Check up kesehatan Polri apa saja sering menjadi pertanyaan besar bagi calon siswa yang mulai serius menyiapkan seleksi. Wajar kalau tahap ini terasa menegangkan, karena hasil pemeriksaan kesehatan bisa menentukan apakah persiapan akademik dan fisik yang sudah dilakukan dapat terus berlanjut ke tahap berikutnya.
Artikel ini menjelaskan alur Rikkes, jenis pemeriksaan yang umum ditemukan, dan langkah persiapan yang lebih realistis sebelum hari tes. Dengan memahami check up kesehatan Polri apa saja sejak awal, kamu bisa mengecek kondisi tubuh lebih cepat dan tidak menunggu masalah muncul saat seleksi berlangsung.
Daftar Isi
- 1. Tahapan Rikkes Polri
- 2. Pemeriksaan Kesehatan Awal
- 3. Tes Penunjang Rikkes
- 4. Persiapan Tes Kesehatan
- 5. Kesalahan Saat Rikkes
- Mini FAQ
- Ringkasan
1. Tahapan Rikkes Polri
Rikkes adalah pemeriksaan kesehatan dalam seleksi Polri yang dilakukan untuk menilai apakah kondisi tubuh peserta memenuhi standar yang ditetapkan panitia. Untuk menjawab check up kesehatan Polri apa saja, kamu perlu memahami bahwa pemeriksaan ini biasanya tidak hanya satu jenis tes, tetapi terdiri dari pemeriksaan fisik, pemeriksaan indra, pemeriksaan laboratorium, dan pemeriksaan penunjang sesuai ketentuan seleksi.
Pada penerimaan Polri, tahapan kesehatan dapat muncul sebagai Rikkes I, pemeriksaan EKG, dan Rikkes II sesuai jadwal seleksi yang berlaku. Urutan dan teknis pelaksanaannya bisa mengikuti kebijakan panitia daerah, jadi peserta tetap perlu membaca pengumuman resmi dan arahan Polda masing-masing.
2. Pemeriksaan Kesehatan Awal

Pemeriksaan awal biasanya berfokus pada kondisi tubuh yang bisa terlihat atau diperiksa langsung oleh tim medis. Bagian ini penting karena masalah kecil yang terlihat sepele, seperti postur tubuh, kesehatan gigi, atau gangguan penglihatan, dapat memengaruhi penilaian saat seleksi.
2.1 Pemeriksaan Fisik Umum
Pemeriksaan fisik umum mencakup tinggi badan, berat badan, tekanan darah, denyut nadi, postur, bentuk kaki, bentuk tulang belakang, dan kondisi tubuh secara keseluruhan. Penilaian tinggi dan berat badan mengikuti syarat pada jalur pendaftaran yang dipilih, sehingga peserta sebaiknya mengecek kembali ketentuan terbaru sebelum mendaftar.
Tim medis juga dapat melihat bekas luka, kelainan kulit, varises, hernia, atau kondisi lain yang berpotensi mengganggu tugas kepolisian. Pemeriksaan seperti ini sering membuat peserta cemas, tetapi pengecekan mandiri lebih awal membantu kamu tahu bagian mana yang perlu dikonsultasikan ke dokter.
2.2 Pemeriksaan Indra
Pemeriksaan indra umumnya mencakup mata, pendengaran, dan beberapa fungsi dasar lain yang berhubungan dengan kesiapan tugas. Pada mata, peserta dapat menjalani pengecekan ketajaman penglihatan, buta warna, dan kondisi lain yang berkaitan dengan fungsi visual.
Pemeriksaan pendengaran dilakukan untuk memastikan peserta mampu menangkap instruksi dan suara dengan baik dalam berbagai situasi. Kalau kamu selama ini sering memakai kacamata, lensa kontak, atau merasa pendengaran menurun, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih dulu agar tidak terkejut saat seleksi.
2.3 Pemeriksaan Gigi
Kesehatan gigi dan mulut juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam Rikkes Polri. Gigi berlubang, karang gigi berat, susunan gigi yang bermasalah, atau infeksi pada mulut bisa menjadi catatan saat pemeriksaan.
Perawatan gigi sebaiknya tidak ditunda sampai mendekati jadwal tes, karena beberapa tindakan membutuhkan waktu pemulihan. Membersihkan karang gigi, menambal gigi berlubang, dan berkonsultasi dengan dokter gigi sejak awal akan membuat persiapan terasa lebih tenang.
Baca Juga: Apa Saja yang Diperiksa Saat Tes Kesehatan Polisi 2025 : Panduan Lengkap untuk Calon Anggota Polri
3. Tes Penunjang Rikkes

Tes penunjang dilakukan untuk melihat kondisi yang tidak selalu tampak dari pemeriksaan luar. Bagian ini membantu panitia menilai fungsi organ, riwayat penggunaan zat tertentu, dan kesiapan kesehatan secara lebih menyeluruh.
3.1 Laboratorium Darah Urine
Tes darah dapat digunakan untuk melihat indikator kesehatan seperti hemoglobin, gula darah, fungsi hati, fungsi ginjal, atau tanda infeksi sesuai kebutuhan pemeriksaan. Tes urine juga dapat membantu menilai kondisi metabolik, fungsi ginjal, dan kemungkinan penggunaan zat terlarang.
Hasil laboratorium sangat dipengaruhi pola hidup menjelang pemeriksaan, termasuk kualitas tidur, asupan cairan, makanan, dan obat yang dikonsumsi. Karena itu, jangan sembarangan minum suplemen atau obat tanpa arahan tenaga kesehatan menjelang tes.
3.2 Rontgen dan EKG
Rontgen dada dapat digunakan untuk melihat kondisi paru-paru dan area dada yang berkaitan dengan kemampuan menjalani aktivitas fisik. Pemeriksaan ini penting karena tugas kepolisian menuntut daya tahan tubuh yang baik, bukan hanya kemampuan menjawab soal seleksi.
EKG atau elektrokardiogram digunakan untuk merekam aktivitas listrik jantung dan membantu mendeteksi gangguan irama atau kelainan tertentu. Jika kamu pernah merasakan nyeri dada, mudah pingsan, atau sesak saat berolahraga, pemeriksaan mandiri sebelum seleksi akan jauh lebih bijak.
3.3 Pemeriksaan Kesehatan Jiwa
Pemeriksaan kesehatan jiwa dilakukan untuk menilai kesiapan mental, stabilitas emosi, dan kondisi psikologis yang relevan dengan tugas kepolisian. Tahap ini bukan sekadar mencari peserta yang kuat secara fisik, tetapi juga peserta yang mampu mengikuti tekanan pendidikan dan tugas dengan sikap yang stabil.
Persiapan terbaik untuk bagian ini adalah menjaga ritme belajar, tidur cukup, dan tidak memaksakan diri sampai kelelahan berat menjelang seleksi. Jika ada masalah psikologis yang sudah lama mengganggu aktivitas harian, konsultasi dengan profesional lebih awal bisa membantu kamu mengambil langkah yang tepat.
4. Persiapan Tes Kesehatan
Setelah memahami check up kesehatan Polri apa saja, langkah berikutnya adalah membuat persiapan yang terukur. Persiapan kesehatan tidak bisa dikejar dalam satu atau dua hari, sehingga kebiasaan kecil perlu dibangun beberapa minggu sebelum jadwal pemeriksaan.
- Jaga pola makan seimbang dengan memperbanyak protein, sayur, buah, dan air putih. Batasi makanan tinggi garam, gula, dan lemak berlebih agar tekanan darah serta kondisi metabolik lebih stabil.
- Latihan fisik secara bertahap dengan kombinasi jogging, latihan kekuatan, dan peregangan. Jangan langsung menaikkan intensitas terlalu ekstrem karena cedera menjelang tes justru bisa mengganggu hasil pemeriksaan.
- Tidur cukup dan atur jam istirahat sejak jauh hari. Kurang tidur dapat memengaruhi tekanan darah, konsentrasi, suasana hati, dan performa tubuh saat pemeriksaan.
- Lakukan pemeriksaan mandiri ke puskesmas, klinik, atau dokter sebelum jadwal seleksi. Pemeriksaan awal membantu kamu mengetahui tekanan darah, kondisi gigi, mata, telinga, dan keluhan lain yang masih bisa ditangani.
- Catat obat, riwayat penyakit, atau keluhan yang sedang dialami. Informasi ini penting agar kamu bisa menjawab pemeriksaan dengan jujur dan tidak mengambil keputusan medis secara sembarangan.
Persiapan yang baik bukan berarti mencari cara instan agar hasil pemeriksaan terlihat bagus sesaat. Tujuannya adalah memastikan tubuh benar-benar siap mengikuti rangkaian seleksi yang panjang dan menuntut disiplin.
Baca Juga: Apa Saja Tes Kesehatan Polri 2026 : Tahapan, Jenis Pemeriksaan, dan Tips Lolos
5. Kesalahan Saat Rikkes
Banyak peserta baru menyadari pentingnya pemeriksaan kesehatan ketika jadwal tes sudah sangat dekat. Padahal, beberapa masalah seperti gigi berlubang, tekanan darah tidak stabil, atau berat badan tidak ideal membutuhkan waktu untuk diperbaiki dengan aman.
- Datang ke pemeriksaan dalam kondisi kurang tidur. Kondisi ini dapat membuat tubuh tidak optimal dan berpotensi memengaruhi hasil pemeriksaan tertentu.
- Minum obat atau suplemen tanpa arahan dokter menjelang tes. Kebiasaan ini berisiko memengaruhi hasil laboratorium atau menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.
- Tidak jujur tentang riwayat penyakit, cedera, atau obat yang sedang dikonsumsi. Kejujuran penting karena tim medis perlu menilai kondisi peserta secara benar.
- Memakai lensa kontak tanpa membawa kacamata yang biasa digunakan. Peserta yang memiliki gangguan penglihatan sebaiknya menyiapkan perlengkapan pribadi sesuai kebutuhan pemeriksaan.
- Menunda perawatan gigi, mata, telinga, atau keluhan fisik lain. Semakin dekat dengan jadwal seleksi, semakin sempit waktu untuk memperbaiki masalah secara aman.
Menghindari kesalahan tersebut akan membuat persiapan terasa lebih terkendali. Kamu tetap perlu mengikuti arahan panitia, tetapi setidaknya kondisi dasar tubuh sudah dicek lebih dulu sebelum memasuki ruang pemeriksaan.
Mini FAQ
Apakah Rikkes Polri sama di semua jalur seleksi?
Prinsip pemeriksaannya mirip, tetapi detail teknis dapat menyesuaikan jalur seleksi dan ketentuan panitia. Karena itu, peserta tetap perlu membaca pengumuman resmi pada tahun pendaftaran yang sedang berjalan.
Apakah gigi berlubang bisa membuat gagal Rikkes?
Gigi berlubang dapat menjadi catatan jika kondisinya cukup berat atau mengganggu kesehatan mulut. Sebaiknya periksa ke dokter gigi lebih awal agar perawatan bisa selesai sebelum tes.
Apakah boleh olahraga berat sebelum tes kesehatan?
Olahraga tetap penting, tetapi latihan terlalu berat mendekati tes bisa menyebabkan kelelahan atau cedera. Gunakan intensitas yang wajar dan prioritaskan pemulihan tubuh menjelang pemeriksaan.
Apakah peserta harus medical check up mandiri dulu?
Medical check up mandiri tidak selalu diwajibkan, tetapi sangat membantu untuk mengetahui kondisi awal. Pemeriksaan sederhana di klinik atau puskesmas bisa memberi gambaran tentang tekanan darah, mata, gigi, dan keluhan umum lain.
Bagaimana kalau hasil pemeriksaan mandiri kurang baik?
Jangan panik dan jangan mencoba solusi instan tanpa arahan medis. Konsultasikan hasilnya ke dokter agar kamu tahu apakah kondisi tersebut bisa diperbaiki, dipantau, atau perlu penanganan lebih lanjut.
Ringkasan
Check up kesehatan Polri apa saja mencakup pemeriksaan fisik umum, indra, gigi, laboratorium, rontgen, EKG, dan kesehatan jiwa sesuai ketentuan seleksi. Setiap bagian memiliki tujuan yang berbeda, tetapi semuanya membantu menilai apakah peserta cukup sehat untuk mengikuti pendidikan dan tugas kepolisian.
Persiapan terbaik adalah mengecek kondisi tubuh sejak awal, memperbaiki pola hidup, dan mengikuti informasi resmi dari panitia seleksi. Untuk latihan seleksi Polri yang lebih terarah, kamu juga bisa menggunakan jadicasis.id sebagai pendamping belajar dan persiapan harian.
Sumber Referensi
- PUSDOKKES.POLRI.GO.ID – Panduan Tes Pemeriksaan Kesehatan Rikkes Polri: Syarat & Penilaian
- PENERIMAAN.POLRI.GO.ID – Penerimaan Polri
- PENERIMAAN.POLRI.GO.ID – Pengumuman Bintara Polri Tahun Anggaran 2026





