Gaji Pokok Polisi Bintara pada 2026 masih mengacu pada PP Nomor 7 Tahun 2024. Hingga Agustus 2026, aturan tersebut masih menjadi dasar terbaru tabel gaji anggota Polri. Untuk kelompok Bintara, gaji pokok berada mulai Rp2.272.100 hingga Rp4.355.400, tergantung pangkat dan Masa Kerja Golongan atau MKG.
Bintara Polri termasuk dalam Golongan II, dengan jenjang dari Brigadir Polisi Dua (Bripda) hingga Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu). Gaji pokok ini belum termasuk tunjangan kinerja, tunjangan keluarga, pangan, jabatan, maupun komponen lainnya.
Daftar Isi
- Gaji Pokok Polisi Bintara 2026
- Urutan Pangkat Bintara Polri
- Tabel Gaji Pokok Bintara Berdasarkan Pangkat
- Gaji Bripda, Briptu, dan Brigpol
- Gaji Bripka, Aipda, dan Aiptu
- Pengaruh Masa Kerja terhadap Gaji Bintara
- Perbedaan Gaji Pokok, Tunjangan, dan Take Home Pay
- Komponen Penghasilan Anggota Polri
- Mini FAQ
- Kesimpulan
Gaji Pokok Polisi Bintara 2026

Bintara merupakan salah satu kelompok kepangkatan anggota Polri. Dalam sistem penggajian Polri, Bintara berada pada Golongan II.
Gaji tidak ditentukan hanya berdasarkan status sebagai Bintara. Nominal aktual ditentukan oleh dua faktor utama:
- pangkat;
- Masa Kerja Golongan (MKG).
Berikut gambaran ringkasnya:
| Keterangan | Informasi |
|---|---|
| Kelompok kepangkatan | Bintara Polri |
| Golongan gaji | Golongan II |
| Pangkat awal | Brigadir Polisi Dua (Bripda) |
| Pangkat tertinggi | Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) |
| Gaji pokok terendah | Rp2.272.100 |
| Gaji pokok tertinggi | Rp4.355.400 |
| Faktor pembeda | Pangkat dan MKG |
| Dasar terbaru | PP Nomor 7 Tahun 2024 |
PP Nomor 7 Tahun 2024 mengubah lampiran tabel gaji anggota Polri dan penyesuaiannya berlaku terhitung sejak 1 Januari 2024. Sampai pembaruan artikel ini belum ada PP baru yang menggantikan tabel tersebut.
Baca juga: Panduan Lengkap Seleksi Administrasi Polri
Urutan Pangkat Bintara Polri
Urutan Bintara Polri dari tingkat paling rendah sampai tertinggi adalah:
- Brigadir Polisi Dua (Bripda)
- Brigadir Polisi Satu (Briptu)
- Brigadir Polisi (Brigpol)
- Brigadir Polisi Kepala (Bripka)
- Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda)
- Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu)
Struktur tersebut juga masih terlihat dalam kenaikan pangkat resmi personel Polri periode Juli 2026, mulai dari Bripda ke Briptu, Briptu ke Brigpol, Brigpol ke Bripka, Bripka ke Aipda, hingga Aipda ke Aiptu.
Jadi, tabel lama yang menggunakan istilah Golongan I/a, I/c, II/a, hingga III/a untuk menjelaskan Bintara Polri perlu dihapus karena tidak sesuai dengan struktur kepangkatan dan tabel gaji Polri yang digunakan saat ini.
Baca juga: Tips Persiapan Lengkap untuk Seleksi Polisi Bintara Agar Sukses
Tabel Gaji Pokok Bintara Berdasarkan Pangkat
Berikut rincian Gaji Pokok Polisi Bintara berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 2024.
| Pangkat | Singkatan | Gaji Minimum | Gaji Maksimum |
|---|---|---|---|
| Brigadir Polisi Dua | Bripda | Rp2.272.100 | Rp3.733.700 |
| Brigadir Polisi Satu | Briptu | Rp2.343.100 | Rp3.850.500 |
| Brigadir Polisi | Brigpol | Rp2.416.400 | Rp3.971.000 |
| Brigadir Polisi Kepala | Bripka | Rp2.492.000 | Rp4.095.200 |
| Ajun Inspektur Polisi Dua | Aipda | Rp2.570.000 | Rp4.223.300 |
| Ajun Inspektur Polisi Satu | Aiptu | Rp2.650.300 | Rp4.355.400 |
Rentang tersebut merupakan gaji pokok. Angka maksimum tidak boleh disebut sebagai gaji awal seluruh anggota pada pangkat tersebut.
Sebagai contoh, Bripda tidak otomatis menerima Rp3.733.700 ketika baru berada pada pangkat tersebut. Nominal aktual mengikuti posisi MKG di dalam tabel resmi.
Gaji Bripda, Briptu, dan Brigpol
Tiga jenjang awal Bintara dimulai dari Bripda, kemudian Briptu dan Brigpol.
| Pangkat | Gaji Minimum | Gaji Maksimum |
|---|---|---|
| Bripda | Rp2.272.100 | Rp3.733.700 |
| Briptu | Rp2.343.100 | Rp3.850.500 |
| Brigpol | Rp2.416.400 | Rp3.971.000 |
Bripda merupakan titik awal kelompok Bintara. Pada bagian awal tabel gaji, nominalnya sebesar Rp2.272.100. Seiring masa kerja dan perkembangan pangkat, gaji pokok mengikuti posisi yang berlaku dalam tabel pemerintah.
Kenaikan pangkat Bintara dari Bripda menuju Briptu dan selanjutnya masih digunakan Polri pada 2026. Hal tersebut terlihat pada laporan resmi kenaikan pangkat personel di sejumlah satuan Polri.
Gaji Bripka, Aipda, dan Aiptu

Pada jenjang berikutnya terdapat Bripka, Aipda, dan Aiptu.
| Pangkat | Gaji Minimum | Gaji Maksimum |
|---|---|---|
| Bripka | Rp2.492.000 | Rp4.095.200 |
| Aipda | Rp2.570.000 | Rp4.223.300 |
| Aiptu | Rp2.650.300 | Rp4.355.400 |
Aiptu merupakan pangkat tertinggi dalam kelompok Bintara Polri. Namun, angka Rp4.355.400 bukan berarti semua Aiptu mendapatkan gaji pokok sebesar itu.
Nominal tersebut merupakan batas atas tabel Aiptu berdasarkan MKG tertentu. Personel Aiptu dengan masa kerja berbeda dapat menerima gaji pokok yang berbeda.
Pengaruh Masa Kerja terhadap Gaji Bintara
Masa Kerja Golongan menjadi alasan mengapa dua anggota berpangkat sama belum tentu mendapatkan gaji pokok yang identik.
Contohnya, dua anggota sama-sama berpangkat Bripka bisa berada pada posisi MKG berbeda. Akibatnya, nominal gaji pokok yang diterima juga berbeda meskipun nama pangkatnya sama.
Secara sederhana:
| Kondisi | Dampak pada Gaji Pokok |
|---|---|
| Pangkat berbeda | Rentang tabel gaji berbeda |
| Pangkat sama, MKG berbeda | Nominal gaji dapat berbeda |
| MKG bertambah sesuai ketentuan | Posisi dalam tabel gaji dapat berubah |
| Naik pangkat | Mengikuti tabel pangkat yang baru sesuai aturan |
Karena itu, penjelasan gaji Bintara yang hanya menampilkan satu angka tanpa menyebut masa kerja berpotensi membuat pembaca salah memahami besaran sebenarnya.
Perbedaan Gaji Pokok, Tunjangan, dan Take Home Pay
Gaji pokok tidak sama dengan penghasilan bersih.
| Komponen | Penjelasan |
|---|---|
| Gaji pokok | Penghasilan dasar berdasarkan pangkat dan MKG |
| Tunjangan kinerja | Mengikuti kelas jabatan dan ketentuan kinerja |
| Tunjangan keluarga | Diberikan sesuai syarat keluarga |
| Tunjangan pangan | Mengikuti ketentuan pembayaran anggota Polri |
| Tunjangan jabatan | Bergantung pada jabatan yang diduduki |
| Take home pay | Penerimaan setelah memperhitungkan hak dan potongan |
Pusat Keuangan Polri mencatat komponen belanja pegawai anggota Polri tidak hanya terdiri atas gaji pokok. Komponennya juga dapat mencakup tunjangan pasangan, anak, pangan/beras, lauk pauk, jabatan, hingga tunjangan khusus sesuai ketentuan.
Secara konseptual:
Gaji pokok + tunjangan yang menjadi hak − potongan = penghasilan bersih
Karena kondisi setiap anggota berbeda, tidak ada satu angka “gaji bersih Bintara” yang bisa diterapkan kepada seluruh Bripda hingga Aiptu.
Komponen Penghasilan Anggota Polri
Selain gaji pokok, Bintara Polri dapat memperoleh komponen lain sesuai persyaratan masing-masing.
Puskeu Polri mencantumkan beberapa komponen pembayaran anggota Polri seperti:
- tunjangan istri atau suami;
- tunjangan anak;
- tunjangan pangan atau beras;
- tunjangan lauk pauk;
- tunjangan jabatan struktural atau fungsional;
- tunjangan tertentu sesuai kondisi penugasan;
- komponen lain berdasarkan peraturan yang berlaku.
Tunjangan kinerja Polri sendiri masih diatur melalui Perpres Nomor 103 Tahun 2018 yang berstatus berlaku. Sistemnya menggunakan kelas jabatan, sehingga pangkat Bintara saja belum cukup untuk menentukan besarnya tukin seseorang.
Artinya, tidak tepat membuat klaim seperti “semua Bripda mendapat tukin sekian” jika kelas jabatannya belum diketahui.
Gambaran Bintara dalam Jenjang Karier Polri
Bintara merupakan kelompok kepangkatan tersendiri dalam Polri. Dalam proses karier, personel dapat mengalami kenaikan pangkat dari Bripda hingga Aiptu sesuai ketentuan yang berlaku.
Laporan resmi Polri pada periode 1 Juli 2026 menunjukkan kenaikan dari:
- Bripda menjadi Briptu;
- Briptu menjadi Brigpol;
- Brigpol menjadi Bripka;
- Bripka menjadi Aipda;
- Aipda menjadi Aiptu.
Kenaikan pangkat tidak sebaiknya dipahami hanya sebagai kenaikan penghasilan. Polri juga menekankan bahwa kenaikan pangkat membawa peningkatan tanggung jawab, profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan.
Baca juga: Pangkat Bintara Polri: Kenali Urutan Pangkat dan Tahapan Seleksinya agar Makin Siap
Mini FAQ
- Berapa Gaji Pokok Polisi Bintara 2026?
Rentangnya Rp2.272.100–Rp4.355.400, tergantung pangkat dan Masa Kerja Golongan. - Berapa gaji pokok Bripda?
Bripda memiliki rentang gaji pokok Rp2.272.100–Rp3.733.700. - Berapa gaji pokok Aiptu?
Gaji pokok Aiptu berada pada rentang Rp2.650.300–Rp4.355.400. - Apa pangkat Bintara Polri paling tinggi?
Pangkat tertinggi dalam kelompok Bintara adalah Ajun Inspektur Polisi Satu atau Aiptu. - Apakah semua Bintara dengan pangkat sama mendapat gaji yang sama?
Belum tentu. Perbedaan Masa Kerja Golongan dapat membuat nominal gaji pokok berbeda. - Apakah gaji pokok Bintara sudah termasuk tukin?
Tidak. Gaji pokok dan tunjangan kinerja merupakan komponen berbeda. - Apakah Gaji Pokok Polisi Bintara naik pada 2026?
Hingga Agustus 2026, tabel gaji masih mengacu pada PP Nomor 7 Tahun 2024. Belum ada PP baru yang menggantikan tabel tersebut. - Apakah Rp4,35 juta merupakan gaji semua Bintara?
Tidak. Rp4.355.400 merupakan batas tertinggi tabel Aiptu pada MKG tertentu, bukan gaji seluruh anggota Bintara.
Kesimpulan
Gaji Pokok Polisi Bintara pada 2026 berada di rentang Rp2.272.100 hingga Rp4.355.400 berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 2024. Jenjang Bintara dimulai dari Bripda, Briptu, Brigpol, Bripka, Aipda, hingga Aiptu. Nominal gaji setiap anggota ditentukan oleh pangkat dan Masa Kerja Golongan, sehingga dua personel berpangkat sama belum tentu menerima nilai gaji pokok identik.
Angka tersebut hanya menunjukkan gaji pokok, bukan penghasilan bersih. Total penerimaan dapat mencakup tukin, tunjangan keluarga, pangan, jabatan, serta komponen lain yang menjadi hak personel, kemudian dikurangi potongan yang berlaku. Karena itu, istilah “nominal bersih” sebaiknya tidak digunakan sebagai pengganti Gaji Pokok Polisi Bintara.




