetapi bisa mengurangi rasa gugup saat antre bersama banyak peserta lain. Baca Juga: Jadwal Tes Jasmani Bintara Polri 2026 dan Tips UKJ Lengkap 3. Latih Tes Akademik Tes akademik Polri menuntut kecepatan membaca soal, ketelitian menghitung, dan pemahaman wawasan kebangsaan. Persiapan yang baik bukan hanya menghafal jawaban, tetapi membangun pola pikir agar kamu bisa tetap tenang saat waktu berjalan cepat. 3.1 Materi CAT Akademik Dalam pengumuman Bintara Polri 2026, tes akademik menggunakan sistem CAT dengan materi Pengetahuan Umum termasuk Undang-Undang Kepolisian, Wawasan Kebangsaan, Tes Penalaran Numerik, dan Bahasa Inggris. Wawasan Kebangsaan mencakup Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, Wawasan Nusantara, dan Kewarganegaraan. Jangan menunggu merasa siap untuk mulai latihan. Lebih baik kerjakan soal sedikit tetapi rutin, lalu catat jenis kesalahanmu supaya sesi belajar berikutnya lebih tepat sasaran. 3.2 Contoh Fokus Belajar Untuk penalaran numerik, latih persentase, perbandingan, aritmetika dasar, pola bilangan, dan interpretasi data sederhana. Untuk Bahasa Inggris, biasakan membaca teks pendek, mengenali kosakata umum, dan memahami struktur kalimat dasar. Materi wawasan kebangsaan perlu dipelajari dengan cara memahami konteks, bukan hanya menghafal istilah. Misalnya, saat membaca tentang Pancasila atau UUD 1945, hubungkan materinya dengan tugas kepolisian, pelayanan masyarakat, dan sikap disiplin sebagai calon anggota Polri. 4. Bangun Fisik Seleksi Latihan fisik untuk seleksi Polri harus terukur karena tubuh butuh adaptasi, bukan kejutan mendadak. Banyak peserta baru serius berlari ketika jadwal sudah dekat, padahal stamina, kekuatan otot, dan teknik gerak perlu dibangun bertahap. 4.1 Jenis Ujian Jasmani Pada pengumuman resmi, Ujian Kemampuan Jasmani mencakup kesamaptaan A, kesamaptaan B, renang, dan antropometrik. Penilaian jasmani untuk beberapa jalur menggunakan Nilai Batas Lulus 41,00 dengan ketentuan tidak ada item tes bernilai 0. Artinya, kamu tidak bisa hanya kuat di satu bagian lalu mengabaikan bagian lain. Latihan lari, kekuatan tubuh bagian atas, otot perut, kelincahan, dan renang perlu masuk dalam jadwal mingguan yang seimbang. 4.2 Target Latihan Mingguan Mulailah dengan target yang realistis, seperti lari ringan 3 kali seminggu, latihan kekuatan 2-3 kali seminggu, dan latihan mobilitas setelah pemanasan. Jika tubuh sudah terbiasa, naikkan intensitas secara bertahap agar performa meningkat tanpa cedera. Catat hasil latihan, waktu lari, jumlah repetisi, dan keluhan tubuh setelah latihan. Catatan ini membantumu melihat progres secara objektif, bukan hanya berdasarkan perasaan sedang kuat atau lelah. Baca Juga: Persiapan Tes Rikkes Polri 2026 agar Lolos Seleksi 5. Atur Strategi Bimbingan Bimbingan yang baik seharusnya membantumu membaca kebutuhan pribadi, bukan sekadar memberi jadwal padat. Kalau kamu lemah di akademik, fisik, atau wawancara, pola latihan harus disesuaikan agar waktu persiapan tidak habis untuk hal yang sudah kamu

Jadwal Tes Jasmani Bintara Polri 2026 dan Tips UKJ Lengkap

jadwal tes jasmani bintara polri

Banyak casis merasa latihan sudah cukup, tetapi tetap cemas ketika jadwal tes jasmani bintara Polri makin dekat. Kecemasan itu wajar, karena tahap fisik tidak hanya menilai stamina, tetapi juga disiplin latihan, kesiapan tubuh, dan ketelitian mengikuti informasi resmi panitia. Artikel ini membantumu membaca jadwal UKJ Bintara Polri 2026, memahami urutan seleksi, mengenali materi kesamaptaan, dan menyusun latihan yang realistis. Baca perlahan, lalu cocokkan dengan pengumuman resmi di wilayahmu agar persiapanmu tidak bergantung pada kabar potongan dari media sosial. Daftar Isi 1. Cek Jadwal Uji Jasmani Berdasarkan halaman jadwal resmi Penerimaan Polri yang dicek pada 26 Mei 2026, jadwal tes jasmani bintara Polri untuk Bintara Polri 2026 tercatat sebagai UKJ pada 11-15 Juni 2026. Posisi tahap ini berada setelah Rikkes II pada 7-10 Juni 2026 dan sebelum PSI II serta PMK pada 16-20 Juni 2026. Tanggal nasional tersebut menjadi pegangan awal, tetapi pembagian sesi, lokasi, jam hadir, dan nomor peserta biasanya diatur oleh panitia daerah. Karena itu, cek dasbor pendaftaran, pengumuman Polda atau Polres, dan arahan panitia, terutama beberapa hari sebelum tes. 2. Pahami Urutan Seleksi Tahap jasmani bukan tes yang berdiri sendiri. Dalam rangkaian Bintara Polri 2026, peserta melewati pendaftaran dan verifikasi, pakta integritas, rikmin awal, Rikkes I, CAT Psikologi I, uji akademik, uji komputer, dan TKK untuk Bakomsus sebelum masuk ke tahapan lanjutan. Setelah sidang menuju Rikkes II, peserta yang lanjut akan menghadapi Rikkes II, UKJ, PSI II, PMK, supervisi Panpus, sidang akhir kelulusan pada 3 Juli 2026, lalu pembukaan pendidikan pada 20 Juli 2026. Urutan ini penting karena fisik yang kuat tidak cukup kalau kamu lengah pada administrasi, kesehatan, atau mental kepribadian. 3. Kenali Materi Kesamaptaan UKJ perlu dipahami sebagai ujian fisik yang punya standar penilaian, bukan sekadar olahraga biasa. Jika kamu tahu jenis tesnya sejak awal, latihan bisa disusun lebih terarah dan risiko cedera lebih kecil. 3.1 Jenis Tes Jasmani Pengumuman Bintara Polri TA 2026 menyebut Ujian Kemampuan Jasmani meliputi kesamaptaan A, kesamaptaan B, renang, dan antropometrik. Dalam latihan harian, item yang lazim disiapkan casis Polri adalah lari 12 menit, pull up atau gerakan sesuai kategori, push up, sit up, dan shuttle run. Jangan hanya mengejar satu item karena tubuh akan dipakai untuk rangkaian tes yang saling berdekatan. Daya tahan, kekuatan otot, kelincahan, teknik renang, dan kesiapan postur perlu dilatih bersama agar hasilmu lebih stabil. 3.2 Standar Nilai Minimal Dalam pengumuman resmi, penilaian jasmani mengacu pada Keputusan Kapolri Nomor Kep/698/XII/2011. Untuk Bintara PTU Berkemampuan SPKT, Rekpro, Intelijen, dan Polair, kategori memenuhi syarat mensyaratkan Nilai Batas Lulus 41,00 dan setiap item tidak boleh bernilai 0. Ketentuan Bakomsus memiliki perlakuan berbeda sesuai pengumuman, sehingga kamu tetap perlu membaca jalur yang kamu daftar. Jangan memakai target latihan yang terlalu rendah; jadikan batas minimal sebagai lantai, bukan tujuan akhir. 3.3 Simulasi Sebelum Tes Simulasi membuat tubuh terbiasa dengan tekanan waktu, urutan gerakan, dan rasa lelah yang muncul saat item tes dilakukan berdekatan. Lakukan simulasi bertahap, misalnya lari 12 menit lebih dulu, lalu latihan kekuatan dan kelincahan pada hari lain sebelum digabung. Catat hasil setiap minggu agar kamu tahu item mana yang masih tertinggal. Data latihan sederhana seperti jarak lari, jumlah repetisi, dan waktu kelincahan lebih berguna daripada menebak-nebak kesiapan. Baca Juga: Persiapan Tes Rikkes Polri 2026 agar Lolos Seleksi 4. Susun Latihan Fisik Latihan yang baik tidak harus ekstrem, tetapi harus konsisten dan naik perlahan. Casis sering gagal bukan karena tidak pernah latihan, melainkan karena latihan terlalu dekat dengan jadwal atau tidak seimbang antara stamina, kekuatan, dan pemulihan. 4.1 Jadwal Latihan Mingguan Mulai latihan 8-12 minggu sebelum tes jika waktumu masih cukup. Susun 4-5 hari latihan dalam seminggu dengan kombinasi lari ringan, latihan interval, kekuatan tubuh, kelincahan, renang, dan satu atau dua hari pemulihan. Kalau jadwal tes sudah dekat, jangan memaksa tubuh berlatih berat setiap hari. Turunkan risiko cedera dengan menjaga teknik gerakan, tidur cukup, dan memberi jeda untuk otot yang sedang nyeri. 4.2 Latihan Daya Tahan Untuk lari, gunakan kombinasi lari ringan, lari tempo, dan interval pendek. Cara ini membantu jantung, paru-paru, dan kaki bekerja lebih stabil saat kamu harus mempertahankan kecepatan selama 12 menit. Jangan langsung mengejar jarak maksimal di setiap sesi. Lebih baik naikkan jarak dan intensitas sedikit demi sedikit agar perkembangan stamina tetap terukur. 4.3 Latihan Kekuatan Inti Latihan kekuatan perlu mencakup otot lengan, dada, punggung, perut, pinggul, dan tungkai. Gerakan seperti push up, sit up, plank, squat, dan latihan punggung membantu tubuh tetap stabil saat menghadapi rangkaian kesamaptaan. Teknik lebih penting daripada jumlah repetisi yang asal cepat. Repetisi yang rapi akan lebih membantu saat tes, sekaligus mengurangi risiko gerakan tidak dihitung panitia. Baca Juga: Persiapan Maksimal Menghadapi Tes Rikkes 2 Polri 5. Hindari Kesalahan Tes Kesalahan paling sering terjadi karena peserta hanya menunggu pengumuman, lalu baru mulai latihan saat jadwal sudah dekat. Pola seperti ini berisiko membuat tubuh kaget, napas cepat habis, dan mental turun saat melihat peserta lain lebih siap. Kesalahan lain adalah mengabaikan informasi resmi. Catat jadwal, simpan nomor peserta, cek lokasi, siapkan perlengkapan, dan datang lebih awal agar energi kamu tidak habis untuk urusan yang seharusnya bisa dibereskan sebelum hari tes. Hindari juga latihan berat sehari sebelum tes. Gunakan waktu terakhir untuk tidur cukup, makan wajar, minum cukup, dan menenangkan pikiran agar tubuh siap bekerja saat dipanggil. Mini FAQ Di mana cek jadwal tes jasmani bintara Polri? Jadwal resmi bisa kamu cek di situs Penerimaan Polri dan pengumuman panitia daerah. Untuk Bintara Polri 2026, halaman resmi yang dicek pada 26 Mei 2026 mencatat UKJ pada 11-15 Juni 2026. Apa arti UKJ Polri? UKJ adalah Ujian Kemampuan Jasmani. Pada seleksi Bintara Polri, tahap ini berkaitan dengan kesamaptaan, renang, dan pemeriksaan antropometrik sesuai ketentuan resmi. Apakah jadwal daerah bisa berbeda? Jadwal nasional menjadi acuan utama, tetapi pembagian sesi dan jam hadir dapat berbeda menurut panitia daerah. Ikuti pengumuman Polda, Polres, kartu peserta, atau dasbor pendaftaran agar tidak salah datang. Berapa nilai minimal jasmani? Pengumuman resmi mencantumkan Nilai Batas Lulus 41,00 untuk kategori Bintara tertentu dan setiap item tidak boleh bernilai 0. Namun, ketentuan jalur Bakomsus bisa berbeda, jadi baca pengumuman sesuai jalur yang kamu pilih. Kapan mulai latihan fisik? Idealnya kamu mulai 8-12 minggu

JadiPOLISI merupakan lembaga bimbel online untuk membantu persiapan berbagai seleksi penerimaan POLRI

Hubungi Kami

Kamu butuh bantuan? Tim kami siap membantu. Hubungi sekarang dibawah ini.

Copyright 2026 © All Right Reserved by JadiCASIS / JadiPOLISI