Pernah lihat seragam polisi dengan lambang berbeda-beda di bahu mereka? Ternyata, setiap tanda itu punya makna mendalam tentang posisi dan tanggung jawab sang pemakai. Bagi kamu yang sedang persiapan tes Polri 2026, memahami pangkat dalam kepolisian bukan cuma soal hafalan ini adalah kunci untuk menunjukkan keseriusan dan wawasanmu saat wawancara nanti. Yuk, kita kulik tuntas struktur kepangkatan Polri dari yang tertinggi hingga terendah!
Daftar Isi
Struktur Pangkat Polri
Sistem pangkat dalam kepolisian Indonesia diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2016 tentang Administrasi Kepangkatan. Secara garis besar, terdapat tiga golongan utama yang membentuk hierarki organisasi Polri, masing-masing dengan karakteristik dan fungsi berbeda.
Golongan Perwira menempati puncak struktur sebagai pengambil kebijakan strategis. Di bawahnya, Bintara berperan sebagai tulang punggung operasional yang menghadapi masyarakat langsung. Tamtama menjadi garda terdepan sebagai pelaksana tugas lapangan. Pembagian ini mencerminkan filosofi Rastra Sewakottama Polri sebagai abdi utama bangsa yang terstruktir dan profesional.
Baca Juga: Rekrutmen Polri 2026 Bintara Persyaratan Ketat Peluang Emas!
Pangkat Perwira Tinggi

Golongan Perwira merupakan jenjang tertinggi dalam pangkat dalam kepolisian, terbagi menjadi tiga subgolongan dengan total 10 tingkatan. Setiap subgolongan memiliki simbol khas yang mencerminkan tingkat kepemimpinan dan tanggung jawabnya.
1. Perwira Tinggi atau Pati
Perwira Tinggi (Pati) adalah eselon puncak yang biasanya memegang jabatan strategis nasional. Tanda pangkatnya menggunakan simbol bintang emas yang melambangkan kepemimpinan tertinggi. Jenderal Polisi dengan 4 bintang adalah pangkat tertinggi yang hanya disandang oleh Kapolri. Di bawahnya ada Komisaris Jenderal Polisi (3 bintang) yang biasanya menjabat Wakapolri, Inspektur Jenderal Polisi (2 bintang) sebagai Kapolda tipe A, dan Brigadir Jenderal Polisi (1 bintang) sebagai Wakapolda atau Kapolda tipe B.
2. Perwira Menengah atau Pamen
Perwira Menengah menggunakan lambang bunga melati emas yang melambangkan kesucian dan kebijaksanaan. Kombes Pol dengan 3 melati biasanya menjabat Kapolres kota besar, AKBP dengan 2 melati memimpin Polres kabupaten, sedangkan Kompol dengan 1 melati sering menjabat Kapolsek. Mereka menjadi penghubung antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan di lapangan.
3. Perwira Pertama atau Pama
Perwira Pertama ditandai dengan balok emas sebagai simbol kehormatan perwira di garis depan. Ajun Komisaris Polisi (3 balok emas) adalah pangkat tertinggi golongan ini, diikuti Inspektur Polisi Satu (2 balok) dan Inspektur Polisi Dua (1 balok). Mereka biasanya memimpin unit operasional seperti Kanit atau operasional Polsek.
Baca Juga: Bedanya Brimob dan Polisi: Rahasia Sukses Seleksi Casis Polri!
Pangkat Bintara Tamtama

Dua golongan ini membentuk massa terbesar anggota Polri dan menjadi ujung tombak layanan masyarakat. Meski berada di bawah Perwira, peran mereka sangat vital dalam operasional harian.
1. Golongan Bintara
Bintara terdiri dari 6 tingkatan dengan lambang balok perak. Ajun Inspektur Polisi Satu (2 balok bergelombang perak) dan Aipda (1 balok bergelombang) disebut juga Bintara Tinggi. Di bawahnya ada Brigadir Polisi Kepala (4 balok panah perak), Brigadir Polisi (3 balok), Briptu (2 balok), dan Bripda (1 balok). Mereka adalah supervisor langsung yang mengawasi pelaksanaan tugas di lapangan.
2. Golongan Tamtama
Tamtama adalah jenjang awal karier dengan 6 tingkatan menggunakan lambang merah yang melambangkan keberanian. Ajun Brigadir Polisi (3 balok panah merah) adalah pangkat tertinggi golongan ini, diikuti Abriptu (2 balok) dan Abripda (1 balok). Tingkat bawahnya adalah Bhayangkara Kepala (3 garis miring merah), Bharatu (2 garis), dan Bharada (1 garis) sebagai pangkat terendah.
Manfaat Memahami Pangkat
Menguasai struktur pangkat dalam kepolisian memberikan keuntungan strategis bagi calon anggota. Pengetahuan ini menunjukkan pemahaman mendalam tentang institusi yang akan kamu masuki, bukan sekadar calon biasa. Saat wawancara, kemampuan menyebutkan hierarki dengan tepat akan meninggalkan kesan profesional dan serius.
Memahami lambang dan makna filosofis setiap pangkat juga membantumu membangun rasa hormat terhadap tradisi organisasi. Dari bintang emas yang melambangkan kepemimpinan hingga garis merah yang menandakan kesediaan berkorban, setiap simbol mengajarkan nilai-nilai Tri Brata yang menjadi pedoman hidup Polri. Persiapan mental ini akan memudahkan adaptasimu saat nanti benar-benar terjun menjadi anggota.
Jadi, jangan anggap remeh pengetahuan tentang kepangkatan. Ini adalah fondasi pertama untuk memahami kultur, hierarki, dan ekspektasi yang akan kamu hadapi sepanjang karier di Polri. Mulai dari sekarang, biasakan melihat tanda pangkat sebagai cerminan tanggung jawab, bukan sekadar hiasan di seragam.
Sumber Referensi
- Hukumonline – Urutan Pangkat Polisi dan Lambangnya (2026)
- Detik.com – Urutan Pangkat Polisi dari Terendah Sampai Tertinggi (2025)
- Metro TV News – Mengenal Urutan Pangkat Polisi di Indonesia (2025)
- Detik Jabar – Urutan Pangkat Polisi: Arti Bintang, Melati, dan Balok (2025)
- Indonesiabaik.id – Urutan Pangkat Kepolisian Republik Indonesia





