Struktur Polri memiliki pangkat dan jabatan yang berbeda fungsi. Pangkat menunjukkan tingkat kepangkatan anggota, sedangkan jabatan menunjukkan posisi atau tanggung jawab yang sedang diemban dalam organisasi.
Dalam struktur kepangkatan, pangkat polisi tertinggi adalah Jenderal Polisi. Sementara dalam struktur organisasi, posisi pimpinan tertinggi adalah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Laman resmi Polri juga menjelaskan bahwa Kapolri merupakan pimpinan Polri yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden serta berpangkat Jenderal Polisi.
Perbedaan Pangkat dan Jabatan Polri
Pangkat dan jabatan tidak boleh disamakan.
Peraturan mengenai administrasi kepangkatan Polri membagi golongan kepangkatan menjadi Perwira, Bintara, dan Tamtama. Ketentuan administrasi kepangkatan tersebut diatur melalui Peraturan Kepala Polri Nomor 3 Tahun 2016 yang telah mengalami perubahan, termasuk melalui Peraturan Polri Nomor 11 Tahun 2018.
Secara sederhana:
- Pangkat menunjukkan tingkat seorang anggota dalam jenjang kepangkatan.
- Jabatan menunjukkan posisi, tugas, dan tanggung jawab dalam organisasi.
- Anggota dengan pangkat yang sama belum tentu menduduki jabatan yang sama.
- Perubahan jabatan tidak selalu berarti pangkat otomatis berubah pada saat yang sama.
Contohnya, Jenderal Polisi adalah nama pangkat, sedangkan Kapolri adalah nama jabatan.
Baca juga: Strategi Mempersiapkan Tes Psikologi Polri dengan Efektif
Urutan Pangkat Polisi dari Terendah hingga Tertinggi

Struktur kepangkatan Polri dapat dipahami mulai dari Tamtama, Bintara, Perwira Pertama, Perwira Menengah, hingga Perwira Tinggi. Daftar pangkat berikut juga konsisten dengan susunan pangkat yang terdapat dalam tabel resmi pemerintah untuk anggota Polri.
| Kelompok | Urutan Pangkat dari Terendah ke Tertinggi |
|---|---|
| Tamtama | Bhayangkara Dua (Bharada), Bhayangkara Satu (Bharatu), Bhayangkara Kepala (Bharaka), Ajun Brigadir Polisi Dua (Abripda), Ajun Brigadir Polisi Satu (Abriptu), Ajun Brigadir Polisi (Abrip) |
| Bintara | Brigadir Polisi Dua (Bripda), Brigadir Polisi Satu (Briptu), Brigadir Polisi (Brigpol), Brigadir Polisi Kepala (Bripka), Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda), Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) |
| Perwira Pertama | Inspektur Polisi Dua (Ipda), Inspektur Polisi Satu (Iptu), Ajun Komisaris Polisi (AKP) |
| Perwira Menengah | Komisaris Polisi (Kompol), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) |
| Perwira Tinggi | Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol), Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol), Jenderal Polisi |
Dengan susunan tersebut, Bharada berada pada tingkat awal dalam daftar kepangkatan yang ditampilkan, sedangkan Jenderal Polisi berada pada tingkat paling atas. Tabel gaji resmi dalam PP Nomor 7 Tahun 2024 juga menempatkan Jenderal Polisi setelah Komisaris Jenderal Polisi pada jenjang Perwira Tinggi.
Pangkat Polisi Tertinggi
Pangkat polisi tertinggi adalah Jenderal Polisi.
Pangkat tersebut berada dalam kelompok Perwira Tinggi Polri dan berada di atas Komisaris Jenderal Polisi, Inspektur Jenderal Polisi, serta Brigadir Jenderal Polisi.
Dalam praktik struktur pimpinan Polri, Kapolri berpangkat Jenderal Polisi. Hal tersebut juga disebut langsung pada laman struktur organisasi resmi Polri.
Urutan Perwira Tinggi dari bawah ke atas adalah:
- Brigadir Jenderal Polisi.
- Inspektur Jenderal Polisi.
- Komisaris Jenderal Polisi.
- Jenderal Polisi.
Jadi, istilah pangkat polisi tertinggi merujuk pada Jenderal Polisi, bukan pada sebutan Kapolri.
Jenderal Polisi dan Kapolri, Apa Bedanya?
Perbedaannya terletak pada kategori istilah.
Jenderal Polisi adalah pangkat. Kapolri adalah jabatan.
Kapolri merupakan pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Situs resmi Polri menyatakan Kapolri berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden serta berpangkat Jenderal Polisi.
Per 20 Agustus 2026, profil pimpinan resmi Humas Polri masih mencantumkan Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Karena itu, saat membahas struktur Polri, kalimat “Kapolri adalah pangkat tertinggi” kurang tepat. Penjelasan yang lebih akurat adalah Kapolri merupakan jabatan pimpinan tertinggi Polri yang dijabat oleh perwira berpangkat Jenderal Polisi.
Baca juga: Latihan Soal TIU untuk Persiapan Tes Psikologi Polri
Urutan Jabatan Penting dalam Struktur Polri
Tidak ada satu daftar “urutan jabatan Polri” yang sama persis dengan urutan pangkat. Jabatan dibentuk berdasarkan struktur organisasi dan tingkat kesatuan.
Secara sederhana, jenjang pimpinan kewilayahan dapat dipahami seperti berikut:
| Tingkat Organisasi | Jabatan Pimpinan | Lingkup |
|---|---|---|
| Mabes Polri | Kapolri | Pimpinan Polri secara nasional |
| Mabes Polri | Wakapolri | Membantu Kapolri dalam penyelenggaraan organisasi |
| Polda | Kapolda | Memimpin Kepolisian Daerah |
| Polda | Wakapolda | Membantu Kapolda |
| Polres | Kapolres | Memimpin Kepolisian Resor |
| Polsek | Kapolsek | Memimpin Kepolisian Sektor |
Struktur tersebut merupakan penyederhanaan untuk membantu pembaca memahami tingkat organisasi. Di dalam Mabes, Polda, Polres, maupun Polsek terdapat berbagai unsur pengawas, pembantu pimpinan, pelaksana tugas pokok, pendukung, dan jabatan lainnya sesuai susunan organisasi masing-masing.
Struktur Mabes Polri telah mengalami penyesuaian melalui Peraturan Polri Nomor 4 Tahun 2025. Struktur Polda diperbarui melalui Peraturan Polri Nomor 6 Tahun 2025, sedangkan struktur Polres dan Polsek diperbarui melalui Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2025.
Struktur Polri dari Mabes hingga Polsek
Untuk memahami jabatan dengan lebih mudah, lihat tingkat organisasinya terlebih dahulu.
Mabes Polri
Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan tingkat pusat. Unsur pimpinan utamanya adalah Kapolri, dengan Wakapolri sebagai unsur pimpinan yang membantu Kapolri. Situs resmi e-PPID Polri menempatkan Kapolri sebagai pimpinan organisasi.
Di bawah struktur Mabes terdapat berbagai satuan organisasi dan Pejabat Utama Polri sesuai tugas masing-masing. Susunan Mabes telah beberapa kali diperbarui dan perubahan terbaru yang ditemukan adalah Peraturan Polri Nomor 4 Tahun 2025.
Polda
Kepolisian Daerah atau Polda merupakan struktur Polri pada tingkat daerah. Polda dipimpin oleh Kapolda dan memiliki Wakapolda serta berbagai unsur organisasi lain sesuai tipe Polda dan ketentuan yang berlaku.
Susunan organisasi dan tata kerja Polda terakhir diperbarui melalui Peraturan Polri Nomor 6 Tahun 2025, yang mengubah Peraturan Polri Nomor 14 Tahun 2018.
Polres
Kepolisian Resor atau Polres merupakan kesatuan kewilayahan di bawah Polda dan dipimpin oleh Kapolres.
Struktur Polres tidak hanya berisi Kapolres. Di dalamnya terdapat unsur pengawas, unsur pembantu pimpinan, unsur pelaksana tugas pokok, unsur pendukung, dan Polsek sebagai bagian dari struktur kewilayahan sesuai ketentuan organisasi.
Ketentuan organisasi Polres dan Polsek diperbarui melalui Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2025.
Polsek
Kepolisian Sektor atau Polsek merupakan struktur kewilayahan yang berada pada tingkat lebih dekat dengan masyarakat dan dipimpin oleh Kapolsek.
Susunan rinci Polsek dapat berbeda mengikuti klasifikasi organisasi dan ketentuan Polri. Karena itu, jabatan di tingkat Polsek tidak tepat disamakan langsung dengan satu pangkat tertentu untuk seluruh wilayah.
Baca juga: Panduan Latihan Fisik Agar Lolos Tes Kesamaptaan Polri
Apakah Jabatan Menentukan Pangkat Polisi?
Jabatan dan pangkat memiliki hubungan dalam pembinaan karier, tetapi keduanya tetap berbeda.
Pangkat merupakan tingkatan kepangkatan anggota. Sementara jabatan menunjukkan posisi yang diberikan kepada anggota untuk melaksanakan fungsi dan tanggung jawab tertentu.
Karena itu, sebaiknya hindari membuat rumus seperti “semua Kapolres pasti berpangkat X” atau “semua Kapolda pasti berpangkat Y” tanpa melihat ketentuan organisasi dan klasifikasi kesatuannya. Struktur organisasi Polri dapat mengalami perubahan dan sejumlah jabatan memiliki persyaratan kepangkatan yang berbeda.
Bagaimana Kenaikan Pangkat Anggota Polri?

Kenaikan pangkat merupakan bagian dari pembinaan karier anggota Polri dan tidak sekadar berdasarkan lamanya berdinas.
Peraturan mengenai administrasi kepangkatan mengatur mekanisme kepangkatan anggota Polri, termasuk berbagai jenis dan proses kenaikan pangkat. Aturan dasarnya terdapat pada Perka Polri Nomor 3 Tahun 2016 yang telah diubah, terakhir melalui Peraturan Polri Nomor 11 Tahun 2018 dalam rangkaian aturan tersebut.
Polri masih menjalankan proses kenaikan pangkat dalam pembinaan personel. Pada periode 30 Juni 2026, Polri mengumumkan kenaikan pangkat bagi puluhan ribu personel yang terdiri dari Perwira Tinggi, Perwira Menengah, Perwira Pertama, Bintara, dan Tamtama.
Artinya, perjalanan menuju tingkat Perwira Tinggi merupakan bagian dari proses karier yang panjang dan mengikuti mekanisme serta persyaratan yang berlaku.
Baca juga: Kiat Mengatur Strategi Belajar Saat Persiapan Seleksi Polri
Mini FAQ
- Apa pangkat polisi tertinggi?
Pangkat polisi tertinggi adalah Jenderal Polisi, yang termasuk kelompok Perwira Tinggi dan berada di atas Komisaris Jenderal Polisi. - Apa jabatan tertinggi di Polri?
Jabatan pimpinan tertinggi adalah Kapolri atau Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kapolri berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. - Apakah Kapolri dan Jenderal Polisi sama?
Tidak. Jenderal Polisi adalah pangkat, sedangkan Kapolri adalah jabatan. Dalam struktur resmi Polri, Kapolri berpangkat Jenderal Polisi. - Siapa Kapolri saat ini?
Per 20 Agustus 2026, profil resmi Humas Polri mencantumkan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. - Apa pangkat sebelum Jenderal Polisi?
Pangkat tepat di bawah Jenderal Polisi adalah Komisaris Jenderal Polisi atau Komjen Pol. - Apa urutan Perwira Tinggi Polri?
Dari bawah ke atas adalah Brigjen Pol, Irjen Pol, Komjen Pol, kemudian Jenderal Polisi. - Apa pangkat awal dalam struktur Polri?
Pada kelompok Tamtama, jenjang yang tercantum paling awal adalah Bhayangkara Dua atau Bharada. - Apakah pangkat dan jabatan selalu naik bersamaan?
Tidak tepat menyamakan keduanya. Pangkat merupakan tingkatan kepangkatan, sementara jabatan merupakan posisi dalam struktur organisasi dan memiliki mekanisme penempatan tersendiri.
Ringkasan
Pangkat polisi tertinggi adalah Jenderal Polisi, yang berada pada kelompok Perwira Tinggi. Di bawahnya secara berurutan terdapat Komjen Pol, Irjen Pol, dan Brigjen Pol.
Sementara itu, Kapolri adalah jabatan, bukan nama pangkat. Kapolri merupakan pimpinan Polri yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden serta dalam struktur resmi berpangkat Jenderal Polisi.
Struktur jabatan Polri juga tidak sama dengan urutan pangkat. Secara organisasi, Polri memiliki tingkat pusat di Mabes Polri dan struktur kewilayahan seperti Polda, Polres, serta Polsek. Regulasi organisasinya terus diperbarui, termasuk melalui Peraturan Polri Nomor 4, Nomor 6, dan Nomor 7 Tahun 2025.
Sumber Resmi
- Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2016 tentang Administrasi Kepangkatan Anggota Polri, beserta perubahannya melalui Peraturan Polri Nomor 11 Tahun 2018.
- PP Nomor 7 Tahun 2024 yang memuat struktur pangkat anggota Polri dalam tabel gaji resmi pemerintah.
- e-PPID Polri — Struktur Organisasi Polri dan kedudukan Kapolri.
- Peraturan Polri Nomor 4 Tahun 2025 tentang perubahan susunan organisasi dan tata kerja tingkat Mabes Polri.
- Peraturan Polri Nomor 6 Tahun 2025 tentang perubahan susunan organisasi dan tata kerja Kepolisian Daerah.
- Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2025 tentang perubahan susunan organisasi dan tata kerja Polres dan Polsek.



