Apa Saja Tes Masuk Brimob – Bergabung dengan Korps Brimob Polri adalah impian banyak calon anggota kepolisian yang ingin mengabdi dalam satuan elit. Brimob dikenal memiliki tingkat disiplin tinggi dan tugas berat, sehingga proses seleksinya berlangsung ketat.
Setiap peserta wajib mengikuti beberapa tahapan tes untuk menilai kesiapan fisik, mental, serta intelektual. Artikel ini menjelaskan secara rinci apa saja tes masuk Brimob yang berlaku dalam rekrutmen resmi Polri tahun 2025.
Tes Administrasi
Tahap awal seleksi Brimob adalah tes administrasi. Pemeriksaan ini memastikan kelengkapan dan keabsahan seluruh dokumen yang diserahkan oleh peserta. Dokumen yang harus disiapkan antara lain:
- Ijazah asli dan fotokopi legalisir minimal SMA/sederajat
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Akta kelahiran
- SKCK dari kepolisian setempat
- Surat keterangan sehat jasmani dan rohani
- Kartu keluarga (KK)
- Surat keterangan belum menikah
Selain pemeriksaan dokumen, panitia juga melakukan pengukuran tinggi dan berat badan. Standar tinggi badan minimal untuk pria adalah 165 cm, dengan berat badan proporsional sesuai indeks massa tubuh (IMT). Peserta yang tidak memenuhi salah satu syarat administratif akan dinyatakan tidak lulus pada tahap ini.
Tes Kesehatan

Tes kesehatan Brimob dilaksanakan dalam dua tahap besar.
- Tes Kesehatan I mencakup pemeriksaan umum seperti penglihatan, pendengaran, tekanan darah, dan organ tubuh.
- Tes Kesehatan II meliputi tes laboratorium (darah dan urine), pemeriksaan gigi, rontgen, serta pengecekan penyakit dalam.
Peserta harus dalam kondisi fisik yang prima dan bebas dari penyakit menular, cacat fisik, serta gangguan penglihatan atau pendengaran. Tes ini penting untuk memastikan calon anggota layak secara medis menjalani pelatihan fisik intensif dan tugas operasional berat.
Tes Psikologi
Tes psikologi menilai aspek kepribadian, kecerdasan emosional, dan kemampuan berpikir logis. Jenis tes yang diujikan meliputi:
- Tes kepribadian (EPPS, Wartegg, atau MBTI versi Polri)
- Tes logika aritmatika dan penalaran verbal
- Tes kecermatan dan konsentrasi (Kraepelin atau Pauli Test)
- Wawancara psikologis individual
Hasil tes digunakan untuk mengukur kestabilan emosi, kemampuan berpikir di bawah tekanan, dan karakter disiplin peserta. Nilai psikotes yang tinggi menunjukkan kesiapan mental untuk menghadapi tekanan dalam tugas lapangan.
Tes Akademik
Tahap ini menguji pengetahuan umum dan kemampuan akademik dasar. Tes dilakukan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) agar penilaian lebih objektif dan transparan.
Materi yang diujikan meliputi:
- Bahasa Indonesia: tata bahasa, ejaan, dan pemahaman bacaan
- Matematika dasar: logika, aritmetika, dan soal numerik
- Wawasan kebangsaan dan pengetahuan umum
Tes ini penting karena menunjukkan kemampuan intelektual dasar calon anggota Brimob dalam memahami aturan, logika berpikir, dan kemampuan analisis cepat.
Baca Juga : Seleksi Psikologis Brimob : Tes, Tahapan, dan Cara Lolos Ujian Mental Calon Anggota
Tes Jasmani

Tes jasmani merupakan ujian paling berat dalam seleksi Brimob karena menilai kekuatan dan ketahanan fisik peserta. Ujian ini meliputi:
- Lari 12 menit untuk mengukur daya tahan jantung dan paru-paru
- Push up dan sit up masing-masing selama 1 menit
- Pull up minimal 8 kali
- Shuttle run (lari bolak-balik sejauh 10 meter)
- Renang 25 meter gaya bebas
Setiap jenis tes memiliki nilai minimum yang wajib dicapai. Calon peserta perlu mempersiapkan diri dengan latihan rutin minimal tiga bulan sebelum seleksi, termasuk latihan lari, kekuatan otot, dan renang.
Tes Mental dan Kepribadian
Tes mental dilakukan untuk menilai integritas, moral, dan loyalitas calon anggota. Pemeriksaan mencakup penelusuran latar belakang pribadi, keluarga, hingga lingkungan tempat tinggal. Tim khusus akan memverifikasi rekam jejak sosial peserta untuk memastikan tidak ada catatan kriminal atau perilaku menyimpang.
Tahap ini memastikan bahwa anggota Brimob memiliki mental kuat, berkarakter disiplin, dan setia pada nilai-nilai kepolisian.
Wawancara Akhir

Wawancara akhir merupakan tahap penentu sebelum pengumuman kelulusan. Peserta akan diwawancarai oleh perwira Polri atau panitia seleksi. Pertanyaan berfokus pada motivasi, kesiapan mental, pemahaman tentang tugas Brimob, serta komitmen terhadap kedisiplinan.
Peserta yang menunjukkan kejujuran, percaya diri, dan dedikasi tinggi memiliki peluang lebih besar untuk diterima.
Seleksi Brimob meliputi tes administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, jasmani, mental, dan wawancara akhir. Setiap tahap menilai aspek berbeda untuk memastikan hanya peserta terbaik yang diterima. Persiapan menyeluruh, kondisi fisik prima, dan mental kuat menjadi kunci utama untuk berhasil melewati seluruh tahapan tes masuk Brimob.
Sumber Referensi:
- Kementerian PANRB. (2024). Standar Kompetensi Fisik dan Psikologis Personel Kepolisian Republik Indonesia.
- Rekrutmen Polri. (2025). Panduan Resmi Penerimaan Anggota Polri Tahun 2025. Diakses dari https://penerimaan.polri.go.id
- Humas Polri. (2024). Informasi Tahapan Seleksi dan Penilaian Tes Brimob 2024–2025.
Baca Juga : Kuota Penerimaan Brimob 2025 : Jumlah Formasi, Syarat, dan Jadwal Resmi dari Polri
Program Premium Tes POLRI di Bimbel jadiPOLISI
“Kami Bantu, Kami Pandu, Kami Bimbing Sampai Amazing!” 🌟


📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi JadiPOLISI: Temukan aplikasi JadiPOLISI di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiPOLISI Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELPOLRI” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES55”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.