Syarat masuk Brimob pada seleksi Polri 2026 wajib dipahami sejak awal agar persiapan tidak salah arah. Calon peserta perlu mengetahui bahwa rekrutmen Brimob tahun ini mencakup jalur Bintara Brimob Polri dan Tamtama Brimob Polri, dengan ketentuan usia, pendidikan, dokumen, dan tahapan tes yang berbeda.
Banyak peserta hanya fokus latihan fisik, padahal syarat masuk Brimob juga menuntut kelengkapan administrasi, domisili yang sesuai, serta kesiapan mengikuti seluruh tahapan seleksi resmi. Kalau dari awal kamu sudah paham jalurnya, peluang untuk lolos verifikasi dan bertahan sampai tahap akhir tentu jauh lebih besar.
Daftar Isi
- Jalur Penerimaan Brimob 2026
- Syarat Umum Calon Brimob
- Dokumen Pendaftaran Calon Brimob
- Tahapan Seleksi Calon Brimob
- Tips Persiapan Sebelum Seleksi
Jalur Penerimaan Brimob 2026
Pada penerimaan Polri 2026, calon anggota Brimob bisa memperhatikan dua jalur yang paling relevan, yaitu Bintara Brimob Polri dan Tamtama Brimob Polri. Keduanya sama-sama berada dalam lingkungan Brimob, tetapi syarat pendidikan, batas usia, jadwal pendaftaran, dan detail seleksinya tidak sama.
Secara umum, syarat masuk Brimob harus dibaca berdasarkan jalur yang benar agar tidak tertukar antara Bintara dan Tamtama. Selain itu, portal resmi Polri juga menegaskan bahwa pendaftar tidak diperbolehkan mendaftar di lebih dari satu jalur seleksi pada waktu yang sama.
1. Bintara Brimob Polri
Jalur ini terbuka bagi peserta pria dengan latar pendidikan minimal SMA/sederajat, serta juga membuka ruang bagi lulusan diploma dan sarjana sesuai ketentuan resmi. Berdasarkan jadwal resmi tahun anggaran 2026, pendaftaran online dan verifikasi Bintara Brimob berlangsung pada 10 sampai 18 November 2025.
2. Tamtama Brimob Polri
Jalur ini ditujukan untuk calon Tamtama Polri yang nantinya dapat ditempatkan sebagai Tamtama Brimob Polri. Pada jalur 2026, pendaftaran online dan verifikasi tercantum berlangsung pada 9 sampai 30 Maret 2026, dengan pendidikan pembentukan dimulai 20 Juli 2026.
Baca Juga: Jurusan Akpol Penting untuk Persiapan Seleksi Ketat 2026!
Syarat Umum Calon Brimob

Ada syarat umum yang berlaku sebagai dasar sebelum masuk ke ketentuan khusus tiap jalur. Syarat ini mengacu pada ketentuan resmi Polri dan menjadi fondasi awal sebelum peserta dinilai lebih lanjut pada tahap administrasi, kesehatan, psikologi, dan jasmani.
Kalau salah satu syarat dasar ini tidak terpenuhi, peserta bisa gugur sejak awal. Karena itu, penting untuk memeriksa semua poin sebelum membuat akun dan mengunggah berkas di portal penerimaan resmi.
1. Syarat dasar umum
- Warga negara Indonesia.
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
- Pendidikan paling rendah SMU/sederajat.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak pernah dipidana, dibuktikan dengan SKCK.
- Berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan tidak tercela.
2. Ketentuan khusus Bintara
- Jenis kelamin pria.
- Bukan anggota atau mantan anggota Polri, TNI, dan PNS.
- Belum pernah mengikuti pendidikan pembentukan Polri, TNI, atau sekolah kedinasan lain.
- Lulusan SMA, SMK, MA, MAK, SPM, PDF, atau lulusan D-IV dan S-1 sesuai syarat resmi.
- Nilai rata-rata ijazah minimal 70,00 atau B untuk peserta umum, dengan ketentuan khusus bagi wilayah tertentu di Papua.
- Usia minimal 17 tahun 7 bulan saat pembukaan pendidikan.
- Batas usia maksimal SMA/sederajat 23 tahun, D-I sampai D-III 24 tahun, dan D-IV atau S-1 27 tahun saat pembukaan pendidikan.
- Belum pernah menikah dan belum memiliki anak biologis.
- Tidak bertato dan tidak bertindik, kecuali karena ketentuan agama atau adat.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
- Domisili minimal 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar, kecuali ketentuan khusus bagi OAP.
- Tinggi badan minimal 165 cm untuk umum, dengan ketentuan khusus ras Melanesia di wilayah tertentu.
3. Ketentuan khusus Tamtama
- Jenis kelamin pria.
- Bukan anggota atau mantan anggota Polri, TNI, dan PNS.
- Belum pernah mengikuti pendidikan pembentukan Polri, TNI, atau sekolah kedinasan lain.
- Lulusan SMA, MA, SMK, MAK, SPM, atau PDF sesuai syarat resmi.
- Bagi siswa kelas XII tahun 2026, nilai rata-rata rapor semester I kelas X sampai semester V kelas XII minimal 70,00 atau B untuk peserta umum.
- Usia minimal 17 tahun 7 bulan dan maksimal 22 tahun saat pembukaan pendidikan.
- Tinggi badan minimal 165 cm untuk umum, sedangkan ketentuan khusus ras Melanesia minimal 163 cm.
- Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan.
- Bersedia menjalani ikatan dinas pertama minimal 10 tahun sejak diangkat menjadi Tamtama Polri.
- Memiliki persetujuan orang tua atau wali.
- Tidak bertato, tidak bertindik, bebas narkoba, dan tidak terikat perjanjian dinas dengan instansi lain.
- Domisili sesuai ketentuan resmi di Polda tempat mendaftar.
Baca Juga: Psikotes Akpol Persiapan Lolos dengan Strategi Ampuh!
Dokumen Pendaftaran Calon Brimob
Setelah memahami syarat dasar dan syarat khusus, calon peserta perlu fokus pada berkas. Banyak peserta gagal bukan karena nilai tes rendah, melainkan karena dokumen tidak lengkap, tidak sesuai format, atau terlambat diverifikasi di Polres atau Polda.
Pada jalur Bintara maupun Tamtama, peserta wajib membawa dokumen asli dan fotokopi rangkap 2 saat verifikasi offline. Namun, ada detail tertentu yang berbeda, misalnya warna latar pas foto pada masing-masing jalur.
1. Berkas inti pendaftaran
- KTP asli dan fotokopi.
- Kartu Keluarga asli dan fotokopi yang dilegalisir bila diperlukan.
- Akta kelahiran asli dan fotokopi yang dilegalisir bila diperlukan.
- Ijazah asli dan fotokopi yang dilegalisir sesuai ketentuan, beserta transkrip nilai.
- SKCK asli dan fotokopi legalisir dari Polres penerbit.
- Hasil cetak form registrasi online.
- Daftar riwayat hidup hasil cetak registrasi.
- Surat persetujuan orang tua atau wali.
- Surat permohonan menjadi anggota Polri yang ditulis tangan.
- Surat pernyataan belum pernah menikah.
- Surat perjanjian ikatan dinas pertama.
- Surat pernyataan tidak terikat perjanjian dengan instansi lain.
2. Detail penting berkas
- Pas foto Bintara Brimob ukuran 4×6 berlatar kuning sebanyak 10 lembar.
- Pas foto Tamtama Polri ukuran 4×6 berlatar merah sebanyak 10 lembar.
- Bagi lulusan luar negeri, ijazah harus mendapat pengesahan dari kementerian terkait.
- Bagi peserta yang sudah bekerja tetap, wajib membawa persetujuan atau rekomendasi dari pimpinan instansi.
- Bagi peserta yang lulus terpilih, kartu BPJS Kesehatan aktif juga wajib dilampirkan.
Tahapan Seleksi Calon Brimob

Seleksi Brimob tidak berhenti pada pendaftaran online. Peserta harus melewati rangkaian tes yang cukup panjang, mulai dari pemeriksaan administrasi awal sampai sidang kelulusan akhir, sehingga persiapan harus dilakukan secara bertahap dan terukur.
Setiap jalur memiliki urutan jadwal yang bisa berbeda, tetapi pola besarnya sama. Karena itu, calon peserta perlu rutin mengecek perkembangan jadwal di portal resmi agar tidak tertinggal tahapan penting.
1. Urutan seleksi Bintara
- Pendaftaran online dan verifikasi.
- Pakta integritas dan rikmin awal.
- Pemeriksaan kesehatan tahap I.
- CAT psikologi tahap I.
- CAT uji akademik.
- Pemeriksaan EKG.
- Uji kesamaptaan jasmani dan antropometri.
- Sidang menuju rikkes II.
- Pemeriksaan kesehatan tahap II.
- Wawancara PMK dan psikologi tahap II.
- Rikmin akhir.
- Sidang kelulusan akhir.
2. Urutan seleksi Tamtama
- Pendaftaran online dan verifikasi.
- Pakta integritas.
- Rikmin awal.
- Rikkes I.
- CAT psikologi I.
- CAT uji akademik.
- Pelaksanaan EKG.
- Uji jasmani dan antropometri.
- Sidang menuju rikkes II.
- Rikkes II termasuk keswa.
- Psikologi II wawancara.
- Pendalaman PMK.
- Rikmin akhir.
- Sidang terbuka penetapan kelulusan akhir.
3. Nilai batas penting
- Nilai akhir tes psikologi kategori memenuhi syarat minimal 61.
- Nilai batas lulus jasmani kategori memenuhi syarat adalah 41,00.
- Setiap item tes jasmani tidak boleh bernilai 0.

Tips Persiapan Sebelum Seleksi
Persiapan yang baik bukan hanya soal latihan lari atau push up. Kamu juga harus menyiapkan strategi administrasi, kesehatan, belajar materi CAT, serta memastikan semua dokumen aman sebelum masa verifikasi dibuka.
Semakin rapi persiapan sejak awal, semakin kecil risiko gugur karena hal teknis. Fokus utama calon peserta adalah disiplin, teliti, dan konsisten mengikuti informasi resmi dari portal penerimaan Polri.
- Tentukan dulu ingin fokus ke jalur Bintara Brimob atau Tamtama Brimob.
- Siapkan seluruh berkas asli dan fotokopi jauh sebelum verifikasi.
- Cek masa berlaku SKCK dan pastikan data di KK, KTP, dan akta konsisten.
- Latih fisik secara bertahap, terutama lari, kekuatan otot, renang, dan daya tahan.
- Belajar materi pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, penalaran numerik, dan bahasa sesuai jalur.
- Jaga pola tidur, berat badan, dan kesehatan umum menjelang rikkes.
- Jangan percaya calo, sponsor, atau pihak yang menjanjikan kelulusan.
- Rutin cek pengumuman dan jadwal terbaru di penerimaan.polri.go.id.
Dengan memahami syarat masuk Brimob secara tepat, kamu bisa menyusun persiapan yang lebih fokus dan tidak terjebak informasi yang tercampur antara jalur Bintara dan Tamtama. Kunci utamanya adalah membaca pengumuman resmi, menyiapkan dokumen dengan teliti, lalu menjaga performa fisik dan mental sampai seluruh tahapan selesai.
Sumber Referensi
- PENERIMAAN.POLRI.GO.ID – PENGUMUMAN BINTARA BRIMOB POLRI TAHUN ANGGARAN 2026
- PENERIMAAN.POLRI.GO.ID – PEMBERITAHUAN JADWAL BINTARA BRIMOB POLRI TAHUN ANGGARAN 2026
- PENERIMAAN.POLRI.GO.ID – PENGUMUMAN TAMTAMA POLRI TAHUN ANGGARAN 2026
- PENERIMAAN.POLRI.GO.ID – JADWAL SELEKSI TAMTAMA POLRI 2026





