Rekrutmen Bintara Brimob 2026 merupakan penerimaan khusus calon Bintara Polri untuk memenuhi kebutuhan personel Brimob. Berbeda dari penerimaan Bintara Polri reguler yang berlangsung pada 2026, seleksi khusus Bintara Brimob Tahun Anggaran 2026 sudah dimulai sejak akhir 2025.
Pengumuman resmi Polri menetapkan kuota didik sebanyak 2.000 orang, masa pendidikan selama lima bulan, serta pangkat awal Brigadir Polisi Dua (Bripda) setelah peserta menyelesaikan pendidikan pembentukan. Pendaftaran dan seleksi diselenggarakan melalui seluruh Polres dan Polda.
Status Rekrutmen Bintara Brimob 2026 Terbaru

Per September 2026, pendaftaran Bintara Brimob TA 2026 sudah berakhir. Jadwal resmi menunjukkan pendaftaran online dan verifikasi dilaksanakan pada 10–18 November 2025, sedangkan sidang kelulusan akhir berlangsung pada 23 Desember 2025.
Berikut ringkasannya:
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Penerimaan | Bintara Brimob Polri TA 2026 |
| Pendaftaran | 10–18 November 2025 |
| Kuota didik | 2.000 orang |
| Jenis peserta | Pria |
| Lama pendidikan | 5 bulan |
| Tempat pendidikan | SPN Polda Jatim, SPN Polda Metro Jaya, SPN Polda Sulsel |
| Pangkat setelah lulus | Brigadir Polisi Dua (Bripda) |
| Status saat ini | Penerimaan TA 2026 telah selesai |
Pada 4 Juni 2026, Polri juga sudah melaksanakan pelantikan lulusan Pendidikan Pembentukan Bintara. Di SPN Polda Jawa Timur, misalnya, sebanyak 971 siswa Bintara kemampuan Brimob resmi dilantik menjadi Bripda setelah menempuh pendidikan lima bulan.
Di SPN Polda Sulawesi Selatan, sebanyak 945 siswa Bintara kemampuan Brimob juga dilantik pada hari yang sama.
Jadi, calon yang ingin mengikuti penerimaan berikutnya perlu menunggu pengumuman resmi baru dari Polri dan tidak menggunakan jadwal 2026 sebagai jadwal pendaftaran tahun berikutnya.
Baca Juga: Mengenal Jabatan Polisi Apa Aja Dari Kapolsek, Kapolres, Kapolda, hingga Mabes Polri
Syarat Rekrutmen Bintara Brimob 2026
Pengumuman Kapolri Nomor Peng/38/XI/DIK.2.1./2025 menetapkan persyaratan umum dan khusus untuk peserta Bintara Brimob TA 2026.
Beberapa syarat utamanya adalah:
| Persyaratan | Ketentuan |
|---|---|
| Kewarganegaraan | Warga Negara Indonesia |
| Jenis kelamin | Pria |
| Pendidikan umum minimum | SMA/sederajat |
| Status | Bukan anggota/mantan Polri, TNI, atau PNS |
| Kesehatan | Sehat jasmani dan rohani |
| Narkoba | Wajib dinyatakan bebas narkoba |
| Status perkawinan | Belum pernah menikah dan belum mempunyai anak biologis |
| Tato/tindik | Tidak bertato dan tidak bertindik, kecuali karena ketentuan agama/adat |
| Penempatan | Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI |
| BPJS Kesehatan | Wajib aktif bagi peserta yang dinyatakan lulus terpilih |
Untuk pendidikan, penerimaan ini tidak hanya menerima lulusan SMA. Polri juga memberikan kesempatan kepada lulusan pendidikan tinggi sesuai persyaratan yang ditentukan.
Ketentuan Pendidikan
Untuk lulusan SMA/SMK/MA/MAK/SPM/PDF tahun 2020–2025, pengumuman mensyaratkan nilai rata-rata ijazah minimal 70,00 atau B. Khusus peserta dari Polda Papua, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya, nilai minimumnya 65,00 atau C.
Sementara itu, lulusan D-IV/S1 harus memiliki IPK minimal 2,75 dari program studi terakreditasi.
Untuk SMK/MAK, semua program keahlian dapat mendaftar kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan sesuai pengumuman resmi penerimaan tersebut.
Batas Usia dan Tinggi Badan Bintara Brimob
Batas usia peserta berbeda berdasarkan jenjang pendidikan.
| Pendidikan | Usia Saat Pembukaan Pendidikan |
|---|---|
| SMA/sederajat | Minimal 17 tahun 7 bulan, maksimal 23 tahun |
| D-I sampai D-III | Minimal 17 tahun 7 bulan, maksimal 24 tahun |
| D-IV/S1 | Minimal 17 tahun 7 bulan, maksimal 27 tahun |
Ketentuan tinggi badan minimum untuk peserta umum adalah 165 cm dengan berat badan seimbang.
Sementara itu, untuk peserta ras Melanesia dari wilayah yang disebut dalam pengumuman, terdapat ketentuan khusus:
- daerah pesisir: minimal 163 cm;
- daerah pegunungan: minimal 160 cm.
Peserta juga harus memenuhi ketentuan domisili. Secara umum, calon diwajibkan berdomisili paling sedikit dua tahun di wilayah Polda tempat mendaftar, dengan beberapa ketentuan khusus bagi Orang Asli Papua.
Baca Juga: Pendaftaran Polisi 2026 Syarat Lengkap, Jadwal Akpol, Bintara, & Tamtama
Tahapan Seleksi Rekrutmen Bintara Brimob 2026
Seleksi Bintara Brimob tidak hanya berupa tes fisik. Pengumuman resmi mencantumkan rangkaian pemeriksaan dari administrasi hingga sidang kelulusan akhir.
| Tahapan | Sistem/Penilaian |
|---|---|
| Pemeriksaan administrasi awal | MS/TMS |
| Pemeriksaan kesehatan tahap I | MS/TMS |
| Psikologi tahap I | CAT |
| Tes akademik | CAT |
| Mental Ideologi | CAT |
| EKG | MS/TMS |
| Kesamaptaan jasmani | Penilaian kuantitatif dan kualitatif |
| Anthropometri | MS/TMS |
| Sidang menuju Rikkes II | Terpilih/tidak terpilih |
| Pemeriksaan kesehatan tahap II | Termasuk kesehatan jiwa |
| Psikologi tahap II | Wawancara |
| Pendalaman PMK | MS/TMS |
| Pemeriksaan administrasi akhir | MS/TMS |
| Sidang kelulusan akhir | Terpilih/tidak terpilih |
Tes akademik Bintara Brimob 2026 juga dijelaskan secara rinci dalam pengumuman resmi, sehingga peserta tidak perlu menebak materi ujiannya.
Materi CAT akademik meliputi:
- Pengetahuan Umum, termasuk Undang-Undang Kepolisian;
- Wawasan Kebangsaan, seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, Wawasan Nusantara, dan kewarganegaraan;
- Penalaran Numerik;
- Bahasa Inggris.
Selain itu, tes jasmani mencakup kesamaptaan A, kesamaptaan B, renang, dan pemeriksaan anthropometri.
Passing Grade Psikologi dan Jasmani Bintara Brimob

Berbeda dari beberapa penerimaan yang tidak memublikasikan batas nilai rinci, pengumuman Rekrutmen Bintara Brimob 2026 secara langsung mencantumkan norma kelulusan untuk psikologi dan jasmani.
Untuk psikologi, peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) apabila memperoleh nilai akhir minimal:
61
Sementara itu, ujian jasmani menggunakan Nilai Batas Lulus (NBL) 41,00, dengan ketentuan tidak ada satu pun item tes yang mendapatkan nilai 0.
Namun, angka tersebut harus ditempatkan pada konteks yang benar. Itu merupakan ketentuan resmi penerimaan Bintara Brimob TA 2026, sehingga belum tentu sama untuk penerimaan tahun berikutnya.
Pengumuman juga menyebut pembobotan nilai untuk menentukan kelulusan dan peringkat peserta diatur melalui keputusan tersendiri.
Baca Juga: Rincian Gaji Bintara Polri Baru Lulus: Besaran Gaji Pokok Bripda & Tukin Pertama
Jadwal Seleksi Bintara Brimob 2026
Jadwal resmi menunjukkan seleksi berlangsung cukup cepat, mulai November hingga Desember 2025 untuk pendidikan Tahun Anggaran 2026.
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran online dan verifikasi | 10–18 November 2025 |
| Pakta Integritas dan Rikmin Awal | 19–22 November 2025 |
| Rikkes I | 24–26 November 2025 |
| CAT Psikologi I | 27–28 November 2025 |
| Gladi dan CAT Akademik | 29 November–2 Desember 2025 |
| EKG | 3–4 Desember 2025 |
| Uji Jasmani dan Anthropometri | 5–9 Desember 2025 |
| Sidang menuju Rikkes II | 11 Desember 2025 |
| Rikkes II | 12–13 Desember 2025 |
| PMK dan Psikologi II | 14–17 Desember 2025 |
| Rikmin Akhir | 18–21 Desember 2025 |
| Sidang Kelulusan Akhir | 23 Desember 2025 |
Total proses seleksi yang tercantum dalam jadwal resmi berlangsung 41 hari.
Kemudian, peserta terpilih mengikuti pendidikan pembentukan selama lima bulan. Polri melaksanakan pelantikan Bintara Remaja Gelombang I pada 4 Juni 2026, dan lulusan resmi menyandang pangkat Bripda.
Cara Daftar Bintara Brimob melalui Portal Resmi Polri
Pada penerimaan TA 2026, pendaftaran dilakukan melalui penerimaan.polri.go.id. Peserta memilih jenis seleksi Bintara Polri, lalu mengisi formulir registrasi menggunakan data yang benar.
Alurnya adalah:
Registrasi online → memperoleh nomor registrasi, username, dan password → mencetak formulir → datang sendiri untuk verifikasi di Polres/Polda → menyerahkan berkas → perekaman wajah → pengukuran tinggi dan berat badan → memperoleh nomor ujian.
Verifikasi dilakukan secara offline dan peserta tidak boleh diwakilkan. Pada penerimaan tersebut, pengumuman mencantumkan verifikasi dilayani pukul 08.00–16.00 waktu setempat selama periode pendaftaran.
Dokumen yang diminta antara lain KTP, KK, akta kelahiran, ijazah, transkrip nilai, SKCK, pas foto, formulir persetujuan orang tua, surat permohonan menjadi anggota Polri, surat belum menikah, daftar riwayat hidup, serta surat pernyataan lain yang tersedia pada portal penerimaan.
Proses penerimaan juga diawasi secara internal dan eksternal. Polri menyediakan mekanisme pengaduan apabila peserta atau orang tua menemukan penyalahgunaan wewenang dalam seleksi.
FAQ Rekrutmen Bintara Brimob 2026
Apakah Rekrutmen Bintara Brimob 2026 masih dibuka?
Tidak. Pendaftaran online dan verifikasi berlangsung pada 10–18 November 2025, sedangkan sidang kelulusan akhir dilaksanakan pada 23 Desember 2025 untuk pendidikan Tahun Anggaran 2026.
Berapa kuota Bintara Brimob 2026?
Pengumuman resmi Polri menetapkan kuota didik Bintara Brimob Tahun Anggaran 2026 sebanyak 2.000 orang.
Berapa tinggi badan minimal Bintara Brimob?
Pada penerimaan 2026, tinggi badan minimal peserta umum adalah 165 cm dengan berat badan seimbang. Terdapat ketentuan khusus untuk peserta ras Melanesia di wilayah tertentu.
Apakah lulusan S1 bisa mendaftar Bintara Brimob?
Ya. Penerimaan 2026 menerima lulusan D-IV/S1 dengan IPK minimal 2,75 dari program studi terakreditasi dan usia maksimal 27 tahun pada saat pembukaan pendidikan.
Apa saja materi tes akademik Bintara Brimob?
Tes akademik 2026 menggunakan CAT dengan materi Pengetahuan Umum termasuk UU Kepolisian, Wawasan Kebangsaan, Penalaran Numerik, dan Bahasa Inggris.
Pangkat apa setelah lulus Bintara Brimob?
Peserta yang menyelesaikan pendidikan pembentukan dan dilantik menjadi anggota Polri menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua atau Bripda.
Ringkasan Rekrutmen Bintara Brimob 2026
Rekrutmen Bintara Brimob 2026 merupakan penerimaan khusus Bintara Polri dengan kuota didik 2.000 orang. Peserta yang lolos mengikuti pendidikan selama lima bulan di SPN Polda Jawa Timur, SPN Polda Metro Jaya, dan SPN Polda Sulawesi Selatan sebelum dilantik dengan pangkat Bripda.
Seleksinya cukup lengkap, mulai dari administrasi, kesehatan, psikologi CAT, akademik CAT, Mental Ideologi, EKG, kesamaptaan jasmani, kesehatan tahap II, wawancara psikologi, PMK, hingga sidang akhir.
Per September 2026, penerimaan tersebut sudah selesai dan lulusan Gelombang I telah dilantik pada Juni 2026. Karena itu, calon yang ingin mendaftar Bintara Brimob pada periode berikutnya harus menunggu pengumuman baru di portal resmi Penerimaan Polri dan tidak menjadikan tanggal, usia, ataupun persyaratan 2026 sebagai ketentuan otomatis untuk tahun berikutnya.




