Seleksi akademik Polri menjadi salah satu tahap penting dalam penerimaan calon anggota Polri, baik untuk jalur Akpol, Bintara, maupun Tamtama. Tahap ini mengukur kemampuan berpikir, ketelitian, pemahaman bahasa, serta wawasan kebangsaan yang dibutuhkan sebelum peserta melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Karena pelaksanaan tes menggunakan sistem yang terukur dan berbasis jadwal resmi, persiapan tidak cukup hanya mengandalkan hafalan soal. Peserta perlu memahami materi utama, pola pengerjaan, dan jadwal seleksi tiap jalur agar latihan lebih terarah sejak awal.
Daftar Isi
Fungsi Tes Akademik
Tes akademik digunakan untuk melihat kesiapan dasar peserta dalam memahami informasi, mengolah angka, dan menjawab soal secara logis. Dalam seleksi akademik Polri, nilai yang baik dapat membantu peserta bersaing lebih kuat bersama hasil tahapan lain seperti psikologi, kesehatan, jasmani, dan administrasi.
Tahap ini juga menunjukkan apakah peserta mampu bekerja cepat tanpa kehilangan ketelitian. Kemampuan seperti membaca instruksi, memilih jawaban paling tepat, dan menjaga fokus selama ujian sangat penting karena waktu pengerjaan biasanya terbatas.
Bagi calon anggota Polri, kesiapan akademik bukan hanya urusan nilai di atas kertas. Pemahaman materi membantu peserta membangun pola pikir yang rapi, disiplin, dan siap menghadapi proses seleksi yang berjalan objektif.
Baca Juga: Lemdiklat Polri Persiapan Seleksi 2026 dengan Strategi Efektif!
Materi Uji Akademik

Materi uji akademik perlu dipelajari secara bertahap agar peserta tidak hanya menghafal jawaban. Fokus terbaik adalah memahami konsep dasar, lalu melatih kecepatan melalui simulasi soal yang mirip dengan format tes.
1. Matematika Dasar
Matematika dasar biasanya menuntut kemampuan menghitung cepat, membaca pola, dan menyelesaikan soal aritmatika sederhana. Peserta perlu membiasakan diri dengan operasi bilangan, persentase, perbandingan, deret angka, serta pembacaan tabel atau grafik.
2. Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia menguji kemampuan memahami bacaan, menyusun kalimat efektif, dan mengenali penggunaan ejaan yang tepat. Latihan membaca cepat sangat membantu karena peserta harus memahami maksud soal tanpa terjebak pilihan jawaban yang mirip.
3. Wawasan Kebangsaan
Wawasan kebangsaan berkaitan dengan Pancasila, UUD 1945, sejarah nasional, dan nilai-nilai dasar kehidupan bernegara. Materi ini penting karena tugas kepolisian menuntut pemahaman kuat terhadap hukum, masyarakat, dan identitas kebangsaan.
4. Penalaran Umum
Penalaran umum membantu peserta menyelesaikan soal yang membutuhkan logika, analisis hubungan, dan pengambilan kesimpulan. Kemampuan ini bisa dilatih dengan membahas soal secara rutin, bukan sekadar melihat kunci jawaban.
Baca Juga: Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian dan Perannya bagi Casis
Jadwal Seleksi 2026

Jadwal tes akademik perlu dibaca sesuai jalur pendaftaran karena Akpol, Bintara, dan Tamtama memiliki tahapan serta rentang waktu yang berbeda. Berdasarkan jadwal resmi Penerimaan Polri 2026, peserta sebaiknya mengecek ulang jadwal pada akun dan panitia daerah masing-masing agar tidak tertinggal informasi teknis.
1. Akpol
Untuk jalur Taruna Akpol, jadwal resmi mencantumkan CAT Uji Akademik pada 6 Mei sampai 11 Mei 2026. Karena tanggal ini sudah dekat, peserta perlu memprioritaskan simulasi CAT, penguatan materi lemah, dan pengaturan waktu istirahat.
2. Bintara
Untuk jalur Bintara Polri, jadwal resmi mencantumkan Uji Akademik, Uji Komputer, dan TKK Bakomsus pada 12 Mei sampai 26 Mei 2026. Peserta Bintara perlu menyesuaikan latihan dengan kebutuhan jalur yang dipilih, terutama jika formasi mensyaratkan kemampuan khusus.
3. Tamtama
Untuk jalur Tamtama Polri, jadwal resmi mencantumkan Uji Akademik pada 24 Mei sampai 26 Mei 2026. Rentang waktu yang lebih singkat membuat peserta perlu datang dengan kesiapan materi yang sudah matang sebelum hari pelaksanaan.
Strategi Latihan CAT
Strategi latihan untuk seleksi akademik Polri harus dibuat sederhana, konsisten, dan mudah dievaluasi. Dengan begitu, peserta bisa melihat perkembangan nilai dari waktu ke waktu serta memperbaiki bagian yang masih sering salah.
1. Simulasi Berkala
Lakukan simulasi soal dengan batas waktu agar terbiasa mengambil keputusan cepat. Setelah latihan selesai, catat jenis soal yang salah dan ulangi pembahasannya sampai benar-benar paham.
2. Manajemen Waktu
Jangan menghabiskan terlalu banyak waktu pada satu soal yang sulit. Dahulukan soal yang bisa dikerjakan dengan yakin, lalu kembali ke soal yang membutuhkan perhitungan atau analisis lebih panjang.
3. Evaluasi Materi
Evaluasi hasil latihan perlu dilakukan setiap beberapa hari agar persiapan tidak berjalan asal banyak soal. Jika nilai matematika masih rendah, tambah porsi latihan angka; jika bacaan sering salah, perkuat latihan memahami teks dan pilihan jawaban.
Persiapan yang baik membuat peserta lebih tenang saat menghadapi seleksi akademik Polri. Kunci utamanya adalah memahami materi, mengikuti jadwal resmi, menjaga kondisi tubuh, dan melatih konsentrasi secara konsisten.
Jika ingin latihan lebih terarah, peserta dapat menggunakan panduan belajar dan simulasi yang relevan melalui jadicasis.id. Gunakan latihan tersebut sebagai pendamping belajar, sambil tetap memantau informasi resmi dari panitia Penerimaan Polri.
Sumber Referensi
- PENERIMAAN.POLRI.GO.ID – Penerimaan Polri
- PENERIMAAN.POLRI.GO.ID – Seleksi Penerimaan Polri





