Rikkes Tahap 2 – Di tengah persaingan ketat menuju gerbang pengabdian, pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu eliminasi terbesar.
Rikkes Tahap 2 adalah panggung di mana tes darah, urine, dan kesehatan jiwa (Keswa) menjadi penentu mutlak. Tahapan ini seringkali lebih sulit diprediksi daripada uji fisik, karena berurusan dengan kondisi internal yang mungkin tidak Anda sadari.
Satu indikator darah yang abnormal, atau hasil tes MMPI yang menunjukkan ketidakstabilan emosi, dapat secara instan menggugurkan Casis yang telah berjuang keras di Tahap 1.
Oleh karena itu, persiapan di Rikkes Tahap 2 adalah tentang kejujuran biologis dan mental. Artikel mendalam ini akan membedah setiap parameter laboratorium kritis dan menjelaskan urgensi tes Keswa, memastikan Anda memahami detail terkecil untuk mengamankan posisi Anda menuju tahap seleksi berikutnya.

Kedudukan dan Urgensi Rikkes Tahap 2 dalam Alur Seleksi
Rikkes Tahap 2 adalah filter kesehatan internal yang krusial, datang setelah Rikkes Tahap 1 dan sebelum Uji Jasmani (Kesjas) atau Psikologi.
A. Perbedaan Kunci Rikkes Tahap 1 vs. Rikkes Tahap 2
| Kriteria | Rikkes Tahap 1 (Eksternal/Fisik Luar) | Rikkes Tahap 2 (Internal/Klinis & Laboratorium) |
| Fokus Pemeriksaan | Gigi, Mata (Visus), THT, Postur, Varicocele, Hemorrhoid, Tato. | Darah, Urine, Jantung (EKG), Paru (Rontgen), USG (Organ Dalam), Kesehatan Jiwa. |
| Metode Uji | Inspeksi visual, palpasi (perabaan), pengukuran. | Laboratorium klinis, mesin medis (EKG, Rontgen, USG). |
| Kriteria TMS | Kelainan fisik yang terlihat atau terukur. | Penyakit internal, kelainan fungsi organ, masalah mental. |
B. Prinsip Dasar Pemeriksaan Kesehatan Militer/Polisi
Tujuan Rikkes Tahap 2 adalah memastikan Casis:
- Bebas Penyakit Kronis: Tidak membawa penyakit yang dapat mengganggu tugas berat dan berulang di lapangan (misalnya, Hepatitis, TBC, Gagal Ginjal).
- Organ Vital Berfungsi Optimal: Jantung, paru-paru, dan ginjal harus mampu menopang aktivitas fisik ekstrem selama pendidikan dan penugasan.
- Bebas Narkoba: Pemeriksaan urine mutlak untuk mendeteksi zat terlarang.
Komponen Utama Pemeriksaan Klinis dan Laboratorium di Rikkes Tahap 2
Bagian ini adalah pemeriksaan yang membutuhkan sampel tubuh dan penggunaan peralatan medis canggih.
A. Uji Laboratorium Darah (Hematologi dan Kimia Darah)
Pemeriksaan darah adalah inti dari Rikkes Tahap 2. Parameter yang diuji sangat luas, namun yang paling krusial meliputi:
- Darah Lengkap:
- Hemoglobin (Hb): Mengukur risiko Anemia. Kadar yang terlalu rendah (Anemia) atau terlalu tinggi (Polisitemia) dapat menyebabkan TMS.
- Leukosit: Mengukur infeksi atau peradangan dalam tubuh.
- Trombosit: Penting untuk proses pembekuan darah.
- Kimia Darah (Fungsi Organ):
- Fungsi Hati (SGOT/SGPT): Indikator kerusakan atau peradangan hati (misal: akibat Hepatitis).
- Fungsi Ginjal (Ureum/Kreatinin): Indikator seberapa baik ginjal menyaring limbah.
- Gula Darah Sewaktu (GDS): Penting untuk mendeteksi Diabetes Mellitus (TMS mutlak).
- Serologi:
- Hepatitis B & C (HBsAg/Anti-HCV): Hepatitis B kronis sering menjadi TMS mutlak.
B. Uji Laboratorium Urine
Urine diperiksa untuk beberapa hal vital:
- Fungsi Ginjal dan Infeksi Saluran Kemih (ISK): Pemeriksaan adanya protein, sel darah, atau bakteri yang mengindikasikan kelainan ginjal atau ISK.
- Narkotika (NAPZA): Tes urine untuk mendeteksi penggunaan narkoba, ini adalah TMS mutlak (Diskualifikasi).
C. Radiologi (Rontgen Paru-Paru)
Rontgen Dada (Thorax) bertujuan utama untuk:
- Mendeteksi Tuberkulosis (TBC) aktif atau bekas TBC (jika bekas, perlu hasil dari dokter spesialis).
- Melihat ukuran dan bentuk jantung dan paru-paru (tidak ada pembesaran jantung atau kelainan paru lainnya).
Baca Juga : Tes Kesjas Bintara Brimob : Standar Fisik Elite dan Persiapan
Uji Jantung dan Organ Dalam di
Kesehatan jantung dan organ dalam sangat vital karena aktivitas fisik ekstrem yang akan dihadapi.
A. Electrocardiogram (EKG)
EKG merekam aktivitas listrik jantung. Dokter mencari:
- Aritmia (Gangguan Irama Jantung): Irama jantung yang tidak teratur.
- Iskemia/Kelainan Struktural: Meskipun jarang terjadi pada usia muda, EKG dapat mendeteksi indikasi ketegangan pada otot jantung yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
B. USG (Ultrasonografi) Organ Dalam (Opsional/Sesuai Kebutuhan)
Pada beberapa kasus atau seleksi tertentu, Rikkes Tahap 2 dapat mencakup USG pada organ spesifik seperti:
- Ginjal dan Saluran Kemih: Untuk melihat adanya batu ginjal atau kista.
- Hati: Untuk melihat adanya pembengkakan atau kelainan struktural.
Kesehatan Jiwa (Keswa) – Stabilitas Mental dan Emosi
Keswa adalah komponen integral dari Rikkes Tahap 2 dan sering menjadi penentu utama.
A. Fungsi Operasional Keswa
TNI/Polri membutuhkan personel yang tidak hanya kuat fisik, tetapi juga memiliki mentalitas stabil dan respons emosional yang terkontrol. Keswa bertujuan mengidentifikasi:
- Gangguan Kecemasan/Depresi: Casis yang mengalami gangguan mental serius yang dapat mengganggu tugas.
- Psikopati/Sosiopati: Kelainan perilaku dan kepribadian yang tidak sesuai dengan disiplin militer/kepolisian.
- Kecenderungan Agresif Non-Profesional: Memastikan Casis mampu menggunakan kekuatan secara profesional dan terukur.
B. Metode Uji Keswa di Rikkes Tahap 2
- MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory): Tes tertulis dengan ratusan pertanyaan ya/tidak yang bertujuan mengukur dimensi kepribadian dan potensi gangguan psikologis.
- Wawancara (Jika Diperlukan): Casis dengan hasil MMPI yang meragukan akan diwawancarai secara mendalam oleh Psikolog Militer/Polri.

Persiapan Maksimal Menghadapi Rikkes Tahap 2
Tidak seperti Tes Jasmani, Rikkes Tahap 2 membutuhkan persiapan gaya hidup jangka panjang.
A. Jaga Pola Hidup Sehat (3-6 Bulan Sebelum Tes)
- Hindari Narkoba dan Alkohol: Mutlak. Narkoba akan terdeteksi di tes urine.
- Perbaiki Gizi: Konsumsi makanan bergizi tinggi protein, rendah gula, dan rendah lemak trans untuk menjaga fungsi hati dan ginjal optimal.
- Tidur Cukup: Kualitas tidur memengaruhi banyak indikator biokimia darah dan mood mental.
B. Tips Sebelum Hari-H
- Puasa (Jika Diminta): Ikuti petunjuk puasa dengan ketat (biasanya 8-10 jam) jika ada tes gula darah puasa. Kesalahan puasa dapat membatalkan hasil tes.
- Minum Air Putih Cukup: Memastikan urine dan darah Anda tidak terlalu pekat, yang dapat memengaruhi hasil pemeriksaan.
- Ketenangan Mental: Tidur yang cukup sebelum Keswa dan datang dengan pikiran tenang dan jujur saat menjawab MMPI.
Kriteria TMS Mutlak dan Tindak Lanjut Pasca Rikkes Tahap 2
Beberapa kondisi medis adalah TMS (Tidak Memenuhi Syarat) mutlak di Rikkes Tahap 2.
A. Kondisi TMS Mutlak (Tidak Ada Toleransi)
- Positif NAPZA (Narkoba)
- Diabetes Mellitus Tipe I/II
- Gagal Ginjal Kronis/Akut
- Penyakit Jantung Struktural atau Irama (yang signifikan)
- Hepatitis B Aktif (HBsAg Positif)
- TBC Aktif
- Gangguan Mental Berat (Psikosis, Skizofrenia)
B. Jika Dinyatakan TMS (Tindak Lanjut)
Jika Casis dinyatakan TMS, mereka berhak meminta penjelasan medis. Jika masalahnya adalah kondisi yang dapat diperbaiki (misalnya, kolesterol atau SGOT sedikit tinggi), mereka dapat mendaftar lagi di gelombang atau tahun berikutnya setelah kondisi medis tersebut diperbaiki dan dibuktikan dengan hasil lab terbaru.
Integritas Internal adalah Kunci Rikkes Tahap 2
Rikkes Tahap 2 adalah gerbang yang menuntut integritas internal. Sehebat apapun fisik dan kemampuan akademik Anda, jika organ vital Anda tidak berfungsi optimal, atau jika kesehatan mental Anda bermasalah, Anda tidak akan dinyatakan Lulus.
Persiapan untuk Rikkes Tahap 2 adalah investasi jangka panjang dalam gaya hidup sehat. Pahami setiap parameter uji darah, bersihkan tubuh Anda dari zat terlarang, dan jaga stabilitas mental Anda. Dengan pemeriksaan yang komprehensif ini, TNI/Polri memastikan bahwa personel baru mereka tidak hanya siap menghadapi tantangan fisik ekstrem, tetapi juga memiliki fondasi kesehatan internal dan mental yang kokoh.
Baca Juga : Sidang Akhir Bintara Polri : Kunci Lolos Verifikasi dan Peringkat
Testimoni jadiPOLISI
Program Premium Tes POLRI di Bimbel jadiPOLISI
“Kami Bantu, Kami Pandu, Kami Bimbing Sampai Amazing!” 🌟


📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi JadiPOLISI: Temukan aplikasi JadiPOLISI di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiPOLISI Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELPOLRI” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES55”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.




