Mengenal Jabatan Polisi Apa Aja Dari Kapolsek, Kapolres, Kapolda, hingga Mabes Polri

Jabatan Polisi Apa Aja

Kalau bertanya jabatan polisi apa aja, jawabannya tidak hanya Kapolsek, Kapolres, atau Kapolri. Polri memiliki struktur organisasi berjenjang dari Polsek, Polres, Polda, hingga Mabes Polri, dan setiap tingkat memiliki jabatan serta satuan fungsi yang berbeda.

Hal yang paling penting adalah membedakan jabatan, pangkat, dan jalur penerimaan. Kapolsek dan Kapolres adalah jabatan. AKP, Kompol, AKBP, Kombes, hingga Jenderal Polisi adalah pangkat. Sementara Akpol, SIPSS, Bintara, dan Tamtama merupakan jalur penerimaan anggota Polri. Portal resmi Penerimaan Polri 2026 juga memisahkan empat jalur tersebut.

Jabatan Polisi Apa Aja? Bedakan Jabatan dan Pangkat

Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menyebut Bintara, Tamtama, atau Perwira sebagai “jabatan polisi”.

Ketiganya berkaitan dengan golongan kepangkatan atau jalur karier, bukan nama jabatan organisasi seperti Kapolsek atau Kapolres.

Contoh sederhananya:

IstilahJenisContoh
KapolsekJabatanKepala Kepolisian Sektor
KapolresJabatanKepala Kepolisian Resor
KapoldaJabatanKepala Kepolisian Daerah
KapolriJabatanKepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
Bripda, Briptu, BrigpolPangkatGolongan Bintara
Ipda, Iptu, AKPPangkatPerwira Pertama
AKBP, KombesPangkatPerwira Menengah
Brigjen–Jenderal PolisiPangkatPerwira Tinggi
Akpol, SIPSS, Bintara, TamtamaJalur penerimaanJalur masuk menjadi anggota Polri

Jadi, seseorang tidak mendaftar langsung menjadi Kapolsek atau Kapolres.

Calon terlebih dahulu masuk Polri melalui jalur penerimaan yang tersedia. Setelah menjadi anggota, penempatan jabatan berkembang melalui pendidikan, pengalaman, kompetensi, pangkat, rekam karier, kebutuhan organisasi, dan mekanisme pembinaan personel.

Pada penerimaan 2026, portal resmi membuka kategori Akpol, SIPSS, Bintara, dan Tamtama. Bintara yang lulus pendidikan pembentukan, misalnya, diangkat dengan pangkat awal Bripda, sedangkan SIPSS membentuk Perwira Pertama berpangkat Ipda.

Baca Juga: Pangkat Aipda Polisi Posisi Tingkatan, Tugas Utama, & Syarat Naik Karir

Urutan Struktur Polri dari Polsek hingga Mabes

Secara kewilayahan, struktur Polri dapat dipahami mulai dari tingkat kecamatan sampai pusat.

Urutan sederhananya:

Polsek → Polres → Polda → Mabes Polri

TingkatOrganisasiPimpinan UtamaWilayah
Kecamatan/wilayah setingkatPolsekKapolsekKecamatan
Kabupaten/kotaPolresKapolresKabupaten/kota
ProvinsiPoldaKapoldaProvinsi
NasionalMabes PolriKapolriSeluruh Indonesia

Perpol Nomor 2 Tahun 2021 menegaskan bahwa Polres merupakan unsur pelaksana tugas kewilayahan di bawah Polda dan dipimpin Kapolres. Polsek berada di bawah Polres serta dipimpin Kapolsek. Kapolsek bertanggung jawab kepada Kapolres, sedangkan Kapolres bertanggung jawab kepada Kapolda.

Sementara Polda merupakan organisasi Polri pada tingkat provinsi yang berada di bawah Kapolri. Struktur organisasi Polri sendiri tersusun dari tingkat pusat sampai kewilayahan.

Namun, bagan tersebut merupakan penyederhanaan jalur kepemimpinan wilayah. Di setiap tingkat masih terdapat berbagai direktorat, satuan, bagian, bidang, seksi, dan unit dengan fungsi yang berbeda.

Jabatan Polisi di Tingkat Polsek

Polsek merupakan struktur Polri yang paling dekat dengan masyarakat di tingkat kecamatan.

Pimpinan utamanya adalah Kapolsek. Pada struktur tertentu Kapolsek dibantu oleh Wakapolsek serta unsur pelaksana lainnya.

Perpol Nomor 2 Tahun 2021 menggambarkan struktur Polsek Tipe A dan B yang antara lain terdiri dari:

1. Kapolsek

Kapolsek adalah Kepala Kepolisian Sektor dan menjadi pimpinan Polri pada wilayah kecamatan.

Kapolsek bertanggung jawab kepada Kapolres.

2. Wakapolsek

Wakapolsek membantu Kapolsek dalam menjalankan pengendalian organisasi dan pelaksanaan tugas Polsek sesuai struktur yang berlaku.

3. Kanit Reskrim

Kepala Unit Reserse Kriminal memimpin Unit Reskrim yang menjalankan fungsi penyelidikan dan penyidikan tindak pidana dalam kewenangan Polsek.

4. Kanit Intelkam

Memimpin Unit Intelkam yang melaksanakan fungsi intelijen keamanan di wilayah Polsek.

5. Kanit Binmas

Memimpin Unit Pembinaan Masyarakat yang berkaitan dengan pembinaan dan kemitraan bersama masyarakat.

6. Kanit Samapta

Menangani fungsi Samapta seperti kegiatan preventif kepolisian sesuai tugas unit.

7. Kanit Lantas

Pada Polsek yang memiliki Unit Lantas, Kanit Lantas memimpin pelaksanaan fungsi lalu lintas pada lingkup kewenangannya.

Struktur Polsek juga dapat memiliki SPKT, Unit Propam, Sium, Unit Polair, serta Polsubsektor sesuai tipe dan kebutuhan organisasinya.

Artinya, ketika bertanya jabatan polisi apa aja di Polsek, jawabannya bukan hanya Kapolsek. Di bawah pimpinan Polsek terdapat sejumlah kepala unit dan unsur pelayanan dengan tugas yang berbeda.

Baca Juga: Pangkat Bintara Polisi Cek Urutan Lengkap & Syarat Bisa Naik Perwira!

Jabatan Polisi di Tingkat Polres

Polres bekerja pada tingkat kabupaten atau kota dan membawahi Polsek.

Struktur Polres lebih besar dibanding Polsek. Perpol Nomor 7 Tahun 2025 yang mengubah Perpol Nomor 2 Tahun 2021 menunjukkan adanya Kapolres dan Wakapolres serta berbagai bagian, satuan, dan seksi di bawahnya.

Beberapa jabatan yang umum ditemukan antara lain:

1. Kapolres

Kapolres adalah pimpinan Polri pada tingkat kabupaten/kota dan bertanggung jawab kepada Kapolda.

Nama organisasinya dapat berupa Polres, Polresta, atau Polrestabes sesuai klasifikasi organisasi yang berlaku.

2. Wakapolres

Wakapolres membantu Kapolres dalam pengawasan, koordinasi, serta pengendalian pelaksanaan tugas jajaran Polres.

3. Kabag Ops

Kepala Bagian Operasi atau Kabag Ops menangani pengelolaan dan perencanaan kegiatan operasional kepolisian di tingkat Polres.

4. Kabag SDM

Jabatan ini memimpin bagian yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia di Polres.

5. Kasat Reskrim

Kasat Reskrim memimpin Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim.

Jabatan ini berbeda dari Kapolres. Seorang Kasat Reskrim khusus memimpin fungsi reserse kriminal dalam struktur Polres.

6. Kasat Lantas

Kasat Lantas memimpin fungsi lalu lintas pada tingkat Polres.

7. Kasat Resnarkoba

Memimpin Satuan Reserse Narkoba yang menangani fungsi penegakan hukum berkaitan dengan tindak pidana narkotika sesuai kewenangannya.

8. Kasat Binmas dan Kasat Samapta

Kasat Binmas memimpin fungsi pembinaan masyarakat, sedangkan Kasat Samapta menangani fungsi Samapta.

Struktur Polres terbaru juga dapat memuat Satintelkam, Satpamobvit, Satpolairud, Sattahti, SPKT serta Satres PPA dan PPO. Perpol Nomor 7 Tahun 2025 mencantumkan Satres PPA dan PPO dalam struktur organisasi Polres, meskipun penerapannya dapat bergantung pada penataan dan kebutuhan organisasi masing-masing kesatuan.

Jadi, tidak semua Polres harus diasumsikan mempunyai susunan yang identik.

Jabatan Polisi di Tingkat Polda

Di atas Polres terdapat Kepolisian Daerah atau Polda.

Polda melaksanakan tugas Polri di tingkat provinsi dan dipimpin oleh Kapolda. Dalam menjalankan tugasnya, Kapolda dibantu Wakapolda beserta sejumlah pejabat utama Polda.

Contoh jabatan pada tingkat Polda antara lain:

JabatanUnit/Fungsi
KapoldaPimpinan Polda
WakapoldaWakil pimpinan Polda
IrwasdaPengawasan internal
KaroopsBiro Operasi
KarorenaBiro Perencanaan
Karo SDMBiro SDM
KarologBiro Logistik
DirintelkamDirektorat Intelkam
DirreskrimumDirektorat Reserse Kriminal Umum
DirreskrimsusDirektorat Reserse Kriminal Khusus
DirresnarkobaDirektorat Reserse Narkoba
DirlantasDirektorat Lalu Lintas
DirbinmasDirektorat Pembinaan Masyarakat
DirsamaptaDirektorat Samapta
DansatbrimobSatuan Brimob Polda
Kabid PropamBidang Propam
Kabid HumasBidang Humas

Struktur Polda diatur melalui Perpol Nomor 14 Tahun 2018 yang telah diperbarui, termasuk melalui Perpol Nomor 6 Tahun 2025. Perubahan terbaru tersebut antara lain berkaitan dengan penataan fungsi penanganan kekerasan terhadap perempuan, anak, kelompok rentan, perdagangan orang, serta perubahan organisasi lainnya.

Saat ini sejumlah Polda juga telah memiliki Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang atau Ditres PPA dan PPO, dengan jabatan pimpinan Dirres PPA dan PPO. Struktur tersebut sudah beroperasi di sejumlah Polda pada 2026.

Karena terdapat tipe Polda dan penyesuaian organisasi, daftar jabatan di setiap Polda tidak selalu identik.

Baca Juga: Tingkatan Pangkat Polisi Bintara Ini Urutan, Gajinya, & Prospek Karier

Jabatan Polisi di Tingkat Mabes Polri

Tingkat pusat Polri adalah Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Mabes Polri.

Pimpinan tertingginya adalah Kapolri yang dibantu Wakapolri. Di bawah tingkat pimpinan terdapat berbagai badan, korps, divisi, staf, lembaga pendidikan, dan pusat yang mengelola fungsi kepolisian secara nasional.

Struktur Mabes telah beberapa kali diperbarui. Dasarnya antara lain Perpres Nomor 52 Tahun 2010 sebagaimana terakhir diubah melalui Perpres Nomor 122 Tahun 2024, serta struktur satuan organisasi Mabes dalam Perkap Nomor 6 Tahun 2017 yang terakhir diubah melalui Perpol Nomor 4 Tahun 2025.

Beberapa jabatan penting di Mabes Polri adalah:

1. Kapolri

Kapolri adalah pimpinan tertinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kapolri memimpin organisasi Polri secara nasional.

2. Wakapolri

Wakapolri membantu Kapolri dalam penyelenggaraan organisasi dan tugas kepolisian di tingkat pusat.

3. Irwasum Polri

Inspektur Pengawasan Umum atau Irwasum menangani fungsi pengawasan internal pada tingkat Mabes Polri.

4. Kabaintelkam Polri

Kepala Badan Intelijen dan Keamanan memimpin fungsi intelijen keamanan Polri pada tingkat pusat.

5. Kabareskrim Polri

Kepala Badan Reserse Kriminal memimpin Bareskrim Polri yang membina dan menyelenggarakan fungsi reserse kriminal.

6. Kabaharkam Polri

Kepala Badan Pemelihara Keamanan memimpin fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat pada tingkat pusat.

7. Dankorbrimob Polri

Komandan Korps Brimob memimpin Korps Brigade Mobil Polri.

Perpres Nomor 122 Tahun 2024 menempatkan Dankorbrimob bersama sejumlah jabatan utama lain dalam struktur jabatan tingkat Mabes.

8. Kakorlantas Polri

Kepala Korps Lalu Lintas memimpin Korlantas Polri. Korlantas bertugas membina dan menyelenggarakan fungsi lalu lintas termasuk pendidikan masyarakat, penegakan hukum, registrasi dan identifikasi kendaraan/pengemudi, serta patroli jalan raya.

9. Kadiv Propam Polri

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan memimpin Divpropam yang berkaitan dengan fungsi profesi dan pengamanan internal Polri.

10. Kadiv Humas Polri

Kadiv Humas memimpin fungsi hubungan masyarakat Polri pada tingkat Mabes.

11. Kadensus 88 AT Polri

Jabatan ini memimpin Detasemen Khusus 88 Antiteror yang menangani fungsi kepolisian berkaitan dengan tindak pidana terorisme.

12. Kakortastipidkor Polri

Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi memimpin Kortastipidkor Polri.

Korps tersebut dibentuk dalam struktur Polri untuk membantu Kapolri melaksanakan pencegahan, penyelidikan, penyidikan tindak pidana korupsi dan TPPU yang berasal dari korupsi, serta penelusuran dan pengamanan aset.

Kortastipidkor sudah aktif sebagai satuan organisasi Polri dan menjalankan berbagai penanganan perkara pada 2026.

Selain contoh tersebut, Mabes memiliki banyak jabatan lain seperti Kalemdiklat, Astamaops, Astamarena, As SDM, Aslog, Kadivkum, Kadivhubinter, Kadiv TIK, serta berbagai kepala pusat.

Jadi, istilah “jabatan Mabes Polri” tidak merujuk pada satu pekerjaan saja, melainkan berbagai posisi pimpinan dan fungsi di organisasi pusat.

Mini FAQ

Jabatan polisi apa aja dari tingkat bawah sampai pusat?

Untuk pimpinan kewilayahan, urutan sederhananya adalah Kapolsek di tingkat kecamatan, Kapolres di kabupaten atau kota, Kapolda di tingkat provinsi, dan Kapolri sebagai pimpinan Polri secara nasional.

Apa bedanya pangkat dan jabatan polisi?

Pangkat merupakan jenjang kepangkatan seperti Bripda, Iptu, AKP, AKBP, Kombes, atau Brigjen. Jabatan merupakan posisi dalam organisasi seperti Kapolsek, Kapolres, Kapolda, Kasat Reskrim, Dirlantas, atau Kabareskrim.

Apakah Bintara Polisi termasuk jabatan?

Bintara bukan nama satu jabatan tertentu. Bintara merupakan golongan kepangkatan anggota Polri yang dapat ditempatkan pada berbagai fungsi dan jabatan sesuai ketentuan organisasi.

Apa jabatan tertinggi di Polsek?

Pimpinan Polsek adalah Kapolsek atau Kepala Kepolisian Sektor. Kapolsek bertanggung jawab kepada Kapolres.

Apa jabatan tertinggi di Polres?

Pimpinan Polres adalah Kapolres atau Kepala Kepolisian Resor. Kapolres bertanggung jawab kepada Kapolda.

Apa jabatan tertinggi di Polda?

Pimpinan Polda adalah Kapolda atau Kepala Kepolisian Daerah. Kapolda memimpin pelaksanaan tugas Polri pada tingkat provinsi dan bertanggung jawab kepada Kapolri.

Apakah bisa mendaftar langsung menjadi Kapolsek atau Kapolres?

Tidak. Calon terlebih dahulu masuk Polri melalui jalur penerimaan seperti Akpol, SIPSS, Bintara, atau Tamtama sesuai persyaratan. Jabatan kemudian diperoleh melalui pembinaan karier, penempatan, kompetensi, pangkat, dan kebutuhan organisasi.

Ringkasan

Kalau ditanya jabatan polisi apa aja, struktur paling mudah dipahami dimulai dari Kapolsek → Kapolres → Kapolda → Kapolri. Polsek berada di tingkat kecamatan, Polres di kabupaten/kota, Polda di provinsi, sedangkan Mabes Polri merupakan organisasi tingkat pusat.

Namun, struktur Polri jauh lebih luas daripada empat jabatan tersebut. Di Polsek terdapat antara lain Wakapolsek dan Kanit pada berbagai fungsi. Di Polres terdapat Wakapolres, Kabag, Kasat, dan Kasi. Di Polda terdapat Wakapolda, Karo, Direktur, Kabid, dan pimpinan satuan. Sementara Mabes memiliki Kabareskrim, Kabaharkam, Kabaintelkam, Kakorlantas, Dankorbrimob, Kadiv Propam, Kadiv Humas, Kadensus 88 AT, Kakortastipidkor, serta berbagai jabatan lainnya.

Hal yang juga perlu diingat, jabatan berbeda dengan pangkat dan jalur masuk Polri. Calon tidak mendaftar menjadi Kapolsek atau Kapolres. Jalur penerimaan resmi meliputi Akpol, SIPSS, Bintara, dan Tamtama, sedangkan penempatan jabatan berlangsung setelah menjadi anggota melalui mekanisme pembinaan karier Polri.

Bagikan :

Promo Bimbel Khusus CASIS:

KODE PROMO JADIPOLISI 14 - 18 September 2026 (Artikel)
KODE PROMO JADIPOLISI 14 - 18 September 2026 (Artikel)
previous arrow
next arrow

Informasi Seleksi POLRI Lainnya: