Bintara Brimob menjadi salah satu jalur penerimaan Polri yang banyak diminati karena lulusannya dipersiapkan tidak hanya untuk tugas umum kepolisian, tetapi juga memiliki kemampuan Brigade Mobil. Pada penerimaan Tahun Anggaran 2026, jalur ini dibuka khusus untuk calon Bintara Polri dan peserta yang menyelesaikan pendidikan dilantik dengan pangkat Brigadir Polisi Dua atau Bripda.
Per 29 September 2026, penerimaan Bintara Brimob TA 2026 sudah tidak berada pada tahap pendaftaran. Pendidikan selama lima bulan telah menghasilkan Bintara remaja yang dilantik pada 4 Juni 2026 di beberapa Sekolah Polisi Negara. Sementara itu, pengumuman resmi Bintara Brimob 2027 belum tersedia pada portal Penerimaan Polri sehingga syarat 2026 belum boleh dianggap otomatis berlaku untuk penerimaan berikutnya.
Bintara Brimob Itu Apa?

Bintara Brimob merupakan anggota Polri golongan Bintara yang mendapat kualifikasi kemampuan Brigade Mobil.
Pengumuman resmi penerimaan 2026 menjelaskan pendidikan Bintara Brimob ditujukan untuk menghasilkan personel yang memiliki kemampuan:
- tugas umum kepolisian;
- Penindakan Huru-Hara atau PHH;
- penanganan anti-anarki; dan
- pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan dukungan teknologi digital.
Korps Brimob sendiri mempunyai tugas membina dan mengerahkan kekuatan untuk menangani gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat berintensitas tinggi. Korbrimob juga memiliki kemampuan khusus seperti Pelopor dan Gegana.
Karena itu, Brimob tetap merupakan bagian dari Polri. Bintara Brimob bukan institusi atau pangkat yang berdiri terpisah dari kepolisian.
Baca Juga: Bedanya Brimob dan Polisi Biasa Tugas, Pangkat & Jalur Masuk 2026
Syarat Bintara Brimob Terbaru
Persyaratan resmi terbaru yang sudah tersedia adalah Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026. Ketentuan tersebut dapat menjadi gambaran bagi calon, tetapi bukan syarat final 2027.
Pada penerimaan 2026, peserta harus berjenis kelamin pria dan bukan anggota atau mantan anggota Polri/TNI maupun PNS. Peserta juga belum pernah mengikuti pendidikan pembentukan Polri, TNI, atau sekolah kedinasan lainnya.
Persyaratan pendidikannya meliputi:
- SMA/MA;
- SMK/MAK dengan ketentuan program keahlian;
- Satuan Pendidikan Muadalah atau Pendidikan Diniyah Formal setingkat SMA;
- D-I sampai D-III; serta
- D-IV/S1 dengan IPK minimal 2,75 dari program studi terakreditasi.
Untuk lulusan SMA/sederajat tahun 2020–2025 pada seleksi tersebut, nilai rata-rata ijazah minimal adalah 70,00 atau kategori B. Terdapat ketentuan tersendiri bagi peserta dari wilayah Papua tertentu.
Peserta juga dipersyaratkan:
- sehat jasmani dan rohani;
- bebas narkoba;
- tidak pernah dipidana karena kejahatan;
- belum pernah menikah dan belum memiliki anak biologis;
- tidak bertato dan tidak bertindik, kecuali karena ketentuan agama/adat;
- bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI; serta
- memenuhi ketentuan domisili dan administrasi lainnya.
Baca Juga: Gaji Brimob 2026 Berapa? Cek Gaji Pokok dan Tunjangannya
Usia dan Tinggi Badan Bintara Brimob
Pada penerimaan 2026, batas usia dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan peserta.
| Pendidikan | Usia saat Pembukaan Pendidikan |
|---|---|
| SMA/sederajat | 17 tahun 7 bulan–23 tahun |
| D-I sampai D-III | 17 tahun 7 bulan–24 tahun |
| D-IV/S1 | 17 tahun 7 bulan–27 tahun |
Acuan usia tersebut dihitung saat pembukaan pendidikan, bukan hanya pada tanggal pendaftaran.
Untuk tinggi badan, syarat peserta umum pria pada 2026 adalah minimal 165 cm dengan berat badan seimbang.
Terdapat ketentuan khusus bagi peserta ras Melanesia dari Polda Papua, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya:
| Wilayah | Tinggi Minimal |
|---|---|
| Daerah pesisir | 163 cm |
| Daerah pegunungan | 160 cm |
| Peserta umum | 165 cm |
Angka tersebut merupakan ketentuan penerimaan 2026. Jika Bintara Brimob kembali dibuka pada 2027, calon tetap harus menunggu Pengumuman Kapolri terbaru.
Tahapan Seleksi Bintara Brimob
Seleksi Bintara Brimob 2026 menggunakan rangkaian pemeriksaan yang cukup panjang. Beberapa tahapan menggunakan sistem gugur atau kategori Memenuhi Syarat/Tidak Memenuhi Syarat.
Urutannya adalah:
- pemeriksaan administrasi awal;
- pemeriksaan kesehatan tahap I;
- tes psikologi tahap I menggunakan CAT;
- tes akademik menggunakan CAT;
- tes Mental Ideologi menggunakan CAT;
- pemeriksaan EKG;
- ujian kemampuan jasmani dan antropometri;
- sidang menuju Rikkes II;
- pemeriksaan kesehatan tahap II termasuk kesehatan jiwa;
- psikologi tahap II berupa wawancara;
- pendalaman PMK;
- pemeriksaan administrasi akhir; dan
- sidang terbuka penetapan kelulusan akhir.
Materi Akademik
Tes akademik pada 2026 meliputi:
- Pengetahuan Umum termasuk Undang-Undang Kepolisian;
- Wawasan Kebangsaan;
- Penalaran Numerik; dan
- Bahasa Inggris.
Psikologi
Psikologi tahap I menggunakan CAT. Pada seleksi 2026, peserta dinyatakan memenuhi syarat apabila memperoleh nilai akhir minimal 61 sesuai ketentuan psikologi penerimaan anggota Polri yang digunakan dalam pengumuman tersebut.
Jasmani
Ujian jasmani mencakup kesamaptaan A, kesamaptaan B, renang, dan antropometri.
Pengumuman 2026 mencantumkan Nilai Batas Lulus jasmani 41,00 dan setiap item tidak boleh mempunyai nilai nol.
Baca Juga: Rekrutmen Bintara Brimob 2026 Cek Syarat, Kuota 2.000, Tahapan Seleksi & Pangkat Setelah Lulus
Pendidikan dan Pangkat Setelah Lulus
Pengumuman penerimaan Bintara Brimob 2026 menetapkan kuota didik 2.000 orang dengan lama pendidikan lima bulan. Tempat pendidikan yang dicantumkan adalah SPN Polda Jawa Timur, SPN Polda Metro Jaya, dan SPN Polda Sulawesi Selatan.
Setelah menyelesaikan pendidikan pembentukan, peserta dilantik menjadi anggota Polri dengan pangkat awal Bripda.
Pelaksanaan pendidikan tersebut sudah selesai pada 2026. Di SPN Polda Jatim, misalnya, sebanyak 971 siswa dengan kualifikasi kemampuan Brimob selesai menjalani pendidikan selama lima bulan dan dilantik menjadi Bripda pada 4 Juni 2026.
Pada hari yang sama, SPN Polda Sulawesi Selatan juga melantik 945 Bintara Polri kemampuan Brimob Gelombang I TA 2026.
Status sebagai Brimob tidak menciptakan pangkat tersendiri. Jenjang awalnya tetap mengikuti sistem kepangkatan Polri, yaitu Bripda untuk lulusan pendidikan Bintara.
Tugas Bintara Brimob Setelah Pendidikan

Setelah dilantik, personel memasuki lingkungan tugas Polri dengan kemampuan yang diperoleh selama pendidikan.
Korbrimob mempunyai fokus pada penanggulangan gangguan Kamtibmas berintensitas tinggi. Situs resmi Korbrimob mencantumkan beberapa fungsi seperti:
- perencanaan dan operasional;
- latihan teknis dan latihan satuan;
- kemampuan Pelopor;
- fungsi Gegana; serta
- dukungan operasional dalam penanganan gangguan keamanan tertentu.
Pengembangan kemampuan juga terus berlangsung setelah seseorang menjadi anggota.
Pada 2026, misalnya, Korbrimob menyelenggarakan Latihan Pratama Gegana selama 47 hari dengan materi antara lain menembak, wanteror, penjinakan bom, kemampuan Kimia-Biologi-Radioaktif, bantuan teknis, serta SWAT Challenge.
Namun, tidak setiap Bintara Brimob otomatis mempunyai penugasan yang sama. Penempatan dan spesialisasi mengikuti kebutuhan organisasi, satuan, kemampuan, pendidikan, dan penugasan yang diberikan Polri.
Status Pendaftaran dan Portal Resmi
Pendaftaran Bintara Brimob TA 2026 sudah selesai.
Jadwal resmi sebelumnya mencatat:
| Tahapan | Jadwal 2025/2026 |
|---|---|
| Pendaftaran online dan verifikasi | 10–18 November 2025 |
| Rikmin awal | 19–22 November 2025 |
| Rikkes I | 24–26 November 2025 |
| CAT psikologi I | 27–28 November 2025 |
| CAT akademik | 29 November–2 Desember 2025 |
| EKG | 3–4 Desember 2025 |
| Jasmani dan antropometri | 5–9 Desember 2025 |
| Rikkes II | 12–13 Desember 2025 |
| PMK dan psikologi II | 14–17 Desember 2025 |
| Rikmin akhir | 18–21 Desember 2025 |
| Sidang akhir | 23 Desember 2025 |
Jadwal tersebut khusus untuk Bintara Brimob TA 2026 dan tidak boleh digunakan sebagai jadwal penerimaan berikutnya.
Per 29 September 2026, belum ditemukan pengumuman resmi Bintara Brimob TA 2027 pada portal Penerimaan Polri. Karena itu, calon perlu menunggu informasi Mabes Polri sebelum menggunakan tanggal, tinggi badan, usia, atau kuota 2026 sebagai ketentuan tahun berikutnya.
Portal resmi penerimaan anggota berada di Penerimaan Polri. Portal Penerimaan Polri
FAQ Bintara Brimob
Bintara Brimob pangkatnya apa?
Peserta yang lulus pendidikan pembentukan Bintara Brimob dilantik menjadi anggota Polri dengan pangkat awal Brigadir Polisi Dua atau Bripda.
Berapa tinggi badan minimal Bintara Brimob?
Pada penerimaan 2026, tinggi badan minimal peserta umum pria adalah 165 cm dengan berat badan seimbang. Ketentuan penerimaan berikutnya harus mengikuti pengumuman terbaru Polri.
Berapa batas usia Bintara Brimob?
Pada 2026, batas maksimal adalah 23 tahun untuk lulusan SMA/sederajat, 24 tahun untuk D-I sampai D-III, dan 27 tahun untuk D-IV/S1 saat pembukaan pendidikan.
Apakah Bintara Brimob hanya untuk lulusan SMA?
Tidak pada penerimaan 2026. Jalur tersebut juga menerima jenjang D-I sampai D-III serta D-IV/S1 dengan ketentuan pendidikan dan IPK yang berlaku.
Berapa lama pendidikan Bintara Brimob?
Pengumuman TA 2026 menetapkan pendidikan pembentukan berlangsung selama lima bulan.
Apakah Bintara Brimob 2027 sudah dibuka?
Per 29 September 2026, belum terdapat pengumuman resmi penerimaan Bintara Brimob TA 2027 pada portal Penerimaan Polri. Calon perlu menunggu Pengumuman Kapolri terbaru.
Ringkasan Bintara Brimob
Bintara Brimob merupakan Bintara Polri yang memperoleh kualifikasi kemampuan Brigade Mobil. Penerimaan TA 2026 menghasilkan calon yang setelah pendidikan dilantik dengan pangkat Bripda dan dipersiapkan untuk melaksanakan tugas umum kepolisian serta kemampuan seperti PHH dan anti-anarki.
Pada penerimaan 2026, peserta umum pria harus memiliki tinggi minimal 165 cm. Usia maksimal berbeda menurut pendidikan, mulai 23 tahun untuk SMA/sederajat sampai 27 tahun bagi D-IV/S1. Seleksinya mencakup administrasi, kesehatan, psikologi CAT, akademik CAT, Mental Ideologi, EKG, jasmani, kesehatan tahap II, wawancara psikologi, PMK, hingga sidang akhir.
Pendidikan Bintara Brimob 2026 sudah selesai dan sejumlah peserta telah dilantik pada 4 Juni 2026. Sementara untuk penerimaan berikutnya, calon belum dapat menggunakan syarat atau jadwal 2026 sebagai kepastian karena pengumuman Bintara Brimob 2027 belum diterbitkan secara resmi per 29 September 2026.




