Dengan kuota hanya 300 orang dari ribuan pendaftar yang bersaing, seleksi masuk Akademi Kepolisian (Akpol) 2026 menjadi salah satu pintu masuk tersulit ke dalam institusi Polri. Pendaftaran dibuka mulai 9 Maret hingga 30 Maret 2026, namun banyak calon taruna gagal bukan karena kemampuan akademik, melainkan karena kurang memahami detail syarat administrasi dan standar kesehatan yang sangat ketat. Artikel ini menyajikan panduan lengkap berdasarkan pengumuman resmi Kapolri untuk memastikan Anda melewati setiap tahapan seleksi dengan persiapan matang.
Daftar Isi
Tes Akpol Administrasi

Tahap administrasi menjadi gerbang pertama yang menyaring ribuan pendaftar sebelum masuk ke ujian sesungguhnya. Banyak calon yang tereliminasi di sini karena kelalaian kecil dalam melengkapi berkas atau salah memahami kriteria nilai. Pastikan Anda memahami dengan tepat setiap persyaratan yang ditetapkan agar tidak tersisih sebelum bertarung di lapangan.
1. Jadwal dan Kuota Terbaru
Pendaftaran tes akpol tahun ini dibuka selama 21 hari, dari 9 Maret hingga 30 Maret 2026 melalui portal resmi penerimaan.polri.go.id. Kuota yang tersedia sangat terbatas, hanya 300 orang untuk seluruh Indonesia, dengan rincian pendidikan selama empat tahun di Akpol Lemdiklat Polri Semarang. Proses seleksi akan dimulai dengan verifikasi berkas, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan tahap awal, dan dijadwalkan pembukaan pendidikan pada 1 Agustus 2026 mendatang.
2. Syarat Nilai dan Tinggi Badan
Standar akademik untuk lulusan tahun 2021-2025 menetapkan nilai rata-rata ijazah minimal 75,00 atau setara dengan B, sementara lulusan 2026 yang masih duduk di kelas XII harus memiliki nilai rapor semester V minimal 80,00 atau A. Khusus wilayah Papua dan sekitarnya, nilai minimal lebih ringan yakni 70,00 untuk lulusan sebelumnya dan 75,00 untuk lulusan 2026. Selain nilai, persyaratan fisik juga sangat ketat dengan tinggi badan minimal 165 cm untuk pria dan 163 cm untuk wanita, dengan berat badan yang proporsional sesuai standar BMI Polri.
Baca Juga: Pendaftaran Akpol 2026 Persiapkan Diri Hadapi Seleksi Ketat!
Tes Akpol Akademik Jasmani

Setelah lolos seleksi administrasi, calon taruna akan menghadapi ujian akademik menggunakan sistem CAT yang menguji kemampuan kognitif dan kecepatan berpikir. Tes fisik juga menjadi momok tersendiri karena standar kesamaptaan Polri jauh di atas rata-rata kebugaran siswa SMA pada umumnya. Kombinasi ketahanan mental dan fisik yang prima menjadi kunci utama untuk bertahan di tahapan ini.
1. Materi Ujian CAT dan Strategi
Sistem CAT menguji lima bidang utama meliputi Pengetahuan Umum, Matematika, Wawasan Kebangsaan, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Berbeda dengan ujian tulis konvensional, CAT menuntut kecepatan dan ketepatan dalam menjawab karena waktu terbatas untuk setiap soal. Latihan intensif dengan simulator CAT sangat disarankan agar jari dan otak Anda terbiasa dengan ritme ujian yang cepat. Banyak calon yang gagal bukan karena tidak pandai, melainkan karena panik menghadapi tampilan komputer dan tekanan waktu yang tidak pernah mereka rasakan selama sekolah.
2. Standar Kesamaptaan yang Wajib Dikuasai
Tes fisik meliputi kesamaptaan A dan B serta ujian renang yang menjadi syarat mutlak kelolosan. Kesamaptaan A menguji kelincahan dengan lari zig-zag, lari 12 menit, dan pull-up bagi pria atau chinning bagi wanita. Kesamaptaan B menguji kekuatan dan daya tahan melalui push-up, sit-up, dan shuttle run. Renang minimal 25 meter gaya bebas menjadi penentu akhir, dan banyak calon yang tersisih di sini meski lolos semua tes sebelumnya. Latihan rutin minimal tiga bulan sebelum pendaftaran sangat disarankan untuk membangun stamina dan kekuatan otot yang memadai.
Baca Juga: Contoh Soal Psikotes Polri Kunci Lolos Seleksi Casis 2026!
Tes Akpol Kesehatan Mental
Tahap kesehatan dan psikologi sering kali menjadi penentu akhir yang memisahkan calon yang hanya sekadar cukup dengan mereka yang benar-benar layak mengenakan seragam Polri. Pemeriksaan kesehatan di Akpol tidak main-main, mencakup evaluasi menyeluruh dari ujung rambut hingga kondisi organ dalam. Sementara itu, aspek psikologis menggali karakter dan stabilitas emosional untuk memastikan Anda mampu bertugas di bawah tekanan tinggi.
1. Pemeriksaan Rikkes I dan II
Pemeriksaan kesehatan dilakukan dalam dua tahap yakni Rikkes I dan Rikkes II dengan standar yang sangat detail. Pada pemeriksaan fisik luar mencakup pengukuran tinggi berat badan, tekanan darah ideal 110-120/70-80 mmHg, dan nadi normal 60-100 kali per menit. Tim medis juga memeriksa kondisi kulit, bekas luka, varises, dan bentuk kaki yang tidak boleh O atau X dengan jarak lebih dari 5 cm. Pemeriksaan dalam meliputi analisis urine, darah, rontgen dada, EKG jantung, dan USG untuk mendeteksi batu ginjal atau kelainan organ lainnya. Kriteria yang menyebabkan gagal meliputi tekanan darah tidak normal, gangguan jantung, HIV/AIDS, diabetes, atau memiliki lebih dari dua masalah gigi dan mulut.
2. Penelusuran Mental Kepribadian
Tes Penelusuran Mental Kepribadian atau PMK menggali profil psikologis Anda melalui serangkaian wawancara mendalam dan tes tertulis. Asesor akan menilai kecocokan karakter dengan nilai-nilai Pancasila, kemampuan bekerja dalam tim, dan ketahanan mental menghadapi stres. Bagi peserta yang pernah gagal di tahap PMK tahun sebelumnya dengan temuan khusus, diberlakukan sanksi tidak boleh mendaftar kembali. Persiapan terbaik adalah dengan banyak berlatih soal psikotes logika dan kepribadian, serta melakukan refleksi diri yang jujur mengenai kelebihan dan kekurangan pribadi sebelum menghadapi wawancara.
Memahami seluruh rangkaian seleksi Akpol sebagai satu kesatuan proses yang saling berkaitan akan membantu Anda menyusun strategi persiapan yang komprehensif. Jangan menunggu pengumuman administrasi untuk mulai berlatih fisik, dan jangan anggap remeh pemeriksaan kesehatan hanya karena Anda merasa bugar saat ini. Setiap tahapan membutuhkan persiapan spesifik yang berbeda, dan kesuksesan di tes akpol ditentukan oleh konsistensi persiapan dari jauh hari sebelum pendaftaran dibuka.
Sumber Referensi
- Penerimaan Polri – Jadwal Seleksi Taruna Akpol 2026
- Kompas TV – Pendaftaran Taruna Akpol sampai 30 Maret 2026
- Media Indonesia – Syarat Tinggi Badan Masuk Polri 2026
- Galamedia News – Penerimaan Akpol 2026 Syarat Nilai Rapor
- Pusdokkes Polri – Panduan Tes Pemeriksaan Kesehatan




