Sering kali casis menumpuk latihan lari dan soal, lalu baru sadar bahwa seleksi juga menguji kesehatan, administrasi, mental, dan konsistensi jawaban. Karena itu, memahami tahapan lengkap tes Polri yang harus disiapkan casis sejak awal akan membantu kamu membagi waktu tanpa panik ketika jadwal tes mulai rapat.
Artikel ini menguraikan urutan seleksi, fokus persiapan pada setiap tes, serta cara menyusun latihan yang realistis. Baca alurnya sampai selesai, lalu cocokkan kembali dengan pengumuman resmi sesuai jalur Akpol, SIPSS, Bintara, atau Tamtama yang kamu pilih.
Daftar Isi
- 1. Urutan Lengkap Tes Polri
- 2. Siapkan Administrasi Seleksi Polri
- 3. Pahami Dua Tahap Kesehatan
- 4. Latih Psikologi dan Akademik
- 5. Bangun Kesiapan Jasmani Polri
- 6. Siapkan PMK dan Sidang
- 7. Bagaimana Menjadwalkan Latihan Tes Polri
- Mini FAQ
- Ringkasan
1. Urutan Lengkap Tes Polri

Secara umum, tahapan lengkap tes Polri yang harus disiapkan casis mencakup pendaftaran dan verifikasi, penandatanganan pakta integritas, rikmin awal, rikkes I, psikologi I, tes akademik atau kompetensi, rikkes II, jasmani, psikologi II, PMK, rikmin akhir, supervisi, serta sidang kelulusan. Namun, urutan tes Polri dan materi tambahannya dapat berbeda menurut jalur serta tahun penerimaan.
Pada jadwal resmi seleksi Polri 2026, rangkaian Bintara dan Tamtama bergerak dari pendaftaran menuju tes daerah hingga sidang akhir, sedangkan Akpol dan SIPSS memiliki seleksi tingkat pusat. Karena itu, gunakan alur berikut sebagai peta persiapan dan selalu utamakan pengumuman jalurmu.
- Pendaftaran online dan verifikasi untuk mencocokkan data awal dengan dokumen peserta.
- Penandatanganan pakta integritas sebagai komitmen mengikuti seleksi secara bersih dan transparan.
- Rikmin awal untuk memeriksa syarat dan kelengkapan administrasi.
- Rikkes I untuk menilai kondisi kesehatan pada pemeriksaan tahap pertama.
- Psikologi I berbasis CAT untuk menilai aspek psikologis secara kuantitatif dan kualitatif.
- Tes akademik, komputer, Mental Ideologi, atau kompetensi sesuai jalur peserta.
- Sidang antara untuk menentukan peserta yang melanjutkan ke rikkes II.
- Rikkes II yang dapat mencakup pemeriksaan kesehatan lanjutan dan kesehatan jiwa.
- Uji kemampuan jasmani, renang, serta pengukuran antropometri.
- Psikologi II dan pendalaman Penelusuran Mental Kepribadian.
- Rikmin akhir, supervisi Panpus, serta sidang terbuka penetapan kelulusan akhir.
Pengumuman resmi Bintara Polri TA 2026 juga menunjukkan perbedaan materi antara jalur umum dan Bintara Kompetensi Khusus. Jalur tertentu dapat menambahkan ujian komputer, Tes Kompetensi Keahlian, atau tahapan lain yang sesuai dengan kebutuhan formasi.
2. Siapkan Administrasi Seleksi Polri
Pemeriksaan administrasi Polri muncul pada tahap awal dan akhir, sehingga berkas bukan urusan sekali selesai. Panitia mencocokkan identitas, pendidikan, domisili, serta dokumen pendukung dengan syarat jalur yang kamu pilih.
Mulailah dari portal resmi Penerimaan Polri, lalu baca pengumuman sesuai kategori sebelum mengunggah atau membawa berkas. Jangan menyusun dokumen berdasarkan unggahan lama di media sosial karena format, batas umur, dan kebutuhan lampiran dapat berubah.
2.1 Berkas Rikmin Awal dan Akhir
Siapkan dokumen asli, salinan, hasil cetak formulir, dan lampiran lain sesuai daftar resmi panitia. Buat satu map utama dan satu salinan cadangan agar kamu tidak membongkar semua berkas saat panitia meminta satu dokumen tertentu.
Rikmin akhir kembali memeriksa kelengkapan peserta sebelum penetapan hasil. Jadi, pertahankan kerapian berkas sejak awal dan simpan setiap dokumen baru yang panitia keluarkan selama seleksi.
2.2 Cara Mencegah Data Bermasalah
Cocokkan ejaan nama, tempat dan tanggal lahir, nomor identitas, alamat, serta data orang tua pada setiap dokumen. Kalau kamu menemukan perbedaan, urus perbaikannya melalui instansi terkait sebelum batas verifikasi.
Gunakan nomor telepon dan alamat surel yang aktif, lalu simpan bukti pendaftaran di dua tempat. Ketelitian ini terasa sederhana, tetapi satu data yang keliru bisa mengganggu fokusmu sebelum tes inti dimulai.
3. Pahami Dua Tahap Kesehatan

Tes kesehatan Polri umumnya terbagi menjadi rikkes I dan rikkes II, dengan fokus pemeriksaan yang saling melengkapi. Pusdokkes Polri menjelaskan pemeriksaan fisik, mata, THT, gigi dan mulut, laboratorium, radiologi, serta kesehatan jiwa dalam panduan resmi pemeriksaan kesehatan.
Lakukan pemeriksaan mandiri lebih awal melalui tenaga kesehatan yang kompeten agar kamu memahami kondisi tubuh, bukan untuk mencari jalan pintas. Kalau ada keluhan mata, gigi, kulit, pendengaran, postur, atau riwayat penyakit, konsultasikan secara jujur dan ikuti penanganan medis yang aman.
Menjelang pemeriksaan, jaga tidur, pola makan, hidrasi, dan kebersihan tubuh secara konsisten. Hindari obat, suplemen, diet ekstrem, atau tindakan medis tanpa arahan profesional karena keputusan terburu-buru justru dapat mengganggu kondisi kesehatanmu.
4. Latih Psikologi dan Akademik
Tes psikologi Polri dan tes akademik Polri memerlukan latihan rutin, bukan belajar maraton beberapa hari sebelum ujian. Kamu perlu membangun ketelitian, kecepatan, pemahaman konsep, serta daya tahan konsentrasi melalui sesi latihan yang terukur.
Gunakan simulasi berbatas waktu untuk mengenali kelemahanmu, lalu catat jenis soal yang paling sering salah. Setelah itu, pelajari kembali konsep dasarnya sebelum menambah jumlah latihan agar kesalahan yang sama tidak terus berulang.
4.1 Psikologi CAT dan Wawancara
Psikologi tahap I memakai sistem CAT pada pengumuman Bintara 2026, sedangkan tahap II berbentuk wawancara. Latih konsentrasi, kecepatan membaca instruksi, logika, ketelitian, dan pengelolaan waktu tanpa mencoba menghafal profil jawaban yang terlihat ideal.
Saat wawancara, panitia dapat menilai konsistensi antara jawaban, sikap, dan informasi yang sudah kamu berikan. Karena itu, jawab secara jujur, singkat, dan tenang daripada membuat cerita yang sulit kamu pertahankan.
4.2 Materi Akademik Bintara Polri
Untuk Bintara PTU pada pengumuman 2026, tes akademik mencakup Pengetahuan Umum termasuk Undang-Undang Kepolisian, Wawasan Kebangsaan, Penalaran Numerik, dan Bahasa Inggris. Jalur lain dapat memakai susunan berbeda, jadi cocokkan materi latihan dengan dokumen resmi kategorimu.
Bagi waktu belajar ke dalam kelompok materi, lalu kerjakan evaluasi singkat setiap pekan. Pola ini lebih efektif daripada mempelajari semua topik sekaligus tanpa mengetahui bagian mana yang benar-benar meningkat.
4.3 Komputer TKK dan Mental Ideologi
Pengumuman Bintara 2026 mencantumkan ujian komputer untuk program pengolah kata, lembar kerja, dan presentasi pada jalur tertentu. Sementara itu, peserta Bakomsus perlu menghadapi Tes Kompetensi Keahlian aspek pengetahuan, keterampilan, dan perilaku sesuai formasi.
Tes Mental Ideologi menuntut pemahaman kebangsaan sekaligus konsistensi sikap. Pelajari Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, serta tanggung jawab anggota Polri, lalu biasakan menjawab berdasarkan pemahaman yang jujur.
5. Bangun Kesiapan Jasmani Polri
Uji kemampuan jasmani Polri pada pengumuman Bintara 2026 mencakup kesamaptaan A, kesamaptaan B, renang, dan antropometri. Kamu perlu membangun daya tahan, kekuatan, teknik, serta pemulihan secara bertahap karena latihan mendadak meningkatkan risiko cedera.
Catat hasil latihan setiap pekan dan gunakan teknik gerakan yang mengikuti petunjuk panitia. Jangan hanya mengejar jumlah repetisi karena gerakan yang tidak sah dapat mengurangi hasil meskipun tubuhmu sudah bekerja keras.
5.1 Latihan Kesamaptaan A dan B
Bangun fondasi aerobik melalui latihan lari ringan, tempo, dan interval dengan peningkatan beban yang wajar. Untuk kekuatan, latih gerakan tubuh seperti push-up, sit-up, pull-up atau chinning, serta shuttle run sambil menjaga teknik dan jeda pemulihan.
Susun dua sampai tiga sesi lari dan dua sesi kekuatan per pekan sesuai kemampuan awalmu. Sisakan hari pemulihan agar otot dan sendi beradaptasi, terutama jika kamu baru kembali berlatih setelah lama berhenti.
5.2 Latihan Renang dan Antropometri
Kalau kemampuan renangmu masih lemah, cari pendamping yang memahami keselamatan air dan mulailah dari teknik napas. Setelah gerakan lebih stabil, tambah jarak dan kecepatan secara perlahan tanpa memaksakan latihan sendirian.
Antropometri berkaitan dengan ukuran dan proporsi tubuh sesuai ketentuan seleksi. Karena perubahan tubuh memerlukan waktu, jaga berat badan melalui makan seimbang dan latihan konsisten, bukan dehidrasi atau diet ekstrem menjelang pemeriksaan.
Baca Juga: Kapan Pendidikan Bintara Polri Gelombang 2 Dibuka 2026 ?
6. Siapkan PMK dan Sidang
Penelusuran Mental Kepribadian, psikologi II, rikmin akhir, supervisi, dan sidang kelulusan menuntut konsistensi setelah rangkaian tes yang panjang. Pada fase ini, kelelahan sering membuat peserta kurang teliti, sehingga kamu tetap perlu menjaga tidur, dokumen, dan kesiapan komunikasi.
Jangan menganggap tahap akhir hanya formalitas karena panitia masih menilai status memenuhi syarat dan posisi peserta dalam kuota. Pertahankan kebiasaan baik hingga panitia mengumumkan hasil resmi.
6.1 Psikologi II dan PMK
Siapkan penjelasan yang jujur tentang motivasi, keluarga, pergaulan, pendidikan, aktivitas digital, pengalaman organisasi, serta cara menghadapi konflik. Bukan jawaban yang terdengar sempurna yang paling penting, melainkan konsistensi antara ucapan, data, dan perilakumu.
Latihan wawancara dapat membantu kamu menyampaikan jawaban dengan runtut tanpa menghafal naskah. Minta pendamping memberi pertanyaan lanjutan agar kamu terbiasa tetap tenang ketika pembahasan masuk lebih dalam.
6.2 Rikmin Akhir dan Supervisi
Periksa kembali map berkas, kartu peserta, jadwal, pakaian, dan ketentuan kehadiran sebelum rikmin akhir. Supervisi Panpus juga memastikan proses daerah mengikuti ketentuan, jadi patuhi instruksi resmi dan jangan bergantung pada informasi tidak jelas.
Simpan hasil atau bukti yang panitia berikan pada setiap tahap jika ketentuan mengizinkannya. Dengan begitu, kamu dapat menelusuri dokumen secara cepat saat panitia meminta pemeriksaan ulang.
6.3 Sidang Kelulusan Akhir Polri
Sidang terbuka menetapkan peserta yang lulus terpilih dan tidak terpilih berdasarkan ketentuan serta kuota. Hasil memenuhi syarat pada satu tes belum otomatis menjamin kelulusan akhir karena peserta tetap bersaing dalam keseluruhan proses.
Datang sesuai jadwal dan ikuti pengumuman melalui kanal resmi. Abaikan pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta uang karena penerimaan Polri tidak menyediakan jalur pembayaran untuk meloloskan peserta.
7. Bagaimana Menjadwalkan Latihan Tes Polri
Jadwal persiapan tes Polri perlu menggabungkan administrasi, kesehatan, akademik, psikologi, jasmani, dan wawancara dalam satu rencana. Jangan menunggu pendaftaran buka karena peningkatan fisik dan perbaikan dokumen sama-sama memerlukan waktu.
- Tiga bulan atau lebih sebelum tes, audit dokumen, periksa kondisi kesehatan, ukur kemampuan fisik awal, dan petakan materi akademik yang lemah.
- Dua bulan sebelum tes, jalankan latihan fisik terstruktur, simulasi CAT mingguan, latihan renang, dan evaluasi hasil belajar.
- Satu bulan sebelum tes, tingkatkan latihan sesuai kebutuhan tanpa lonjakan beban, rapikan berkas, dan mulai simulasi wawancara.
- Satu pekan sebelum setiap tahap, kurangi latihan berat, jaga tidur, cek lokasi, serta baca kembali instruksi resmi panitia.
Evaluasi rencana ini setiap pekan dengan angka nyata, seperti hasil simulasi, durasi lari, kualitas gerakan, dan kelengkapan dokumen. Kalau satu bidang tertinggal, perbaiki porsinya tanpa mengabaikan bidang lain yang sudah stabil.
Baca Juga: Berapa Kuota Penerimaan Bintara Polri Tahun 2026 ?
Mini FAQ
Apa saja tes utama masuk Polri?
Secara umum, seleksi mencakup administrasi, kesehatan, psikologi, akademik atau kompetensi, jasmani, PMK, dan sidang kelulusan. Susunan serta materi rinci berbeda menurut jalur Akpol, SIPSS, Bintara, atau Tamtama.
Apakah semua jalur menjalani tes yang sama?
Tidak selalu karena Polri menyesuaikan beberapa materi dengan kategori dan kebutuhan formasi. Akpol dan SIPSS juga memiliki seleksi tingkat pusat, sedangkan Bakomsus dapat menghadapi Tes Kompetensi Keahlian.
Kapan casis harus mulai latihan?
Mulailah setidaknya beberapa bulan sebelum jadwal tes agar tubuh, pola belajar, dan dokumen berkembang secara bertahap. Kalau kemampuan awalmu masih jauh dari target, mulai lebih dini dan cari pendamping kompeten untuk bagian yang berisiko seperti kesehatan serta renang.
Apa materi akademik Bintara Polri?
Pengumuman Bintara Polri 2026 memuat Pengetahuan Umum termasuk Undang-Undang Kepolisian, Wawasan Kebangsaan, Penalaran Numerik, dan Bahasa Inggris untuk jalur tertentu. Selalu cocokkan materi itu dengan pengumuman terbaru karena Polri dapat mengubah ketentuan penerimaan.
Apakah lolos setiap tes menjamin kelulusan?
Tidak, status memenuhi syarat pada setiap tahap belum otomatis membuat peserta lulus terpilih. Panitia menetapkan hasil akhir berdasarkan seluruh ketentuan seleksi dan kuota yang tersedia.
Ringkasan
Tahapan lengkap tes Polri yang harus disiapkan casis bergerak dari pendaftaran, rikmin, kesehatan, psikologi, akademik atau kompetensi, jasmani, PMK, hingga sidang akhir. Detailnya dapat berbeda pada Akpol, SIPSS, Bintara, Tamtama, dan formasi khusus, sehingga kamu perlu mencocokkan persiapan dengan pengumuman resmi jalurmu.
Mulailah dengan audit berkas dan kondisi awal, lalu jalankan latihan fisik, akademik, psikologi, serta wawancara secara seimbang. Kalau kamu ingin berlatih lebih terarah untuk menghadapi rangkaian seleksi, gunakan jadicasis.id sebagai pendamping persiapanmu.




