Banyak casis baru sadar ada dokumen yang kurang ketika jadwal verifikasi sudah dekat. Pertanyaan Apa saja berkas pendaftaran Polri 2026 perlu kamu jawab lebih awal karena satu perbedaan data dapat menghambat pemeriksaan administrasi. Yang harus kamu siapkan bukan hanya KTP dan ijazah.
Artikel ini merinci berkas umum, perbedaan dokumen Akpol, Bintara, Tamtama, dan SIPSS, serta aturan fotokopi dan legalisasinya. Gunakan daftar ini untuk memeriksa dokumenmu satu per satu sebelum mengikuti arahan verifikasi dari panitia.
Daftar Isi
- 1. Apa saja berkas pendaftaran Polri 2026
- 2. Perbedaan berkas tiap jalur Polri
- 3. Aturan fotokopi dan legalisasi berkas
- 4. Kapan berkas Polri diserahkan
- 5. Cara menyusun berkas untuk verifikasi
- Mini FAQ
- Ringkasan
1. Apa saja berkas pendaftaran Polri 2026

Dokumen verifikasi Polri yang utama meliputi hasil cetak registrasi online, identitas diri, dokumen pendidikan, SKCK, pas foto, dan paket formulir pernyataan. Pengumuman resmi Bintara Polri 2026 meminta pendaftar membawa dokumen asli dan dua rangkap fotokopi saat verifikasi. Akpol dan Tamtama memakai daftar dasar yang hampir sama, sedangkan SIPSS menambah bukti pendidikan tinggi.
Kamu juga wajib membawa hasil cetak formulir registrasi online untuk verifikasi di Polres atau Polda sesuai jalur. Jangan mencampur daftar umum dengan dokumen bersyarat karena warna foto, legalisasi, dan bukti pendidikan dapat berbeda.
1.1 Berkas identitas dan pendidikan
Data pada semua dokumen identitas harus konsisten, terutama nama, NIK, tempat dan tanggal lahir, serta identitas orang tua. Siapkan berkas berikut dalam bentuk asli dan fotokopi sesuai aturan jalurmu.
- KTP asli dan dua rangkap fotokopi. Khusus pendaftar Akpol yang belum memiliki KTP, pengumuman 2026 memperbolehkan Kartu Identitas Anak atau KIA.
- KK asli dan dua rangkap fotokopi. Disdukcapil perlu melegalisasi salinan KK tanpa barcode.
- Akta kelahiran asli dan dua rangkap fotokopi. Disdukcapil perlu melegalisasi salinan akta tanpa barcode.
- Ijazah SD, SMP, dan SMA, MA, SMK, atau sederajat sesuai jalur. Pendaftar dari perguruan tinggi juga membawa ijazah dan transkrip nilai jenjang yang menjadi dasar pendaftaran.
- Rapor yang jalur seleksi minta untuk pendaftar kelas XII atau lulusan 2026. Cocokkan semester dan standar nilai dengan pengumuman jalur yang kamu pilih.
1.2 Foto dan SKCK pendaftaran
Polres setempat harus menerbitkan SKCK yang masih berlaku saat pendaftaran. Bawa SKCK asli serta dua rangkap fotokopi yang Polres penerbit telah legalisasi.
Siapkan pas foto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 10 lembar. Bintara memakai latar kuning, sedangkan Akpol, Tamtama, dan SIPSS memakai latar merah pada pengumuman 2026.
1.3 Formulir dan surat pernyataan
Panitia menyediakan contoh formulir melalui portal resmi Penerimaan Polri. Isi, tanda tangan, dan penggunaan meterai harus mengikuti format pada jalur pilihanmu, bukan contoh lama dari unggahan media sosial.
- Hasil cetak formulir registrasi online.
- Surat persetujuan orang tua atau wali beserta fotokopinya.
- Surat permohonan menjadi anggota Polri yang kamu tulis tangan beserta fotokopinya.
- Surat pernyataan belum pernah menikah menurut hukum positif, agama, atau adat beserta fotokopinya.
- Daftar riwayat hidup dari hasil cetak registrasi online beserta fotokopinya.
- Surat perjanjian Ikatan Dinas Pertama anggota Polri beserta fotokopinya.
- Surat pernyataan tidak terikat perjanjian dengan instansi lain beserta fotokopinya.
- Surat pernyataan orang tua atau wali tentang kebenaran keterangan dan dokumen beserta fotokopinya.
- Surat pernyataan peserta dan orang tua atau wali untuk tidak melakukan KKN serta tidak memakai sponsorship atau katebelece beserta fotokopinya.
- Surat pernyataan tidak mendukung organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
- Surat pernyataan tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, kesusilaan, sosial, dan hukum.
Dua surat terakhir tercantum pada daftar verifikasi Akpol, Bintara, dan Tamtama 2026. Daftar SIPSS memuat 15 item dan tidak mencantumkan dua surat tersebut, jadi ikuti formulir yang muncul khusus pada dashboard SIPSS.
2. Perbedaan berkas tiap jalur Polri
Berkas tiap jalur Polri memiliki rincian yang tidak boleh kamu samakan begitu saja. Peserta yang sudah bekerja tetap juga perlu menyiapkan persetujuan atau rekomendasi dari kepala instansi sesuai ketentuan jalur.
2.1 Berkas Akpol dengan syarat tambahan
Pengumuman Taruna Akpol 2026 memperbolehkan KIA bagi peserta yang belum memiliki KTP dan meminta pas foto berlatar merah. Pengumuman itu juga mencantumkan surat keterangan sehat dari institusi kesehatan sebagai persyaratan umum.
Peserta berumur 16 tahun sampai kurang dari 17 tahun menghadapi syarat pendidikan tambahan. Mereka perlu membawa bukti nilai Bahasa Inggris sesuai ketentuan dan sertifikat TOEFL dengan skor minimal 500.
2.2 Berkas Bintara menurut formasi
Bintara memakai pas foto 4 x 6 berlatar kuning sebanyak 10 lembar. Dokumen pendidikan harus mengikuti formasi yang kamu pilih, mulai dari SMA atau sederajat sampai ijazah perguruan tinggi dan transkrip untuk jalur yang menerimanya.
Pendaftar kelas XII membawa nilai rapor semester V kelas XII sesuai ketentuan penerimaan 2026. Jalur Bakomsus dapat meminta bukti kompetensi atau pendidikan yang berbeda, sehingga kamu perlu mengikuti kolom unggahan pada dashboard dan pengumuman formasi.
2.3 Berkas Tamtama bagi kelas XII
Pengumuman Tamtama Polri 2026 meminta pas foto 4 x 6 berlatar merah sebanyak 10 lembar. Daftar verifikasinya memuat dokumen asli dan dua rangkap fotokopi seperti daftar umum di atas.
Peserta yang masih kelas XII membawa rapor semester I kelas X sampai semester V kelas XII sesuai standar nilai jalurnya. Setelah lulus, peserta harus melampirkan ijazah sesuai ketentuan panitia.
2.4 Berkas SIPSS untuk pendidikan tinggi
Pengumuman SIPSS Polri 2026 meminta fotokopi KTP yang Disdukcapil telah legalisasi. Peserta juga membawa ijazah dari SD sampai jenjang D-IV, S-1, atau S-2 yang menjadi dasar pendaftaran, transkrip nilai, serta fotokopi sertifikat akreditasi BAN-PT yang telah memperoleh legalisasi.
Sertifikat akreditasi dengan barcode tidak memerlukan legalisasi menurut pengumuman SIPSS. Pas foto untuk jalur ini berukuran 4 x 6, berlatar merah, dan berjumlah 10 lembar.
Baca Juga: Berkas Pendaftaran Polri 2026 Wajib Lengkap Agar Tidak Gugur!
3. Aturan fotokopi dan legalisasi berkas

Panitia meminta berkas asli dan fotokopi rangkap dua untuk verifikasi. Artinya, kamu membawa satu dokumen asli sebagai pembanding dan menyiapkan dua set salinan, bukan membuat dua dokumen asli.
KK, akta kelahiran, dan ijazah yang sudah memakai barcode tidak memerlukan legalisasi sesuai rincian pengumuman jalur. Untuk dokumen tanpa barcode, mintalah instansi penerbit melegalisasi salinannya. Fotokopi SKCK tetap memerlukan legalisasi dari Polres penerbit, sedangkan SIPSS juga meminta legalisasi fotokopi KTP oleh Disdukcapil.
Periksa kembali ejaan nama, NIK, tanggal lahir, data orang tua, dan riwayat pendidikan sebelum verifikasi. Kalau ada perbedaan, urus koreksinya pada instansi penerbit lebih dulu. Ikuti posisi tanda tangan dan meterai pada formulir resmi agar panitia tidak meminta kamu mengulang pengisian.
4. Kapan berkas Polri diserahkan
Jadwal verifikasi berkas Polri mengikuti masa pendaftaran tiap jalur. Pada 2026, Akpol, Bintara, dan Tamtama membuka pendaftaran online serta verifikasi pada 9 sampai 30 Maret, sedangkan SIPSS mencatat tahap awal pendaftaran online dan verifikasi pada 15 sampai 19 Januari.
Saat artikel ini diaudit pada 19 Juli 2026, portal resmi menampilkan status pendaftaran seluruh jalur tersebut sudah berakhir. Daftar berkas dalam artikel ini menjelaskan ketentuan penerimaan 2026, bukan tanda bahwa pendaftaran baru masih terbuka.
Jika Polri membuka periode lain, unduh kembali pengumuman dan formulir pada jalur yang aktif. Jangan memakai tanggal, latar foto, atau template surat periode lama tanpa mencocokkannya dengan dashboard pendaftar.
Baca Juga: Berkas Persyaratan Masuk Polisi Paling Lengkap Biar Tidak Gugur Mendadak!
5. Cara menyusun berkas untuk verifikasi
Susunan berkas Polri yang rapi membantu kamu mengecek kekurangan sebelum bertemu panitia. Urutkan dokumen berdasarkan daftar pada pengumuman jalur, lalu gunakan langkah berikut.
- Unduh formulir resmi dari dashboard pendaftar dan simpan salinan kosongnya.
- Cocokkan nama, NIK, tempat dan tanggal lahir, serta data orang tua pada semua berkas.
- Pisahkan dokumen asli, set fotokopi pertama, dan set fotokopi kedua dengan label yang jelas.
- Urutkan tiap set sesuai nomor daftar verifikasi pada pengumuman jalur.
- Periksa legalisasi, tanda tangan, meterai, warna foto, dan jumlah lembar.
- Simpan pindai dokumen yang jernih untuk kolom unggahan pada dashboard.
Kamu harus datang sendiri karena panitia tidak menerima verifikasi melalui perwakilan. Panitia lalu merekam wajah, mengukur tinggi dan berat badan, serta menerbitkan nomor ujian jika seluruh administrasi lengkap.
Jangan memilih warna map berdasarkan informasi lama jika pengumuman pusat tidak mencantumkannya. Tanyakan susunan fisik tambahan kepada Polres atau Polda tempat verifikasi agar kamu mengikuti arahan panitia setempat.
Mini FAQ
Apa saja berkas pendaftaran Polri 2026?
Berkas utamanya meliputi hasil cetak registrasi online, KTP atau KIA khusus kondisi Akpol, KK, akta kelahiran, dokumen pendidikan, SKCK, pas foto, persetujuan orang tua, daftar riwayat hidup, dan surat pernyataan. SIPSS menambah dokumen pendidikan tinggi serta sertifikat akreditasi.
Berapa rangkap fotokopi yang harus dibawa?
Pengumuman Akpol, Bintara, Tamtama, dan SIPSS 2026 meminta fotokopi rangkap dua beserta dokumen asli. Susun dua set salinan secara terpisah agar panitia mudah memeriksanya.
Apakah semua fotokopi wajib mendapat legalisasi?
Tidak semua salinan memerlukan legalisasi karena KK, akta kelahiran, ijazah, dan sertifikat akreditasi ber-barcode mengikuti pengecualian pada pengumuman jalur. SKCK tetap mengikuti legalisasi Polres penerbit, dan SIPSS meminta legalisasi fotokopi KTP oleh Disdukcapil.
Apa warna latar foto pendaftaran Polri?
Bintara Polri 2026 memakai foto 4 x 6 berlatar kuning sebanyak 10 lembar. Akpol, Tamtama, dan SIPSS memakai ukuran serta jumlah yang sama dengan latar merah.
Bisakah orang tua mewakili verifikasi berkas?
Tidak, pendaftar harus datang sendiri saat verifikasi dan tidak boleh mengirim perwakilan. Panitia juga melakukan perekaman wajah serta pengukuran tinggi dan berat badan pada tahapan ini.
Apakah pendaftaran Polri 2026 masih terbuka?
Pada audit 19 Juli 2026, portal resmi menyatakan pendaftaran Akpol, SIPSS, Bintara, dan Tamtama sudah berakhir. Cek portal Penerimaan Polri untuk mengetahui apakah ada pengumuman atau periode baru setelah tanggal tersebut.
Ringkasan
Berkas pendaftaran Polri 2026 mencakup dokumen identitas, pendidikan, SKCK, pas foto, hasil cetak registrasi, dan formulir pernyataan. Kamu perlu membawa dokumen asli serta dua rangkap fotokopi, lalu menyesuaikan legalisasi, warna foto, dan bukti tambahan dengan jalur Akpol, Bintara, Tamtama, atau SIPSS.
Ketelitian pada tahap administrasi membuat kamu lebih tenang ketika panitia mulai mencocokkan data. Untuk melatih kesiapan akademik, psikologi, dan pemahaman tahapan seleksi Polri, kamu bisa belajar lebih terarah melalui jadicasis.id.




