Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) merupakan pangkat pertama dalam kelompok Perwira Tinggi (Pati) Polri. Posisinya satu tingkat di atas Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) dan satu tingkat di bawah Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol). Karena itu, seorang Kombes yang naik menjadi Brigjen sekaligus berpindah dari golongan Perwira Menengah ke Perwira Tinggi.
Pergerakan promosi tersebut cukup besar sepanjang 2026. Pada 30 Juni 2026, Polri menyatakan 54 Perwira Menengah resmi menyandang pangkat Brigjen Pol. Setelah itu, mutasi 31 Juli mencatat 24 personel mendapat promosi jabatan IIA/Brigjen Pol. Kebijakan mutasi terbaru kembali dilakukan pada 30 Agustus 2026 terhadap 424 Pati dan Pamen.
Posisi Brigadir Jenderal Polisi dalam Struktur Pangkat Polri

Brigjen Pol bukan bagian dari golongan Perwira Menengah. Setelah resmi menyandang pangkat ini, seorang anggota Polri masuk dalam kelompok Perwira Tinggi atau Pati.
Peraturan tentang administrasi kepangkatan Polri membagi golongan Perwira menjadi Perwira Pertama, Perwira Menengah, dan Perwira Tinggi. Susunannya adalah sebagai berikut.
| Kelompok | Pangkat | Singkatan |
|---|---|---|
| Perwira Menengah | Komisaris Polisi | Kompol |
| Perwira Menengah | Ajun Komisaris Besar Polisi | AKBP |
| Perwira Menengah | Komisaris Besar Polisi | Kombes Pol |
| Perwira Tinggi | Brigadir Jenderal Polisi | Brigjen Pol |
| Perwira Tinggi | Inspektur Jenderal Polisi | Irjen Pol |
| Perwira Tinggi | Komisaris Jenderal Polisi | Komjen Pol |
| Perwira Tinggi | Jenderal Polisi | Jenderal Pol |
Jadi, jalur kepangkatan yang relevan sebelum memasuki kelompok Pati adalah:
Kompol → AKBP → Kombes Pol → Brigjen Pol
Brigjen Pol dikenal sebagai pangkat bintang satu, sedangkan Irjen Pol merupakan bintang dua, Komjen Pol bintang tiga, dan Jenderal Pol bintang empat. Divisi Humas Polri juga menggunakan sebutan Brigjen Pol sebagai pangkat bintang satu dalam publikasi resmi kenaikan pangkat 2026.
Baca Juga: Mau Naik Perwira Menengah? Pahami Dulu Pangkat AKP Polisi & Syarat Kenaikannya
Kebijakan Mutasi Polri Terbaru Agustus 2026
Perkembangan terbaru per September 2026 adalah mutasi dan rotasi besar yang ditetapkan melalui tiga Surat Telegram Kapolri tertanggal 30 Agustus 2026.
Tiga surat tersebut adalah:
- ST/1877/VIII/KEP./2026;
- ST/1878/VIII/KEP./2026; dan
- ST/1879/VIII/KEP./2026.
Secara keseluruhan terdapat 424 Perwira Tinggi dan Perwira Menengah yang mengalami rotasi atau mutasi. Dari jumlah tersebut, 344 personel mendapat promosi atau penempatan jabatan baru. Polri menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta penyesuaian kebutuhan organisasi dengan kompetensi dan pengalaman personel.
Sejumlah jabatan strategis juga mengalami perubahan. Beberapa yang diumumkan Polri antara lain:
| Pejabat | Jabatan Baru |
|---|---|
| Brigjen Pol Yudo Hermanto | Kapolda Sulawesi Utara |
| Brigjen Pol Hengki Haryadi | Kapolda Papua Barat Daya |
| Brigjen Pol Simson Zet Ringu | Wakapolda Riau |
| Kombes Pol Dedy Suhartono | Wakapolda Gorontalo |
| Kombes Pol Ian Rizkian Milyardin | Kayanma Polri |
Kombes Pol Dedy Suhartono menarik untuk diperhatikan. Dalam pengumuman mutasi 31 Agustus 2026, Polri masih menyebut pangkatnya Kombes Pol ketika ditunjuk sebagai Wakapolda Gorontalo. Contoh tersebut menunjukkan pentingnya membedakan antara promosi atau penempatan jabatan dengan kenaikan pangkat formal.
Dengan demikian, tidak tepat langsung mengubah sebutan setiap Kombes yang memperoleh jabatan baru menjadi Brigjen sebelum terdapat dasar kenaikan pangkat yang resmi.
54 Perwira Menengah Resmi Menyandang Brigjen pada 2026
Salah satu kenaikan pangkat terbesar tahun ini berlangsung pada 30 Juni 2026 di Mabes Polri.
Kapolri memimpin upacara kenaikan pangkat yang mencakup 87 Perwira Tinggi. Dalam laporan resmi Divisi Humas Polri disebutkan:
| Kenaikan Pangkat | Jumlah |
|---|---|
| Menjadi Komjen Pol | 4 personel |
| Menjadi Irjen Pol | 29 personel |
| Menjadi Brigjen Pol | 54 personel |
Yang paling relevan dengan keyword Brigadir Jenderal Polisi adalah 54 Perwira Menengah yang resmi menyandang pangkat Brigjen Pol atau bintang satu.
Artinya, para perwira tersebut sebelumnya berada pada kelompok Perwira Menengah dan kemudian masuk ke kelompok Perwira Tinggi.
Kenaikan itu tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, Polri melakukan mutasi terhadap 1.121 Pati dan Pamen melalui tujuh Surat Telegram tertanggal 25 Juni 2026. Mutasi tersebut mencakup promosi serta pergeseran berbagai jabatan strategis.
Salah satu contoh yang dapat diverifikasi melalui publikasi resmi Korbrimob adalah Heru Novianto. Pada Mei 2026 ia masih disebut Kombes Pol ketika resmi menjabat Danpas Brimob II. Dalam kegiatan syukuran kenaikan pangkat pada 2 Juli 2026, ia sudah disebut Brigjen Pol Heru Novianto dan menjadi perwakilan personel yang menerima kenaikan pangkat.
Peristiwa tersebut memberikan gambaran konkret bagaimana seorang Pamen berpangkat Kombes dapat memperoleh jabatan baru kemudian resmi memasuki pangkat Brigadir Jenderal Polisi.
Baca Juga: Masa Jabatan Kapolri Berapa Tahun? Cek Aturan Terbaru dan Batas Usia Pensiun
Promosi Jabatan Brigjen dan Kenaikan Pangkat Tidak Selalu Bersamaan
Istilah “promosi ke Brigjen” dalam pemberitaan perlu dibaca secara hati-hati. Ada perbedaan antara promosi jabatan setingkat Brigjen dan kenaikan pangkat menjadi Brigjen Pol.
Contohnya terlihat dalam mutasi Polri pada 31 Juli 2026.
Polri melakukan mutasi terhadap 146 Pati dan Pamen melalui ST/1584/VII/KEP./2026 serta ST/1585/VII/KEP./2026. Dari jumlah itu, 105 personel memperoleh promosi atau perpindahan jabatan setara.
Rinciannya mencakup:
| Jenis Promosi Jabatan | Jumlah |
|---|---|
| IB/Irjen Pol | 4 personel |
| IIA/Brigjen Pol | 24 personel |
| IIB/Kombes Pol | 48 personel |
| IIB/Kapolrestabes/Tro/Ta | 1 personel |
| IIIA1/AKBP | 12 personel |
| IIIA2/Kapolres | 11 personel |
Sebanyak 24 personel mendapat promosi jabatan IIA/Brigjen Pol. Namun, redaksi resmi Polri pada saat itu berbicara mengenai promosi jabatan. Karena itu, artikel tidak sebaiknya menyebut seluruh 24 orang sudah resmi menyandang bintang satu apabila belum terdapat pelaksanaan kenaikan pangkat yang memastikan perubahan pangkat masing-masing.
Kenaikan pangkat formal dapat ditandai dengan proses administrasi dan Korps Raport kenaikan pangkat.
Ini juga menjelaskan mengapa seseorang terkadang sudah ditempatkan pada jabatan yang membuka ruang menuju pangkat lebih tinggi, tetapi masih disebut dengan pangkat sebelumnya dalam pengumuman mutasi.
Syarat Kombes Naik Menjadi Brigadir Jenderal Polisi
Kenaikan Kombes menjadi Brigadir Jenderal Polisi tidak berlangsung otomatis hanya karena anggota telah lama berdinas.
Perka Polri Nomor 3 Tahun 2016 tentang Administrasi Kepangkatan Anggota Polri masih berstatus berlaku dan telah diubah, antara lain, melalui Peraturan Polri Nomor 11 Tahun 2018. Regulasi tersebut mengatur kenaikan pangkat secara selektif berdasarkan kebutuhan organisasi, pembinaan karier, persyaratan, dan prosedur.
Untuk kenaikan Kombes Pol menjadi Brigjen Pol, ketentuan khusus yang diperbarui melalui Perpol Nomor 11 Tahun 2018 antara lain mencakup:
- memenuhi persyaratan pendidikan;
- memenuhi Masa Dinas Perwira atau MDP dan Masa Dinas Dalam Pangkat atau MDDP;
- menduduki jabatan definitif struktural atau fungsional eselon II A; serta
- memenuhi ketentuan administratif dan persyaratan lain dalam sistem kepangkatan Polri.
Dalam tabel persyaratan kenaikan pangkat reguler ke dan dalam golongan Pati, ketentuan dasarnya mencantumkan MDP 25 tahun dan MDDP Kombes Pol 4 tahun, disertai persyaratan pendidikan pengembangan yang ditentukan.
Persyaratan administrasi kenaikan pangkat reguler juga meliputi penilaian kinerja minimal berkriteria baik sekurang-kurangnya selama satu tahun, dokumen kepangkatan dan jabatan, ijazah pendidikan, serta Surat Keterangan Hasil Penelitian atau SKHP.
Penilaian kinerja anggota Polri sendiri kini mengacu pada Peraturan Polri Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penilaian Kinerja Anggota Polri dengan Sistem Manajemen Kinerja. Peraturan tersebut berlaku untuk anggota Polri mulai Bharada hingga Komjen Pol.
Jadi, MDDP empat tahun bagi Kombes bukan berarti setiap Kombes pasti menjadi Brigjen setelah empat tahun. Kenaikan tetap berkaitan dengan pendidikan, jabatan, kinerja, administrasi, kebutuhan organisasi, dan keputusan institusi.
Tugas dan Jabatan Brigadir Jenderal Polisi

Pangkat Brigjen tidak memiliki satu tugas harian yang sama untuk seluruh personel. Pangkat menunjukkan tingkat kepangkatan, sedangkan pekerjaan konkret ditentukan oleh jabatan yang diemban.
Dalam perkembangan mutasi 2026, anggota berpangkat Brigjen dapat menduduki berbagai posisi strategis.
Contohnya:
- Kapolda pada sejumlah wilayah;
- Wakapolda;
- kepala biro di Mabes Polri;
- pimpinan atau pejabat Korps Brimob;
- Widyaiswara Kepolisian Utama;
- pejabat utama pada fungsi tertentu;
- jabatan di lembaga pemerintah di luar struktur langsung Polri sesuai penugasan.
Pada mutasi Agustus 2026, misalnya, Brigjen Pol Yudo Hermanto dipercaya menjadi Kapolda Sulawesi Utara, Brigjen Pol Hengki Haryadi menjadi Kapolda Papua Barat Daya, dan Brigjen Pol Simson Zet Ringu menjadi Wakapolda Riau.
Di lingkungan Korbrimob juga terdapat jabatan tingkat Brigjen, seperti Danpas Brimob, Danpas Gegana, hingga pejabat teknis utama tertentu. Publikasi resmi Korbrimob pada Juli 2026 mencatat Brigjen Pol Heru Novianto sebagai Danpas Brimob II, Brigjen Pol Mulyadi sebagai Danpas Gegana, serta Brigjen Pol Yuri Karsono sebagai Karorenminops Korbrimob Polri.
Semakin tinggi pangkat berarti tanggung jawab organisasi yang semakin besar. Divisi Humas Polri menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan kepercayaan dan amanah yang perlu dijawab melalui peningkatan integritas, profesionalisme, kepemimpinan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Gaji Pokok Polisi Terbaru Cek Rincian Nominal dari Bharada Sampai Jenderal!
Mini FAQ
Brigadir Jenderal Polisi termasuk golongan apa?
Brigadir Jenderal Polisi atau Brigjen Pol termasuk golongan Perwira Tinggi Polri dan merupakan jenjang bintang satu.
Apa pangkat tepat di bawah Brigadir Jenderal Polisi?
Pangkat tepat di bawah Brigjen Pol adalah Komisaris Besar Polisi atau Kombes Pol, yang merupakan pangkat tertinggi dalam kelompok Perwira Menengah.
Apa pangkat setelah Brigadir Jenderal Polisi?
Pangkat satu tingkat di atas Brigjen Pol adalah Inspektur Jenderal Polisi atau Irjen Pol yang merupakan pangkat bintang dua.
Berapa Perwira Menengah yang menjadi Brigjen pada kenaikan pangkat Juni 2026?
Divisi Humas Polri menyatakan 54 Perwira Menengah resmi menyandang pangkat Brigjen Pol dalam kenaikan pangkat yang dipimpin Kapolri pada 30 Juni 2026.
Berapa lama Kombes harus berpangkat sebelum bisa menjadi Brigjen?
Ketentuan dasar kenaikan reguler ke golongan Pati mencantumkan MDDP Kombes Pol selama empat tahun dan MDP 25 tahun. Namun, pemenuhan masa dinas tidak membuat kenaikan otomatis karena terdapat persyaratan pendidikan, jabatan, kinerja, administrasi, dan kebutuhan organisasi.
Apakah Kombes yang mendapat promosi jabatan IIA langsung menjadi Brigjen?
Tidak sebaiknya langsung disimpulkan demikian. Promosi jabatan dan kenaikan pangkat merupakan proses yang perlu dibedakan. Sebutan Brigjen sebaiknya digunakan setelah perubahan pangkat personel telah resmi.
Ringkasan
Brigadir Jenderal Polisi merupakan pangkat bintang satu dan menjadi jenjang pertama dalam golongan Perwira Tinggi Polri. Pangkat ini berada tepat di atas Kombes Pol dan di bawah Irjen Pol.
Pada 30 Juni 2026, sebanyak 54 Perwira Menengah resmi naik menjadi Brigjen Pol dalam upacara kenaikan pangkat yang dipimpin Kapolri. Kemudian pada mutasi 31 Juli 2026 terdapat 24 personel yang mendapat promosi jabatan IIA/Brigjen Pol. Perkembangan organisasi terbaru kembali terjadi pada 30 Agustus 2026 ketika Polri merotasi 424 Pati dan Pamen, dengan 344 personel memperoleh promosi atau penempatan baru.
Untuk naik dari Kombes menjadi Brigjen, anggota tidak cukup hanya memenuhi masa kerja. Ketentuan kepangkatan mensyaratkan pendidikan, MDP dan MDDP, jabatan yang sesuai, kinerja, serta kelengkapan administrasi. Ketentuan dasar mencantumkan MDDP Kombes empat tahun dan MDP 25 tahun untuk kenaikan ke golongan Pati.
Karena itu, promosi jabatan dan kenaikan pangkat harus dibedakan. Anggota yang memperoleh jabatan baru pada mutasi tidak otomatis boleh disebut Brigjen sebelum perubahan pangkatnya resmi.
Sumber Referensi:
- Divisi Humas Polri — Kenaikan Pangkat 87 Perwira Tinggi Polri, 30 Juni 2026. (Humas Polri)
- Tribrata News Polri — Mutasi 146 Pati dan Pamen, 31 Juli 2026. (Tribrata News)
- Tribrata News Polri — Mutasi 424 Pati dan Pamen, 30 Agustus 2026. (Tribrata News)
- Perka Polri Nomor 3 Tahun 2016 tentang Administrasi Kepangkatan Anggota Polri. (JDIH BPK)
- Peraturan Polri Nomor 11 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Administrasi Kepangkatan Anggota Polri. (JDIH BPK)
- Peraturan Polri Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penilaian Kinerja Anggota Polri dengan Sistem Manajemen Kinerja. (JDIH BPK)




