Aiptu, Pangkat Bintara Polisi Paling Tinggi Lambang dan Masa Dinasnya

Aiptu atau Ajun Inspektur Polisi Satu merupakan pangkat Bintara Polisi paling tinggi dalam struktur kepangkatan Polri. Posisi ini berada satu tingkat di atas Aipda dan menjadi puncak jenjang pangkat dalam golongan Bintara sebelum masuk ke golongan Perwira. Selain posisinya dalam hierarki, calon anggota Polri juga perlu memahami lambang Aiptu, masa dinas dalam pangkat, hingga batas usia pensiunnya. Terlebih, ketentuan usia pensiun anggota Polri telah mengalami perubahan pada 2026. Daftar Isi Aiptu Adalah Pangkat Bintara Polisi Paling Tinggi Dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2016 tentang Administrasi Kepangkatan Anggota Polri, golongan kepangkatan anggota Polri dibagi menjadi Perwira, Bintara, dan Tamtama. Untuk golongan Bintara, Aiptu ditempatkan pada urutan paling atas. Peraturan tersebut masih berstatus berlaku dan telah mengalami perubahan, termasuk melalui Peraturan Polri Nomor 11 Tahun 2018. Kepanjangan Aiptu adalah Ajun Inspektur Polisi Satu. Dalam jalur karier Bintara, pangkat ini dicapai setelah Aipda atau Ajun Inspektur Polisi Dua. Artinya, jika pertanyaannya adalah pangkat Bintara Polisi paling tinggi, jawabannya adalah Aiptu. Baca Juga: Tips Persiapan Lengkap untuk Seleksi Polisi Bintara Agar Sukses Urutan Pangkat Bintara Polri dari Tertinggi ke Terendah Peraturan kepangkatan Polri mencantumkan enam pangkat dalam golongan Bintara. Jika diurutkan dari tingkat tertinggi sampai terendah, susunannya sebagai berikut. Urutan Pangkat Singkatan Tertinggi Ajun Inspektur Polisi Satu Aiptu Ajun Inspektur Polisi Dua Aipda Brigadir Polisi Kepala Bripka Brigadir Polisi Brigpol Brigadir Polisi Satu Briptu Terendah Brigadir Polisi Dua Bripda Susunan tersebut menunjukkan bahwa seorang Bintara yang menjalani kenaikan pangkat secara berjenjang akan bergerak dari Bripda menuju Briptu, Brigpol, Bripka, Aipda, kemudian Aiptu. Aiptu tidak memiliki pangkat Bintara lain di atasnya. Jenjang berikutnya sudah masuk ke golongan Perwira, dengan Ipda atau Inspektur Polisi Dua sebagai pangkat awal Perwira Pertama. Lambang Pangkat Aiptu dan Perbedaannya dengan Aipda Selain nama pangkat, Aiptu dapat dikenali melalui tanda kepangkatannya. Dalam materi informasi pemerintah mengenai pangkat Polri, Aiptu menggunakan tanda berupa dua balok bergelombang berwarna perak. Sementara itu, Aipda yang berada tepat satu tingkat di bawah Aiptu menggunakan satu balok bergelombang berwarna perak. Pangkat Tanda Pangkat Aiptu Dua balok bergelombang berwarna perak Aipda Satu balok bergelombang berwarna perak Karena bentuknya hampir serupa, jumlah balok menjadi pembeda yang paling mudah dikenali antara Aiptu dan Aipda. Posisi dan Peran Aiptu dalam Kepolisian Pangkat tidak sama dengan jabatan. Karena itu, tidak ada satu tugas khusus yang otomatis berlaku untuk seluruh anggota berpangkat Aiptu. Peraturan Polri mengenai sistem pembinaan karier menyebut jenjang karier Bintara berlangsung dari Bripda sampai Aiptu. Bintara diproyeksikan sebagai pelaksana utama tugas Polri, sedangkan jabatan yang ditempati mengikuti struktur organisasi, kompetensi, pengalaman, dan penugasan masing-masing anggota. Seorang Aiptu dapat bertugas pada berbagai fungsi kepolisian sesuai penempatannya. Karena sudah berada pada jenjang tertinggi Bintara, Aiptu pada umumnya merupakan personel dengan pengalaman dinas lebih panjang dibandingkan Bintara pada pangkat di bawahnya. Hal yang perlu dibedakan adalah pangkat, jabatan, dan fungsi. Dua anggota yang sama-sama berpangkat Aiptu belum tentu memiliki pekerjaan harian atau jabatan yang sama. Baca Juga: Cara Memahami Pangkat Bintara Polisi dan Persiapan Seleksi Masa Dinas Aiptu dan Batas Usia Pensiun Istilah masa dinas Aiptu sering menimbulkan salah pengertian. Ada dua hal yang perlu dibedakan, yaitu masa dinas dalam pangkat dan batas usia pensiun anggota Polri. Masa Dinas Dalam Pangkat (MDDP) adalah waktu yang telah dijalani anggota Polri dalam suatu pangkat tertentu. Jadi, MDDP bukan berarti seluruh anggota Aiptu hanya boleh memegang pangkat tersebut selama jumlah tahun tertentu. Dalam ketentuan kenaikan pangkat reguler, anggota berpangkat Aipda memiliki MDDP dasar 5 tahun untuk menuju Aiptu. Ketentuan ini tercantum dalam lampiran administrasi kepangkatan, sementara Peraturan Polri Nomor 11 Tahun 2018 tetap mencantumkan pemenuhan MDDP sebagai persyaratan kenaikan Aipda ke Aiptu. Dengan demikian, angka lima tahun tersebut adalah masa dinas dalam pangkat Aipda sebelum menuju Aiptu, bukan ketentuan bahwa seorang anggota hanya menjadi Aiptu selama lima tahun. Batas Usia Pensiun Bintara Polri Terbaru Ketentuan usia pensiun Polri berubah pada 2026. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 mulai berlaku pada 17 Juni 2026. Dalam aturan terbaru tersebut, batas usia pensiun paling tinggi untuk anggota Polri golongan Tamtama dan Bintara adalah 59 tahun. Karena Aiptu termasuk Bintara, ketentuan ini juga berlaku pada Aiptu. Undang-undang tersebut turut mengatur ketentuan peralihan bagi anggota yang sudah mendekati usia pensiun saat peraturan mulai berlaku. Ketentuan Keterangan MDDP Aipda menuju Aiptu 5 tahun sebagai ketentuan dasar kenaikan reguler Lama memegang pangkat Aiptu Tidak dapat disamaratakan untuk semua anggota Golongan Aiptu Bintara Batas usia pensiun Bintara terbaru Paling tinggi 59 tahun Karena itu, informasi lama yang masih menyebut batas usia pensiun Bintara Polri 58 tahun perlu disesuaikan dengan perubahan undang-undang pada 2026. Syarat Kenaikan Pangkat dari Aipda ke Aiptu Kenaikan dari Aipda menjadi Aiptu tidak hanya ditentukan oleh lamanya seseorang menyandang pangkat Aipda. Ketentuan administrasi kepangkatan Polri mengatur sejumlah unsur yang menjadi pertimbangan dalam kenaikan pangkat reguler. Di antaranya meliputi: Jadi, memenuhi MDDP lima tahun sebagai Aipda tidak berarti anggota otomatis memperoleh pangkat Aiptu. Seluruh persyaratan yang berlaku tetap harus dipenuhi dan diproses melalui mekanisme kedinasan Polri. Ketentuan tertentu juga dapat berubah atau disesuaikan melalui peraturan maupun kebijakan internal terbaru. Untuk proses seleksi atau kenaikan pangkat pada tahun tertentu, anggota perlu mengikuti ketentuan resmi Polri yang sedang berlaku. Jalur Aiptu Menuju Perwira Polisi Karena Aiptu merupakan pangkat Bintara Polisi paling tinggi, jenjang setelah Aiptu sudah berada dalam golongan Perwira. Pangkat pertama pada golongan Perwira Pertama adalah Ipda atau Inspektur Polisi Dua. Namun, seorang Aiptu tidak otomatis menjadi Ipda hanya karena telah mencapai masa dinas tertentu. Peralihan Bintara ke Perwira harus melalui mekanisme yang ditetapkan Polri. Salah satu jalur yang dikenal adalah pendidikan dan seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP). Polri juga memiliki mekanisme kenaikan pangkat tertentu, termasuk kenaikan pangkat pengabdian bagi anggota yang memenuhi persyaratan. Pada 2026, terdapat pula publikasi resmi Polri mengenai anggota berpangkat Aiptu yang memperoleh kenaikan pangkat pengabdian menjadi Ipda. Persyaratan SIP maupun mekanisme kenaikan pangkat lainnya tidak boleh disamaratakan setiap tahun. Calon peserta perlu merujuk pada pengumuman dan ketentuan resmi Polri yang berlaku pada periode seleksi masing-masing. Baca Juga: Cara Efektif Memahami Perbedaan Masa Basis Akpol dan Bintara Apa pangkat Bintara Polisi paling tinggi? Aiptu atau
Rincian Pangkat Bintara Polisi dan Gajinya Bripda Hingga Aiptu

Bintara merupakan salah satu golongan kepangkatan dalam Polri. Jenjangnya dimulai dari Brigadir Polisi Dua (Bripda) dan berakhir pada Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) sebagai pangkat Bintara tertinggi. Lalu, berapa gaji masing-masing pangkat tersebut? Besaran gaji pokok anggota Bintara berbeda menurut pangkat dan masa kerja golongan. Per 28 Agustus 2026, dasar gaji Polri terbaru yang masih berstatus berlaku adalah Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2024. Daftar Isi Urutan Pangkat Bintara Polisi dari Bripda sampai Aiptu Peraturan mengenai administrasi kepangkatan Polri membagi golongan anggota Polri menjadi Perwira, Bintara, dan Tamtama. Ketentuan tersebut tercantum dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2016 yang telah mengalami perubahan dan masih berstatus berlaku. Untuk golongan Bintara, jenjang pangkat dari yang paling rendah hingga paling tinggi adalah: Urutan Pangkat Singkatan Terendah Brigadir Polisi Dua Bripda Brigadir Polisi Satu Briptu Brigadir Polisi Brigpol Brigadir Polisi Kepala Bripka Ajun Inspektur Polisi Dua Aipda Tertinggi Ajun Inspektur Polisi Satu Aiptu Urutan tersebut juga terlihat dalam ketentuan kenaikan pangkat reguler Polri, mulai dari Bripda menuju Briptu, Brigpol, Bripka, Aipda, hingga Aiptu. Dengan demikian, Bripda menjadi pangkat awal dalam jenjang Bintara, sedangkan Aiptu merupakan pangkat paling tinggi sebelum masuk ke golongan Perwira. Baca Juga: Persiapan Tes Lengkap untuk Mendapat Gaji Bintara Polri Tabel Pangkat Bintara Polisi dan Gajinya Gaji pokok anggota Polri diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001 yang terakhir diubah melalui PP Nomor 7 Tahun 2024. Peraturan tersebut menyesuaikan daftar gaji pokok anggota Polri dan masih tercatat berlaku pada 2026. Berikut rentang gaji pokok Bintara berdasarkan pangkat: Pangkat Singkatan Rentang Gaji Pokok Brigadir Polisi Dua Bripda Rp2.272.100–Rp3.733.700 Brigadir Polisi Satu Briptu Rp2.343.100–Rp3.850.500 Brigadir Polisi Brigpol Rp2.416.400–Rp3.971.000 Brigadir Polisi Kepala Bripka Rp2.492.000–Rp4.095.200 Ajun Inspektur Polisi Dua Aipda Rp2.570.000–Rp4.223.300 Ajun Inspektur Polisi Satu Aiptu Rp2.650.300–Rp4.355.400 Nominal tersebut merupakan gaji pokok, bukan jumlah penghasilan bersih atau take home pay yang diterima anggota setiap bulan. Lampiran PP Nomor 7 Tahun 2024 menggunakan pangkat dan Masa Kerja Golongan sebagai dasar penyusunan tabel gaji Polri. Gaji Bripda sampai Aiptu Tidak Selalu Sama Melihat tabel di atas, satu pangkat memiliki rentang gaji yang cukup lebar. Hal ini terjadi karena gaji pokok anggota Polri tidak hanya ditentukan dari nama pangkat. Salah satu faktor pentingnya adalah Masa Kerja Golongan (MKG). Ketentuan penggajian Polri memang menghubungkan gaji pokok dengan golongan ruang dan masa kerja golongan. Artinya, dua anggota yang sama-sama berpangkat Bripka belum tentu menerima gaji pokok dalam nominal yang sama apabila masa kerja golongannya berbeda. Sebagai gambaran, rentang gaji Bripka adalah Rp2.492.000 sampai Rp4.095.200. Angka tersebut tidak berarti setiap Bripka langsung memperoleh nominal tertinggi. Besarannya mengikuti posisi MKG yang berlaku pada anggota tersebut. Gaji Pokok Bintara Bukan Take Home Pay Ketika mencari informasi pangkat Bintara Polisi dan gajinya, penting membedakan gaji pokok dengan penghasilan keseluruhan. Angka pada PP Nomor 7 Tahun 2024 hanya menunjukkan gaji pokok. Dalam sistem penghasilan Polri juga terdapat komponen lain yang dapat berlaku sesuai ketentuan masing-masing. Salah satunya adalah tunjangan kinerja. Peraturan Presiden Nomor 103 Tahun 2018 mengatur tunjangan kinerja pegawai di lingkungan Polri dan hingga kini tercatat berstatus berlaku. Besaran tunjangan kinerja terkait dengan kelas jabatan dan memperhitungkan capaian kinerja pegawai. Karena itu, jangan langsung menjumlahkan gaji pokok dengan angka tunjangan tertentu untuk menyimpulkan penghasilan semua Bintara. Take home pay dapat berbeda karena dipengaruhi jabatan, kelas jabatan, komponen tunjangan yang berhak diterima, kinerja, serta potongan yang berlaku. Pada 2026 pemerintah juga menerbitkan Perpres Nomor 19 Tahun 2026 mengenai tunjangan jabatan fungsional anggota Polri. Tunjangan tersebut khusus berkaitan dengan anggota yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam jabatan fungsional sesuai ketentuan, sehingga tidak otomatis diterima semua anggota Bintara. Baca Juga: Persiapan Seleksi Masuk dengan Gaji Bintara Polri Baru Lulus Jenjang Kenaikan Pangkat Bintara Polri Perjalanan dari Bripda hingga Aiptu berlangsung secara bertahap. Urutannya adalah: Peraturan administrasi kepangkatan Polri menyebutkan bahwa kenaikan pada jenjang tersebut berkaitan dengan pemenuhan Masa Dinas Dalam Pangkat atau MDDP serta persyaratan lain yang berlaku. Karena itu, kenaikan pangkat bukan sekadar menunggu waktu. Dalam publikasi resmi Polri mengenai kenaikan pangkat periode Juli 2026 juga ditegaskan bahwa kenaikan pangkat tidak diperoleh secara otomatis, tetapi berkaitan dengan penilaian terhadap dedikasi, disiplin, integritas, kinerja, dan tanggung jawab anggota. Setelah mencapai Aiptu, anggota sudah berada di puncak jenjang Bintara. Peralihan menuju golongan Perwira harus mengikuti jalur dan mekanisme yang berlaku di lingkungan Polri. Baca Juga: Cara Efektif Memahami Perbedaan Masa Basis Akpol dan Bintara Pangkat Bintara dengan Gaji Pokok Tertinggi Jika dibandingkan berdasarkan tabel gaji pokok, Aiptu mempunyai rentang nominal paling tinggi di antara seluruh pangkat Bintara. Gaji pokok Aiptu berada pada rentang Rp2.650.300 sampai Rp4.355.400, sedangkan Bripda berada pada rentang Rp2.272.100 sampai Rp3.733.700. Perbedaan tersebut sejalan dengan posisi keduanya dalam struktur kepangkatan. Bripda berada di jenjang awal Bintara, sementara Aiptu merupakan pangkat paling tinggi. Namun, membandingkan penghasilan anggota hanya berdasarkan pangkat tetap kurang tepat. Pangkat memang menentukan tabel dasar gaji, tetapi penghasilan keseluruhan dapat dipengaruhi masa kerja, jabatan, kelas jabatan, dan hak tunjangan masing-masing. Apa pangkat Bintara Polisi paling rendah? Pangkat Bintara Polisi paling rendah adalah Brigadir Polisi Dua atau Bripda. Apa pangkat Bintara Polisi paling tinggi? Pangkat paling tinggi dalam golongan Bintara Polri adalah Ajun Inspektur Polisi Satu atau Aiptu. Berapa gaji Bripda? Berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 2024, gaji pokok Bripda berada pada rentang Rp2.272.100 sampai Rp3.733.700, tergantung Masa Kerja Golongan atau MKG. Berapa gaji Aiptu? Gaji pokok Aiptu berada pada rentang Rp2.650.300 sampai Rp4.355.400 sesuai PP Nomor 7 Tahun 2024 dan Masa Kerja Golongan masing-masing anggota. Apakah semua polisi dengan pangkat sama menerima gaji yang sama? Tidak selalu. Besaran gaji pokok dapat berbeda karena Masa Kerja Golongan. Total penghasilan juga dapat dipengaruhi jabatan, tunjangan, kinerja, dan komponen penghasilan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Apakah tabel gaji Bintara Polisi sudah termasuk tunjangan? Belum. Nominal tersebut merupakan gaji pokok berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 2024 dan belum mencakup tunjangan maupun komponen penghasilan lainnya.
