Tes Jasmani Polri Apa Aja? Ini Jenis dan Persiapannya

tes jasmani polri apa aja?

Latihan sudah jalan, tetapi kamu masih ragu apakah persiapanmu sudah menyentuh semua item seleksi fisik? Wajar kalau kamu mulai mencari tes jasmani polri apa aja? karena tahap ini sering terasa paling menegangkan bagi casis. Masalahnya, banyak peserta hanya fokus lari, padahal panitia menilai kekuatan, kelincahan, renang, dan postur tubuh dalam satu rangkaian.

Artikel ini membantu kamu memahami jenis tes jasmani Polri dengan bahasa yang lebih sederhana dan bisa kamu praktikkan. Nah, baca sampai akhir supaya kamu bisa melihat bagian mana yang perlu kamu latih lebih dulu sebelum jadwal seleksi semakin dekat.

Daftar Isi

1. Apa Saja Tes Jasmani Polri

tes jasmani polri apa aja?

Kalau kamu bertanya tes jasmani polri apa aja?, jawaban besarnya mencakup kesamaptaan jasmani A, kesamaptaan B, renang, dan antropometri. Dari rangkaian itu, kamu akan bertemu lari 12 menit, pull-up atau chinning, sit-up, push-up, shuttle run, renang, serta pemeriksaan postur tubuh.

Yang menarik, tiap item mengukur kemampuan yang berbeda, sehingga latihanmu tidak boleh berat sebelah. Kalau kamu hanya kuat lari tetapi lemah di kekuatan lengan, nilai total bisa turun dan tekanan saat tes terasa lebih besar.

1.1 Lari 12 Menit

Lari 12 menit masuk dalam kesamaptaan A dan menjadi tes utama untuk melihat daya tahan tubuh. Dalam tes ini, kamu perlu menjaga ritme agar bisa menempuh jarak sejauh mungkin selama waktu berjalan.

Masalahnya, banyak casis terlalu cepat di menit awal lalu kehilangan napas sebelum akhir tes. Karena itu, biasakan latihan dengan pace stabil, catat jarak, dan naikkan target secara bertahap agar tubuh punya waktu beradaptasi.

1.2 Pull-Up dan Chinning

Pada pull-up dan chinning, panitia melihat kekuatan tubuh bagian atas, terutama lengan, punggung, bahu, dan genggaman. Umumnya, casis pria menjalani pull-up, sedangkan casis wanita menjalani chinning.

Nah, jumlah repetisi memang penting, tetapi teknik tetap menentukan kualitas gerakanmu. Latih gerakan dari dasar, mulai dari menggantung, menarik badan, mengontrol turun, lalu menambah repetisi tanpa mengayunkan tubuh secara asal.

1.3 Sit-Up dan Push-Up

Sit-up dan push-up menguji kekuatan otot inti, dada, bahu, lengan, dan kontrol badan. Dua item ini terlihat sederhana, tetapi ritmenya bisa menguras tenaga karena kamu harus bergerak cepat dalam batas waktu tertentu.

Selain itu, gerakan yang tidak rapi bisa membuat hitungan tidak maksimal. Jadi, latih repetisi dengan teknik yang sama dari awal sampai akhir, lalu tambah volume latihan setelah tubuh mulai terbiasa.

1.4 Shuttle Run Polri

Shuttle run Polri menilai kecepatan, kelincahan, koordinasi kaki, dan kemampuan mengubah arah. Item ini sering terasa berat karena tubuh biasanya sudah lelah setelah lari dan tes kekuatan.

Artinya, kamu perlu melatih bukan hanya kecepatan lurus, tetapi juga teknik putar, pijakan, dan kontrol badan. Gunakan latihan pola angka delapan atau bolak-balik pendek agar kaki lebih siap menghadapi perubahan arah cepat.

1.5 Renang 25 Meter

Renang 25 meter membantu panitia melihat keberanian, kemampuan dasar di air, dan kontrol napas. Sumber Polri daerah menjelaskan tes renang dengan jarak 25 meter dan target menyelesaikan lintasan secepat mungkin.

Kalau kamu belum nyaman di air, jangan menunggu jadwal seleksi baru mulai latihan. Adaptasi renang butuh waktu, apalagi kalau kamu masih perlu membangun teknik napas, posisi badan, dan kepercayaan diri di kolam.

1.6 Antropometri Seleksi Polri

Antropometri seleksi Polri bukan tes adu tenaga, tetapi pemeriksaan postur, tinggi, berat badan, proporsi tubuh, dan aspek fisik yang terkait kelayakan tugas. Pada pengumuman resmi 2026, Polri menempatkan pemeriksaan antropometri bersama rangkaian kemampuan jasmani.

Karena itu, kamu perlu mengecek kondisi dasar tubuh sejak awal, bukan baru sadar ketika sudah sampai lokasi tes. Jika berat badan, postur, atau kebiasaan berdiri masih kurang ideal, kamu masih punya waktu untuk memperbaiki kebiasaan latihan dan pola hidup.

Baca Juga: PDU 3 Polri Bintara : Fungsi dan Aturan Seragam Resmi

2. Pahami Urutan Tes Fisik

Urutan tes fisik bisa mengikuti teknis panitia di daerah atau jalur seleksi yang kamu ikuti. Namun, pola besarnya tetap menuntut kamu menyiapkan daya tahan, kekuatan, kelincahan, renang, dan pemeriksaan antropometri sebagai satu paket.

Dalam jadwal resmi 2026, Penerimaan Polri menampilkan tahap Uji Jasmani dan Antro pada beberapa jalur seleksi. Artinya, kamu perlu membaca pengumuman jalur Akpol, Bintara, SIPSS, atau Tamtama yang sedang kamu incar agar tidak salah memahami tahapan.

Masalahnya, banyak casis menghitung kemampuan per item secara terpisah, padahal tubuh menjalani rangkaian itu dalam kondisi lelah. Karena itu, latih juga cara mengatur tenaga, minum, pemanasan, dan jeda mental supaya kamu tidak panik saat berpindah dari satu item ke item berikutnya.

3. Standar Lulus Jasmani Polri

Untuk standar lulus jasmani Polri, kamu perlu memakai pengumuman resmi sebagai acuan utama karena aturan bisa berbeda menurut jalur dan tahun seleksi. Pada pengumuman Bintara dan Tamtama Polri 2026, dokumen resmi menyebut Nilai Batas Lulus atau NBL 41,00 serta ketentuan tidak ada item tes bernilai nol untuk jalur tertentu.

Namun, jangan menjadikan angka minimal sebagai target latihan harian. Kalau kamu hanya mengejar batas bawah, satu kesalahan kecil seperti ritme lari berantakan, pegangan lepas saat pull-up, atau panik saat renang bisa membuat hasil akhir tidak aman.

Jadi intinya, gunakan standar resmi untuk memahami batas kelulusan, lalu pasang target pribadi yang lebih tinggi saat latihan. Cara ini membuat kamu punya cadangan performa saat kondisi lapangan, cuaca, atau tekanan seleksi tidak seideal sesi latihan.

4. Susun Latihan Fisik Tepat

Latihan fisik yang tepat harus mengikuti kebutuhan tes, bukan sekadar membuat tubuh capek. Nah, kamu bisa membagi persiapan menjadi latihan daya tahan, kekuatan tubuh, dan simulasi rangkaian agar progres lebih mudah kamu pantau.

4.1 Latihan Daya Tahan

Untuk latihan daya tahan, mulai dari lari ringan, latihan tempo, lalu simulasi lari 12 menit. Catat jarak setiap sesi agar kamu tahu perkembangan nyata, bukan hanya merasa sudah berlatih keras.

Selain itu, jaga kenaikan volume latihan supaya lutut, betis, dan napas tidak kaget. Jika kamu baru mulai, lebih baik konsisten tiga sampai empat sesi terukur dalam seminggu daripada memaksa latihan berat lalu cedera.

4.2 Latihan Kekuatan Tubuh

Untuk latihan kekuatan tubuh, fokuskan program pada push-up, sit-up, latihan gantung, tarikan punggung, dan penguatan genggaman. Gerakan dasar ini membantu kamu lebih siap menghadapi item kekuatan tanpa mengandalkan tenaga sesaat.

Yang perlu kamu ingat, teknik bersih lebih bernilai daripada repetisi yang terlihat banyak tetapi kacau. Mulai dari jumlah yang sanggup kamu kontrol, lalu tambah set atau repetisi setelah tubuh bisa menjaga bentuk gerakan dengan stabil.

4.3 Simulasi Rangkaian Tes

Simulasi rangkaian tes membantu kamu merasakan tekanan waktu seperti hari seleksi. Coba gabungkan lari, latihan repetisi, kelincahan, dan renang dalam jadwal yang terukur agar tubuh belajar berpindah dari satu tuntutan ke tuntutan lain.

Artinya, simulasi bukan cuma soal membuktikan kamu kuat, tetapi juga melatih strategi. Siapkan pemanasan, minum, makanan sebelum latihan, dan pendinginan agar kamu tahu pola yang paling aman untuk tubuhmu.

Baca Juga: Sidang Rikkes Polri : Alur, Tes, dan Tips Persiapan

5. Hindari Kesalahan Tes Jasmani

tes jasmani polri apa aja?

Banyak casis tidak gagal karena malas latihan, tetapi karena mereka melatih hal yang salah terlalu lama. Masalahnya, kesalahan kecil dalam persiapan jasmani bisa terasa besar ketika panitia mulai menghitung waktu dan gerakan.

  • Terlalu fokus pada lari dan mengabaikan kekuatan tubuh bagian atas.
  • Menunda latihan renang sampai jadwal seleksi sudah dekat.
  • Mengejar repetisi tinggi, tetapi membiarkan teknik gerakan berantakan.
  • Tidak pernah mencoba simulasi rangkaian sehingga tenaga cepat habis.
  • Kurang membaca pengumuman resmi sesuai jalur seleksi yang kamu ikuti.

Karena itu, jangan hanya bertanya item tesnya apa, lalu berhenti di daftar nama gerakan. Kamu perlu mengubah daftar itu menjadi jadwal latihan, target mingguan, dan evaluasi yang jujur terhadap kelemahanmu sendiri.

Mini FAQ

Apa saja tes jasmani Polri yang utama?

Rangkaian utamanya mencakup kesamaptaan A, kesamaptaan B, renang, dan pemeriksaan antropometri. Dalam praktiknya, materi yang sering muncul meliputi lari 12 menit, pull-up atau chinning, sit-up, push-up, shuttle run, dan renang 25 meter.

Apakah renang masuk seleksi Polri?

Pengumuman resmi penerimaan Polri 2026 mencantumkan kemampuan jasmani dengan kesamaptaan A, B, dan renang pada beberapa jalur. Karena itu, kamu tetap perlu menyiapkan renang sejak awal, terutama kalau belum nyaman berada di air.

Apakah cukup latihan satu bulan?

Satu bulan bisa membantu kalau kamu sudah punya dasar fisik, tetapi akan terasa mepet untuk memperbaiki semua item. Idealnya, kamu mulai dari jauh hari supaya lari, kekuatan, kelincahan, dan renang berkembang seimbang.

Apakah nilai nol berbahaya?

Ya, untuk jalur tertentu pengumuman resmi mencantumkan ketentuan tidak ada item tes bernilai nol. Jadi, kamu perlu melatih semua item agar tidak ada bagian yang benar-benar kosong saat penilaian.

Ringkasan

Jadi, jawaban dari tes jasmani polri apa aja? mencakup lari 12 menit, pull-up atau chinning, sit-up, push-up, shuttle run, renang 25 meter, dan pemeriksaan antropometri. Semua item itu perlu kamu siapkan secara seimbang karena seleksi fisik menilai kesiapan tubuh secara menyeluruh.

Mulai dari bagian yang paling lemah, lalu susun latihan bertahap agar tubuh tidak kaget menjelang hari tes. Kalau kamu ingin persiapan seleksi Polri yang lebih terarah, kamu bisa memakai jadicasis.id sebagai pendamping latihan dan belajar yang relevan.

Sumber Referensi
Bagikan :

Promo Bimbel Khusus CASIS:

KODE PROMO JADIPOLISI
KODE PROMO BIMBEL POLRI - PROMO PAYDAY SALE - ARTIKEL
previous arrow
next arrow

Informasi Seleksi POLRI Lainnya:

Konsultasi Persiapan Tes POLRI

Butuh arahan belajar, info seleksi, atau strategi lolos? Tim kami siap bantu kamu.

Akses Bimbel JadiPOLISI